Riri Satria
KATEGORI
  • Dokumen
  • Terkini
  • Teknologi & Transformasi Digital
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Sastra (Puisi dan Esai)
  • Apa Kata Media?
  • Apa Kata Sahabat?
  • Sastra (Puisi dan Esai)

    Dalam sastra dan puisi, pengarang dapat menuangkan segala bentuk pemikiran, perasaan, dan imajinasi mereka dengan cara yang kreatif dan berbeda. Sastra dan puisi menjadi sarana yang efektif untuk berbagi pengalaman, menyampaikan pesan, serta merekam kehidupan dan budaya suatu zaman.

    oleh Riri Satria Malam turun perlahan di antara pepohonan tropis cahaya lampu berpendar keemasan. Aku berdiri sendiri memandang jalan terang seperti perjalanan panjang menuju sesuatu yang belum selesai dipahami. Langit biru gelap menggantung di atas kepala sementara kontemplasi bergerak pelan melewati tubuh dan ingatan. Di tengah malam aku belajar melihat lebih jauh ke dalam gelap […]

    Oleh 08 May 2026

    oleh Riri Satria Sore turun perlahan di antara pepohonan aroma kopi menghangatkan kesunyian.   Lampu-lampu menyala redup seperti kontemplasi jalan hidup sering kehilangan arah.   Aku berdiri di antara udara lembap daun-daun dan spiritualitas kecil lahir dari diam.   Kopi mengepul pelan sementara malam membuka ruang bagi tubuh dan jiwa kembali bernapas.   Kadang manusia […]

    Oleh 08 May 2026

    oleh Riri Satria Air mengalir pelan melewati sungai lupa cara bernapas. manusia modern membawa haus di dalam kepala dan plastik di dalam doa-doanya.   Laut menjauh dari ingatan anak-anak mengenalnya dari video pendek dan suara notifikasi. hujan turun sebentar saja. beton meminumnya lebih cepat daripada akar pepohonan. daun-daun gugur di trotoar panas, seperti surat bumi […]

    Oleh 08 May 2026

    oleh Riri Satria Aku merindukan hutan seperti seseorang merindukan tubuh yang pernah memberinya kehangatan. Di tengah kota yang dipenuhi cahaya digital dan wajah-wajah yang bergerak seperti salinan tanpa jiwa, ingatanku berjalan pelan menuju pepohonan basah, menuju udara bersih yang menyentuh kulit dengan kelembutan nyaris erotis. Ada sesuatu dalam aroma daun dan tanah setelah hujan yang […]

    Oleh 08 May 2026

    Yon Bayu Wahyono PojokTIM – Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) ke-XIV Tahun 2026 di Provinsi Aceh akan diikuti 14 negara. Jika pada pertemuan-pertemuan sebelumnya hanya melibatkan penyair dari kawasan ASEAN, maka untuk pertama kalinya PPN akan diikuti perwakilan dari Jepang, Turki, dan Tasmania. “Panitia PPN XIV berusaha meluaskan bukan hanya peserta, tetapi juga cabang seni. Kami akan […]

    Oleh 06 May 2026

    Riri Satria WELCOME MAY Aku menyambutmu seperti pohon menyimpan api dalam diam langit retak dalam resolusi digital buram laut berdenyut seperti kasih sayang terkompresi. Mei datang dari tubuh waktu purba membawa gema asal terasa terprogram bulan bunga menggantung seperti algoritma tak selesai di antara memori dan kemungkinan tak stabil. Aku lahir di sini dalam arsip […]

    Oleh 03 May 2026

    Riri Satria DI BAWAH GERIMIS SORE YOGYAKARTA Gerimis ini bukan air bahasa tanpa tata jatuh tanpa struktur aku berjalan tanpa pusat rintik menjadi nada mengalun pelan menemani sore retak puisi turun diam dari langit. Di Jalan Malioboro aku terpecah di etalase wajah-wajah tak sepakat asap angkringan naik doa setengah lupa nasi kucing sate usus teh […]

