Riri Satria
KATEGORI
  • Dokumen
  • Terkini
  • Teknologi & Transformasi Digital
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Sastra (Puisi dan Esai)
  • Apa Kata Media?
  • Apa Kata Sahabat?
  • SELAMAT MERAYAKAN ULANG TAHUN KE-72 BANG JOSE RIZAL MANUA

    14 Sep 2026 | Dilihat: 7 kali

    Perkenalan saya dengan Bang Jose Rizal Manua sesungguhnya terjadi jauh sebelum saya aktif bersastra di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Waktu itu saya memang sering bermain-main ke kawasan TIM, tetapi bukan untuk bersastra. Tujuan saya justru adalah sebuah toko buku milik Bang Jose. Saya datang untuk mencari berbagai buku langka, terutama buku-buku filsafat, kebudayaan, dan sejarah yang tidak mudah ditemukan di toko buku umum.

    Saat itu sungguh saya tidak tahu siapa lelaki tua yang selalu duduk di toko buku tersebut. Saya hanya mengenalnya sebagai seseorang yang selalu saya tanyai tentang buku. Beliau dengan sabar melayani pertanyaan-pertanyaan saya, menunjukkan buku-buku yang menurutnya menarik, dan sesekali memberikan rekomendasi. Saya pun datang lagi dan lagi, karena memang sejak dulu saya mempunyai hubungan yang cukup intim dengan buku.

    Belakangan, setelah saya kembali aktif bersastra di Taman Ismail Marzuki, barulah saya mengetahui bahwa lelaki tua yang selama ini saya ajak berbincang tentang buku itu adalah Jose Rizal Manua, sosok yang legendaris dalam dunia teater, sastra, dan deklamasi Indonesia. Dari situlah hubungan kami berkembang menjadi pertemanan, bahkan kemudian menjadi persahabatan yang baik.

    Bang Jose sering memberi tahu saya jika ada buku yang menurutnya menarik. Kadang beliau juga menawarkannya kepada saya. Tentu saja saya menyambutnya dengan senang hati. Bagi saya, toko buku Bang Jose bukan sekadar tempat membeli buku. Tempat itu seperti sebuah ruang kecil yang mempertemukan saya dengan banyak pengetahuan. Dari sana saya menemukan buku-buku yang mungkin tidak akan saya temukan di tempat lain.

    Ada satu peristiwa yang sampai sekarang cukup membekas dalam ingatan saya. Pada tahun 2019, ketika buku puisi ketiga saya, "Siluet Senja dan Jingga" diluncurkan di Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) H.B. Jassin, Taman Ismail Marzuki, Bang Jose ikut membacakan salah satu puisi saya.

    Saya sungguh tidak menyangka. Seorang Jose Rizal Manua, yang selama ini saya kenal sebagai maestro teater dan deklamasi, ternyata bersedia membacakan puisi karya saya. Bagi saya, itu bukan sekadar sebuah pembacaan puisi, tetapi sebuah bentuk penghargaan dan persahabatan yang sangat berarti.

    Setelah itu, persahabatan kami terus berjalan, meskipun kami tidak selalu sering bertemu. Apalagi setelah revitalisasi Taman Ismail Marzuki, toko buku Bang Jose kemudian bergeser ke bagian belakang kawasan TIM. Namun, tempat itu tetap menjadi bagian dari perjalanan intelektual dan kesastraan saya. Saya selalu mengingatnya sebagai salah satu ruang yang pernah memberi saya banyak pengetahuan melalui buku-buku yang saya temukan di sana.

    Hari ini Bang Jose Rizal Manua genap berusia 72 tahun. Saya ingin mengucapkan terima kasih untuk semua hal yang pernah diberikan kepada saya, bukan hanya buku, tetapi juga percakapan, pengetahuan, persahabatan, dan keteladanan.

    Selamat ulang tahun ke-72, Bang Jose. Semoga selalu sehat, tetap bersemangat, dan terus menjadi tempat bertanya serta sumber inspirasi bagi tunas-tunas muda Indonesia. Sebab, itulah salah satu hal hebat dari Bang Jose: sampai hari ini, beliau masih terus mendidik, membimbing, dan menyalakan semangat anak-anak muda untuk mencintai teater, sastra, dan kebudayaan.

