Riri Satria
KATEGORI
  • Dokumen
  • Terkini
  • Teknologi & Transformasi Digital
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Sastra (Puisi dan Esai)
  • Apa Kata Media?
  • Apa Kata Sahabat?
  • Apa Kata Sahabat?

    Sahabat adalah seseorang yang selalu ada di samping kita dalam suka dan duka. Mereka adalah orang yang bisa dipercaya, mendengarkan, dan memberikan dukungan tanpa pamrih. Sahabat juga dapat memberikan motivasi, inspirasi, dan menemani kita melalui setiap perjalanan kehidupan. Mereka adalah orang yang kita bisa percaya dan mengandalkan dalam setiap situasi. Sahabat adalah teman sejati yang akan selalu bersama kita dalam segala situasi.

    Emanuella Maria Gillardo SURAT DARI FAVELA : untuk Riri Satria Surat ini kutulis dari lereng kemiskinan pemukiman padat mengajari kami bernapas bergantian rumah-rumah bertumpuk seperti doa kehilangan langit lorong-lorong sempit mengalirkan waktu tanpa alamat Kami akrab dengan piring yang berteman kesepian atap seng menghafal hujan lebih lama namun matahari tetap singgah di mata anak-anak harapan […]

    Oleh 13 Jul 2026

    Empat buku ini hadir sebagai kontribusi penting bagi dunia literasi, pemikiran, dan refleksi sosial di tengah perubahan zaman yang semakin cepat. Masing-masing  sudut pandang yang khas, namun saling terhubung dalam satu benang merah: upaya memahami manusia, teknologi, dan peradaban secara lebih mendalam. Selesai Tak Usai adalah sebuah kumpulan esai tentang menulis esai yang tidak hanya […]

    Oleh 21 Jun 2026

    Shantined Tiga buku karya bang Riri Satria ini mengandung ilmu praktis yang bermanfaat untuk kita yang ingin mengetahui lebih banyak dunia sains dan teknologi di era sekarang. Kusampaikan pada beliau, yang tadi malam tiba-tiba mampir di Tilapiahuis - Depok, bahwa buku cetak seperti ini menurutku jauh lebih mudah untuk dijadikan bacaan segala usia, dibandingkan dengan […]

    Oleh 20 Jun 2026

    Baru-baru ini saya mendapat hadiah empat buku karya Bang Riri Satria. Sebuah kejutan yang menyenangkan bagi saya yang selalu tertarik pada buku-buku yang mengajak pembacanya berpikir lebih jauh tentang zaman yang sedang kita jalani. Dari keempat buku tersebut, yang pertama sempat saya baca adalah Teknologi Bukan Musuh: Kumpulan Esai tentang Transformasi Digital, Kecerdasan Buatan, dan […]

    Oleh 19 Jun 2026

    Ada penulis yang menulis karena memiliki jawaban. Ada pula yang menulis karena tidak berhenti bertanya. Dari buku-buku Riri Satria yang terbentang di hadapan kita, saya melihat sosok yang memilih jalan kedua: memelihara pertanyaan, lalu mengubahnya menjadi percakapan panjang dengan zaman. Bom Waktu lahir dari kegelisahan terhadap arah peradaban yang bergerak semakin cepat, tetapi sering meninggalkan […]

    Oleh 19 Jun 2026

    Nunung Noor El Niel   Ini empat(4) buku terbaru Uda Riri Satria  yang diluncurkan pada tanggal 30 Mei lalu, mengambil tempat  di Ruang Pertemuan Akademi Jakarta(AJ) dan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), Gedung Ali Sadikin Lt XIV Taman Ismail Marzuki - Jakarta - Bom Waktu - Selesai Tak Usai - Masa Depan Satria & Kecerdasan Buatan […]

    Oleh 19 Jun 2026

    Oleh Yayuk Ema Istikomah Karena tinggal di kota yang berbeda, kesempatan saya untuk bertemu langsung dengan Riri Satria memang sangat terbatas. Beliau menetap di Bogor, Jawa Barat, sementara saya berada di Semarang, Jawa Tengah. Dalam setahun, pertemuan kami mungkin hanya terjadi satu kali, paling banyak dua kali. Selebihnya, komunikasi terjalin melalui media sosial dan WhatsApp. […]