    Oleh 03 May 2026

    Riri Satria Hidup tidak lagi sekadar pelangi, ia adalah simulasi pelangi, pecahan cahaya yang mungkin hanya ada karena kita sepakat untuk mempercayainya. Hujan dan matahari bukan sebab, melainkan bahasa yang kita warisi agar warna punya alasan untuk muncul. Saya berdiri di bawah lengkungan itu, setengah percaya, setengah curiga, seolah-olah keindahan selalu mengandung jejak rekayasa. Dunia […]

    Oleh 29 Apr 2026

    oleh: Riri Satria Banyak orang bertanya kepada saya, mengapa saya begitu mencintai puisi, sementara latar belakang saya justru berada pada dunia teknologi digital, ekonomi, dan bisnis, yaitu dunia yang identik dengan logika, struktur, dan rasionalitas. Pertanyaan itu sering berujung pada satu hal yang lebih mendasar, apa sebenarnya fungsi puisi dalam hidup seorang Riri Satria? Tulisan […]

    Oleh 28 Apr 2026

    Riri Satria Di antara deret angka yang berdenyut seperti nadi buatan aku berdiri tubuh yang masih percaya pada luka pada rindu yang tak bisa dikompilasi.   Mesin belajar meniru musim menyusun hujan dari statistik menanam matahari di layar-layar datar namun ia tak pernah benar-benar hangat.   Kita bertanya apakah masa depan adalah algoritma menggantikan doa […]

    Oleh 27 Apr 2026

    Riri Satria Kita bertemu kembali di antara uap pelan-pelan naik dari cangkir seperti ingatan tak pernah benar-benar dingin.   Tiga puluh delapan tahun ternyata hanya jeda seduh antara air yang dulu mendidih kini menghangat dalam percakapan.   Kita adalah kopi pernah ditanam di musim yang sama namun dipanen oleh nasib di ladang-ladang yang berbeda.   […]

    Oleh 27 Apr 2026

    Riri Satria Tiga puluh delapan tahun ternyata bukan angka melainkan lorong panjang yang kita lintasi sambil menanggalkan nama-nama lama lalu memungutnya kembali hari ini sedikit berdebu sedikit retak namun tetap milik kita.   Di foto ini kita bersama seperti catatan kaki yang menolak dilupakan oleh tubuh utama sejarah   Wajah-wajah adalah arsip senyum adalah tafsir […]

    Oleh 27 Apr 2026

    panas terik menggantung pertanyaan matahari mengunyah bayangan tubuhku jalan setapak retak tanpa arah   puisi terselip di celah waktu gerhana adalah jeda pura-pura gelap menyelinap ke saku semesta angin mengganti arah diam-diam menghentikan hari tanpa estetika sawah memantulkan langit lelah pepohonan diam menahan bisu semak-semak berbisik kehilangan keindahan retak di antara bayangan   awan menggulung […]

    Oleh 24 Apr 2026

    oleh Riri Satria Sebuah pertanyaan sederhana tiba-tiba mengusik pikiran saya, adakah kesamaan antara fisika teori dan puisi? Pertanyaan itu terdengar ganjil, seolah mempertemukan dua dunia yang tidak pernah saling menyapa. Satu dunia dipenuhi angka, persamaan, dan hukum-hukum yang ketat. Dunia lainnya dipenuhi kata-kata, metafora, dan getaran perasaan yang sulit dijelaskan. Namun semakin lama saya memikirkannya, […]

    Oleh 24 Apr 2026

    di tepi senja pecah seperti gelas lupa utuh aku meneguk diriku sendiri rasa gagal menjadi air di hutan tropis  lembab dan berpikir aku berjalan di jalan panjang tak menuju atau selalu kembali seperti luka mengulang namanya   sungai mengalir tanpa ingatan membawa sisa-sisa yang tak lagi mau disebut ilalang berbisik dengan lidah patah aku duduk […]

    Oleh 24 Apr 2026

    oleh Riri Satria Tanggal 23 April 2026 datang bukan sekadar sebagai penanda waktu, tetapi sebagai momen untuk kembali menoleh pada sesuatu yang sering kita anggap sederhana, padahal diam-diam membentuk hidup kita secara mendalam, yaitu buku. Di tengah dunia yang bergerak cepat, penuh distraksi, dan serba instan, buku hadir dengan caranya sendiri, tenang, sabar, tetapi justru […]