    Satu lagi, sebuah kehormatan yang sangat berarti bagi saya ketika bisa tampil satu panggung bersama Bang Jose untuk membaca puisi. Sesuatu yang sama sekali tidak pernah saya duga sebelumnya akan terjadi. Karena itu, kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang istimewa dan membahagiakan bagi saya. Terima kasih banyak, Bang Jose, atas kesempatan dan kebersamaannya. Sebuah momen yang akan saya kenang.

    Selamat ulang tahun, Bang Jose. Terima kasih untuk persahabatan dan semua pengetahuan yang pernah diberikan. Semoga senantiasa sehat, semangat, sukses, bahagia, dan selalu berada dalam limpahan keberkahan serta perlindungan Allah SWT

    About Author

    Riri Satria lahir di Padang, Sumatera Barat 14 Mei 1970, aktif bergiat di dunia kesusastraan Indonesia, pendiri serta Ketua Jagat Sastra Milenia (JSM) di Jakarta, serta menulis puisi. Namanya tercantum dalam buku “Apa dan Siapa Penyair Indonesia’ yang diterbitkan Yayasan Hari Puisi Indonesia (2018). Puisinya sudah diterbitkan dalam buku puisi tunggal: “Jendela” (2016), “Winter in Paris” (2017), “Siluet, Senja, dan Jingga” (2019), “Metaverse” (2022), serta "Login Haramain" (2025), di samping lebih dari 60 buku kumpulan puisi bersama penyair lainnya, termasuk buku kumpulan puisi duet bersama penyair Emi Suy berjudul “Algoritma Kesunyian” (2023). Riri juga menulis esai dengan beragam topik: sains dan matematika, teknologi dan transformasi digital, ekonomi dan bisnis, pendidikan dan penelitian, yang dibukukan dalam beberapa buku: “Untuk Eksekutif Muda: Paradigma Baru dalam Perubahan Lingkungan Bisnis” (2003), trilogi “Proposisi Teman Ngopi” (2021) yang terdiri tiga buku “Ekonomi, Bisnis, dan Era Digital”, “Pendidikan dan Pengembangan Diri”, dan “Sastra dan Masa Depan Puisi” (2021), serta “Jelajah” (2022). Diperkirakan buku kumpulan esai terbaruya tentang kesusastraan, kesenian, kebudayaan, serta kemanusiaan akan terbit pada tahun 2026. Dalam beberapa tahun terakhir ini sejak tahun 2018, Riri Satria aktif menekuni dampak teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) atau AI) terhadap dunia kesusastraan, terutama puisi. Riri diundang menjadi narasumber untuk membahas topik ini di berbagai acara sastra, antara lain: Seminar Internasional Sastra di Universitas Pakuan, Bogor (2018), Seminar Perayaan Hari Puisi Indonesia, Jakarta (2019), Banjarbaru’s Rainy Day Literary Festival, Banjarbaru Kalimantan Selatan (2019), Seminar Perayaan Hari Puisi Indonesia, Jakarta (2021), Malay Writers and Cultural Festival (MWCF) 2024 di Jambi (2024), Seminar Jambore Sastra Asia Tenggara (JSAT) di Banyuwangi (2024), Seminar Etika Kreasi di Era Digital, Diskusi Hak Cipta dan Filosofi AI yang diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Jakarta (2025), serta memberikan kuliah umum tentang topik pada Pertemuan Penyair Nusantara XIII (2025) di Perpustakaan Nasional RI. Saat ini Riri Satria menjabat sebagai Komisaris Utama PT. ILCS Pelindo Solusi Digital PSD sejak April 2024, sebuah perusahaan teknologi dalam grup Pelabuhan Indonesia atau Pelindo. Sebelumnya selama 5 tahun Riri menjabat sebagai Komisaris Independen pada PT. Jakarta International Container Terminal (JICT) 2019-2024, sebuah pelabuhan petikemas terbesar di Indonesia yag merupakan joint venture antara Pelabuhan Indonesia dengan Hutchison Port Holdings Hongkong melalui Hutchison Ports Indonesia. Riri juga pernah menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Meko Polkam RI) bidang Digital, Siber, dan Ekonomi sejak Oktober 2024 s/d September 2025, Riri juga anggota Dewan Juri untuk Indonesia Digital Culture Excellence Award serta Indonesia Human Capital Excellence Award sejak tahun 2021. Riri juga dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, dan mengajar topik Sistem Korporat, Bisnis Digital, Manajemen Strategis Sistem Informasi, serta Metodologi Penelitian untuk program Magister Teknologi Informasi (MTI). Selain itu Riri adalah Anggota Dewan Pertimbangan Ikatan Alumni Universitas Indonesia dan sebelumnya Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia.