    Oleh 08 Jun 2026

    by Selena F. Lie I first got to know Riri Satria not as a poet, but as someone deeply immersed in the world of digital technology such as algorithms, artificial intelligence, the Internet of Things, and everything around it. He’s always been a fascinating person to talk to. His thinking is sharp and structured, but […]

    Oleh 27 Mar 2026

    oleh: Selena F. Lie Kali ini saya menulis dalam bahasa Indonesia, walaupun pada umumnya saya menggunakan bahasa Inggris. Mohon dimaafkan apabila terdapat kekurangan dalam penggunaan bahasa Indonesia. Membaca buku puisi "Jendela" (2016) seperti membuka catatan harian yang tidak secara khusus dimaksudkan sebagai catatan harian. Buku ini bagaikan perjalanan seorang individu yang tidak semata-mata berupaya menjadi […]

    Oleh 27 Mar 2026

    BETWEEN TWILIGHT, THE COSMOS, AND A SILENCE THAT NEVER ENDS: A NOTE FOR "SILUET, SENJA, DAN JINGGA" 2019 POETRY BOOK BY RIRI SATRIA by: Selena Fortuna Lie This time, I choose to write this reflection a little differently, in a descriptive-reflective tone, tracing the familiar rhythm of how Riri Satria writes his poems, unhurried, unforced, […]

    Oleh 26 Mar 2026

    "Fondasi tematik dalam buku ini telah terbangun dengan kokoh. Setiap puisi seakan berdiri di atas gagasan yang jelas, tidak goyah oleh keraguan arah, dan mampu menghadirkan dunia batin yang utuh. Kekuatan tema ini kemudian diperkuat oleh penggunaan metafora yang terasa segar dan hidup, tidak sekadar hiasan bahasa, melainkan menjadi jembatan yang menghubungkan pengalaman personal dengan […]

    Oleh 20 Mar 2026

    "Membaca Bom Waktu karya Bang Riri Satria seperti berdiri di tengah zaman yang bergerak terlalu cepat, lalu seseorang menepuk bahu kita dan berkata: “lihatlah lebih pelan.” Puisi-puisi dalam buku ini tidak sekadar berbicara tentang teknologi, ekonomi, atau kota yang tumbuh menjulang, tetapi tentang kegelisahan manusia yang hidup di dalamnya. Di antara grafik kemajuan dan cahaya […]

    Oleh 20 Mar 2026

    Wartatrans.com, ESAI — Barusan saya membaca dan menyimak paparan tentang menulis interpretatif oleh Bang Riri Satria. Saya juga berkesempatan mendengarkannya langsung sambil menikmati suasana buka puasa. Penjelasannya sederhana, namun justru mengingatkan pada sesuatu yang sebenarnya sudah lama hadir dalam pengalaman menulis meskipun sering tidak kita sadari sepenuhnya. Bagi banyak orang, menulis mungkin hanya dipahami sebagai […]

    Oleh 09 Mar 2026

    Sepotong Kisah tentang Emi Suy dan Riri Satria Ditulis oleh Annisa Widya Puteri Jauh sebelum Kafe Hoax menjadi ruang yang rutin mereka kunjungi sejak 2018, bahkan sebelum buku “Algoritma Kesunyian” terbit pada 2023, Emi Suy dan Riri Satria telah lebih dulu membuat fondasi estetik dan filosofis melalui sebuah puisi bersama berjudul “Kontemplasi” pada tahun 2015. […]

    Oleh 09 Feb 2026

    oleh: Yayuk Ema seperti yang dikisahkannya kepada penulis Dwi Anisa Saya mengenal Riri Satria bukan hanya sebagai sosok dengan deretan gelar, jabatan, dan karya, tetapi sebagai manusia yang utuh, yang pikirannya tajam, namun hatinya tetap hangat. Menurut saya, Riri adalah pertemuan yang langka antara dunia yang sangat rasional dan dunia yang sangat perasa. Riri Satria […]

    Oleh 30 Jan 2026

    To Riri Satria Selasa,02-Desember-2025 Login Haramain: dari Sosok “Paket Lengkap” yang Rendah Hati Mengenal Riri Satria seperti memesan paket lengkap—semua yang Anda harapkan, bahkan lebih, ada di dalamnya. Beliau adalah dosen di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (UI) sebuah kampus top di negeri ini, seorang ahli teknologi digital dan siber, sastrawan, Komisaris Utama perusahaan teknologi […]