    Oleh 23 Apr 2026

    oleh: Riri Satria Ada satu momen yang sulit dijelaskan dengan bahasa biasa yaitu ketika kata-kata tidak lagi sekadar rangkaian huruf, tetapi berubah menjadi getaran batin yang hidup. Momen itu saya temukan saat menelusuri halaman demi halaman buku "Tadarus Cahaya Jiwa", sebuah antologi puisi religi setebal 560 halaman yang memuat puisi doa dari puluhan penyair di […]

    Oleh 19 Apr 2026

    oleh Riri Satria “Everything is vague to a degree you do not realize till you have tried to make it precise.” --The Philosophy of Logical Atomism (byBertrand Russell, 1924). Bertrand Russell (1872-1970) adalah filsuf dan matematikawan Inggris yang sangat berpengaruh, dikenal karena perannya dalam filsafat analitik dan logika matematika. Ia percaya bahwa bahasa sering kali […]

    Oleh 18 Apr 2026

    Alhamdulllah, setelah melalui perjalanan panjang yang penuh dengan perenungan, revisi, dan diskusi, 4 naskah buku itu kini mulai menemukan bentuk akhirnya di tangan penerbit Taresi atas nama JSM Press. Bagi saya, ini bukan sekadar kabar teknis tentang proses penerbitan, melainkan sebuah penanda bahwa kegelisahan, pemikiran, dan jejak batin yang selama ini saya rawat dalam kata-kata […]

    Oleh 15 Apr 2026

    oleh: Riri Satria Ada saat-saat tertentu dalam kehidupan seorang penulis ketika waktu seolah berhenti sejenak, memberi ruang untuk menoleh ke belakang sambil memandang jauh ke depan. Saya merasakan momen itu pada tahun 2026 ini, ketika beberapa buku yang lahir dari perjalanan panjang pemikiran, kegelisahan, dan perenungan saya perlahan memasuki tahap akhir menuju penerbitan. Jika segala […]

    Oleh 15 Apr 2026

    oleh: Riri Satria Ada rasa syukur yang sulit saya sembunyikan ketika 2 dari 4 buku yang saya rencanakan terbit pada tahun 2026 ini akhirnya telah sampai pada fase layout dan persiapan pencetakan. Alhamdulillah, sebuah kata yang terasa paling tepat untuk membuka kabar ini. Setelah melalui perjalanan panjang yang penuh dengan perenungan, revisi, dan diskusi, dua […]

    Oleh 14 Apr 2026

    oleh: Riri Satria Adakalanya saya membayangkan seorang anak dari Generasi Alpha duduk di sudut kamar pada suatu malam yang tenang. Di tangannya bukan lagi buku puisi tipis dengan halaman yang menguning, melainkan sebuah perangkat yang memancarkan cahaya ke wajahnya. Di layar itu, kata-kata bergerak perlahan, diiringi suara hujan buatan, visual langit yang berubah warna, dan […]

    Oleh 12 Apr 2026

    oleh: Riri Satria Membaca pemikiran Aristoteles tentang retorika dan poetika serasa memasuki dua ruang besar tempat bahasa bekerja dengan cara yang berbeda, tetapi sama-sama menentukan bagaimana manusia memahami dunia. Dalam Rhetoric bahasa hadir sebagai alat untuk memengaruhi, meyakinkan, dan menggerakkan orang lain. Aristoteles memandang retorika sebagai seni menemukan cara persuasi yang paling mungkin dalam setiap […]

    Oleh 10 Apr 2026

    Aku adalah ilalang yang tumbuh liar di antara tanah yang tak pernah benar-benar memilihku. Setiap pagi embun turun seperti sisa air mata langit yang semalam terlalu lama terjaga, lalu matahari datang mengecup tubuhku dengan hangat yang terasa asing, seolah dunia selalu memulai hari dengan berpura-pura lupa pada luka-lukanya sendiri. Dari tubuhku yang mudah gemetar karena […]