    Oleh 03 Dec 2025

    Oleh Emi Suy Pengantar Sabtu pagi menuju tengah hari di Perpustakaan Nasional RI, ruang auditorium dipenuhi wajah-wajah penuh semangat. Saya memilih duduk agak ke belakang, berusaha menangkap setiap kalimat dari pemaparan Riri Satria. Di layar lebar terpampang rangkaian sejarah kecerdasan buatan: dari IBM Deep Blue yang pernah menaklukkan Gary Kasparov, hingga generative AI yang menuliskan […]

    Oleh 15 Sep 2025

    Puisi di era AI menghadapi tantangan besar yang menggugat otentisitas, hak cipta, hingga makna kemanusiaannya.   Catatan Muhammad Subhan | Padang Panjang Seperti apa masa depan puisi di tengah derasnya arus kecerdasan buatan (AI) atau akal imitasi? Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIII 2025, Sabtu (13/9/2025), di Perpustakaan Nasional RI menghadirkan Riri Satria, pakar transformasi digital […]

    Oleh 15 Sep 2025

    TINEMU.COM - Oleh Emy Suy - Sabtu pagi jelang tengah hari di Perpustakaan Nasional RI, ruang auditorium itu penuh dengan wajah-wajah yang bersemangat. Saya duduk agak ke belakang, berusaha menangkap setiap kata dari presentasi Riri Satria. Ada layar besar menampilkan slide tentang sejarah kecerdasan buatan, dari IBM Deep Blue yang mengalahkan Gary Kasparov hingga generative […]

    Oleh 15 Sep 2025

    Tantangan #1: Apakah meta estetika diterima? Pertama kali saya mendengar istilah meta estetika, saya sungguh mengira itu nama kafe baru di Kemang, mungkin dengan interior putih minimalis, lampu-lampu bohlam yang menggantung rendah, dan menu kopi yang namanya susah dilafalkan. Saya bisa membayangkan seorang barista berambut gondrong berkata, “Hari ini kita ada special blend namanya ‘Krisis […]

    Oleh 15 Sep 2025

    Tulisan ini adalah sejumlah catatan dari acara Diskusi Kosakata: Proses Kreatif Emi Suy – “Perempuan Penjahit Luka” menghadirkan tokoh-tokoh sastra dan budaya yang akan menuntun audiens menyelami dunia puisi. Acara itu menghadirkan saya, Emi Suy, penyair yang dikenal sebagai “Perempuan Penjahit Luka” Dalam acara ini saya berbagi pengalaman menulis dan proses kreatifnya. Ada juga Helvi […]

    Oleh 09 Sep 2025

    oleh Emi Suy   Membaca tulisan Riri Satria tentang saya—Kisah Sepuluh Buku Emi Suy—seperti menyusuri arsip yang tidak saya tulis dengan tangan sendiri, tetapi dituliskan oleh mata seorang sahabat. Ada semacam jarak sekaligus kedekatan di sana: jarak yang lahir dari sudut pandang orang lain, dan kedekatan karena jejak hidup saya ditangkap dalam kalimat-kalimatnya. Sepuluh buku, […]

    Oleh 09 Sep 2025

    Oleh: Emi Suy Membaca esai Riri Satria tentang saya terasa seperti bercermin di air yang bening. Di sana saya melihat wajah saya, tetapi juga kedalaman yang sering kali tak sanggup saya tatap sendiri. Riri menuliskan perjalanan kepenyairan saya dengan runtut—dari Tirakat Padam Api hingga gagasan Perempuan Mesti Bisa Menjahit, Setidaknya Menjahit Lukanya Sendiri. Dari balik […]

    Oleh 08 Sep 2025

    Oleh Silvia Adek Satu lagi aku terima buku kumpulan puisi dari sahabat putih biruku Riri Satria. Buku puisi ini adalah kumpulan puisi yang ditulis ketika Riri dan isteri menunaikan ibadah haji beberapa waktu yang lalu ( Insya Allah mendapatkan haji dan hajjah mabrur dan mabrurah ya 🤲 ).  Buku ini sebenarnya sudah aku teriuma 2 […]

    Oleh 18 Aug 2025

    Konten Populer

    • Pada tahun 2025, transaksi ekonomi digital diperkirakan se besar Rp 1.775 T. Ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan terus berkembang dengan nilai transaksi diprediksi akan mencapai US$124 miliar atau sekitar Rp1.775 triliun pada tahun 2025. Dengan proyeksi tersebut, Indonesia akan berada pada peringkat pertama di ASEAN sebagai negara dengan nilai transaksi ekonomi digital terbesar dengan kontribusi […]

      Jul 02, 2025
    • RILISID, nasional — Oleh Riri Satria Ada masa ketika ekonomi dibicarakan lewat pasar, pabrik, dan pelabuhan. Kini ia bergerak lewat sinyal, server, dan layar kecil di genggaman tangan. Inilah era ekonomi digital. Laporan e-Conomy SEA yang disusun Bain & Company memperkirakan bahwa pada 2026 nilai ekonomi digital Indonesia akan melampaui USD 130 miliar dan ini yang […]

      Jan 23, 2026
    • Tulisan ini saya buat ketika sedang berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Bukan di ruang kerja, bukan pula di kafe yang sunyi, melainkan di sebuah ruangan rapat sambil menunggu rapat dimulai. Saya berada di bandara ini bukan untuk terbang ke mana pun. Saya diundang menghadiri sebuah pertemuan atau rapat oleh pihak InJourney. Dalam perjalanan menuju ruang […]

      Jan 10, 2026
    • Riri Satria adalah seorang pengamat ekonomi digital dan kreatif, sekaligus pencinta puisi yang lahir di Padang, Sumatera Barat, 14 Mei 1970. Sarjana Ilmu Komputer (S. Kom) dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia yang mengambil Magister Manajemen (MM) dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM ini tengah menempuh program S3 Doctor of Business Administration (DBA) di Paris School […]

      Nov 14, 2021
    • Era digital ini dengan segala kemajuannya seperti kecerdasan buatan, metaverse, bahkan media sosial sederhana pun seperti Facebook ini memiliki potensi dahsyat untuk melakukan rekayasa terhadap persepsi atau perception engineering.   Ya, sekarang eranya post truth society dan dunia penuh dengan yang namanya perseption engineering. Saat ini, perception is the reality, walaupun mereka yang sanggup berpikir […]

      May 27, 2024
    • Mengawali tulisan ini, saya ingin mengucapkan alhamdulillah puji syukur kepada Allah Jalla wa Alaa atas segala karunia di setiap detik dan hela napas pada hamba-hamba-Nya. Saya mengucapkan selamat serta ikut bangga dan bahagia atas amanah baru yang diembankan negara kepada Ketua Komunitas Jagat Sastra Milenia (JSM), abang, sahabat, penyair, sang inspirator Riri Satria sebagai Komisaris Utama […]

      Apr 13, 2024
    •   oleh: Riri Satria Hari ini adalah Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2024. Kita memperingatinya saat ini dengan meresmikan Digital Maritime Development Center (DMDC) PT. Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) / Pelindo Solusi Digital (PSD), yang sama-sama kita banggakan. Ini adalah pusat penelitian, pengembangan, dan inovasi solusi digital terintegrasi untuk ekosistem logistik maritim di Indonesia. […]

      May 20, 2024
    • Assalamu alaikum wr wb. Salam dari Arafah, Mekkah Al Mukarramah. Tahukah sahabat bahwa nama Sukarno sangat terkenal di Arafah? Ya, pohon yang di belakang saya itu disebut oleh orang sini sebagai Pohon Sukarno. Pohon Soekarno di Padang Arafah adalah warisan hijau yang berasal dari usulan Presiden Sukarno saat melaksanakan ibadah haji pada tahun 1955. Usulan […]

      May 27, 2025

    Next Event: Cultural Resilience Conference 2026

    Recent Event: Medan, 28 Agustus 2026

    Recent Event: The 3rd Annual OSH Asia’s Summit 2026

    Riri Satria On Big Thinkers Podcast

    video
    play-sharp-fill

    BRANDING YANG TERBAIK


    F R I E N D S


    Hide picture