    Oleh 10 Apr 2026

    Konten Populer

    • Pada tahun 2025, transaksi ekonomi digital diperkirakan se besar Rp 1.775 T. Ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan terus berkembang dengan nilai transaksi diprediksi akan mencapai US$124 miliar atau sekitar Rp1.775 triliun pada tahun 2025. Dengan proyeksi tersebut, Indonesia akan berada pada peringkat pertama di ASEAN sebagai negara dengan nilai transaksi ekonomi digital terbesar dengan kontribusi […]

      Jul 02, 2025
    • RILISID, nasional — Oleh Riri Satria Ada masa ketika ekonomi dibicarakan lewat pasar, pabrik, dan pelabuhan. Kini ia bergerak lewat sinyal, server, dan layar kecil di genggaman tangan. Inilah era ekonomi digital. Laporan e-Conomy SEA yang disusun Bain & Company memperkirakan bahwa pada 2026 nilai ekonomi digital Indonesia akan melampaui USD 130 miliar dan ini yang […]

      Jan 23, 2026
    • Tulisan ini saya buat ketika sedang berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Bukan di ruang kerja, bukan pula di kafe yang sunyi, melainkan di sebuah ruangan rapat sambil menunggu rapat dimulai. Saya berada di bandara ini bukan untuk terbang ke mana pun. Saya diundang menghadiri sebuah pertemuan atau rapat oleh pihak InJourney. Dalam perjalanan menuju ruang […]

      Jan 10, 2026
    • Riri Satria adalah seorang pengamat ekonomi digital dan kreatif, sekaligus pencinta puisi yang lahir di Padang, Sumatera Barat, 14 Mei 1970. Sarjana Ilmu Komputer (S. Kom) dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia yang mengambil Magister Manajemen (MM) dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM ini tengah menempuh program S3 Doctor of Business Administration (DBA) di Paris School […]

      Nov 14, 2021
    • Era digital ini dengan segala kemajuannya seperti kecerdasan buatan, metaverse, bahkan media sosial sederhana pun seperti Facebook ini memiliki potensi dahsyat untuk melakukan rekayasa terhadap persepsi atau perception engineering.   Ya, sekarang eranya post truth society dan dunia penuh dengan yang namanya perseption engineering. Saat ini, perception is the reality, walaupun mereka yang sanggup berpikir […]

      May 27, 2024
    • Mengawali tulisan ini, saya ingin mengucapkan alhamdulillah puji syukur kepada Allah Jalla wa Alaa atas segala karunia di setiap detik dan hela napas pada hamba-hamba-Nya. Saya mengucapkan selamat serta ikut bangga dan bahagia atas amanah baru yang diembankan negara kepada Ketua Komunitas Jagat Sastra Milenia (JSM), abang, sahabat, penyair, sang inspirator Riri Satria sebagai Komisaris Utama […]

      Apr 13, 2024
    •   oleh: Riri Satria Hari ini adalah Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2024. Kita memperingatinya saat ini dengan meresmikan Digital Maritime Development Center (DMDC) PT. Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) / Pelindo Solusi Digital (PSD), yang sama-sama kita banggakan. Ini adalah pusat penelitian, pengembangan, dan inovasi solusi digital terintegrasi untuk ekosistem logistik maritim di Indonesia. […]

      May 20, 2024
    • Assalamu alaikum wr wb. Salam dari Arafah, Mekkah Al Mukarramah. Tahukah sahabat bahwa nama Sukarno sangat terkenal di Arafah? Ya, pohon yang di belakang saya itu disebut oleh orang sini sebagai Pohon Sukarno. Pohon Soekarno di Padang Arafah adalah warisan hijau yang berasal dari usulan Presiden Sukarno saat melaksanakan ibadah haji pada tahun 1955. Usulan […]

      May 27, 2025

    Next Event: Cultural Resilience Conference 2026

    Recent Event: Medan, 28 Agustus 2026

    Recent Event: The 3rd Annual OSH Asia’s Summit 2026

    Riri Satria On Big Thinkers Podcast

    video
    play-sharp-fill

    BRANDING YANG TERBAIK


    F R I E N D S


    Hide picture