    Konten Populer

    • Pada tahun 2025, transaksi ekonomi digital diperkirakan se besar Rp 1.775 T. Ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan terus berkembang dengan nilai transaksi diprediksi akan mencapai US$124 miliar atau sekitar Rp1.775 triliun pada tahun 2025. Dengan proyeksi tersebut, Indonesia akan berada pada peringkat pertama di ASEAN sebagai negara dengan nilai transaksi ekonomi digital terbesar dengan kontribusi […]

      Jul 02, 2025
    • RILISID, nasional — Oleh Riri Satria Ada masa ketika ekonomi dibicarakan lewat pasar, pabrik, dan pelabuhan. Kini ia bergerak lewat sinyal, server, dan layar kecil di genggaman tangan. Inilah era ekonomi digital. Laporan e-Conomy SEA yang disusun Bain & Company memperkirakan bahwa pada 2026 nilai ekonomi digital Indonesia akan melampaui USD 130 miliar dan ini yang […]

      Jan 23, 2026
    • Tulisan ini saya buat ketika sedang berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Bukan di ruang kerja, bukan pula di kafe yang sunyi, melainkan di sebuah ruangan rapat sambil menunggu rapat dimulai. Saya berada di bandara ini bukan untuk terbang ke mana pun. Saya diundang menghadiri sebuah pertemuan atau rapat oleh pihak InJourney. Dalam perjalanan menuju ruang […]

      Jan 10, 2026
    • Riri Satria adalah seorang pengamat ekonomi digital dan kreatif, sekaligus pencinta puisi yang lahir di Padang, Sumatera Barat, 14 Mei 1970. Sarjana Ilmu Komputer (S. Kom) dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia yang mengambil Magister Manajemen (MM) dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM ini tengah menempuh program S3 Doctor of Business Administration (DBA) di Paris School […]

      Nov 14, 2021
    • Era digital ini dengan segala kemajuannya seperti kecerdasan buatan, metaverse, bahkan media sosial sederhana pun seperti Facebook ini memiliki potensi dahsyat untuk melakukan rekayasa terhadap persepsi atau perception engineering.   Ya, sekarang eranya post truth society dan dunia penuh dengan yang namanya perseption engineering. Saat ini, perception is the reality, walaupun mereka yang sanggup berpikir […]

      May 27, 2024
    • Mengawali tulisan ini, saya ingin mengucapkan alhamdulillah puji syukur kepada Allah Jalla wa Alaa atas segala karunia di setiap detik dan hela napas pada hamba-hamba-Nya. Saya mengucapkan selamat serta ikut bangga dan bahagia atas amanah baru yang diembankan negara kepada Ketua Komunitas Jagat Sastra Milenia (JSM), abang, sahabat, penyair, sang inspirator Riri Satria sebagai Komisaris Utama […]

      Apr 13, 2024
    •   oleh: Riri Satria Hari ini adalah Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2024. Kita memperingatinya saat ini dengan meresmikan Digital Maritime Development Center (DMDC) PT. Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) / Pelindo Solusi Digital (PSD), yang sama-sama kita banggakan. Ini adalah pusat penelitian, pengembangan, dan inovasi solusi digital terintegrasi untuk ekosistem logistik maritim di Indonesia. […]

      May 20, 2024
    • Assalamu alaikum wr wb. Salam dari Arafah, Mekkah Al Mukarramah. Tahukah sahabat bahwa nama Sukarno sangat terkenal di Arafah? Ya, pohon yang di belakang saya itu disebut oleh orang sini sebagai Pohon Sukarno. Pohon Soekarno di Padang Arafah adalah warisan hijau yang berasal dari usulan Presiden Sukarno saat melaksanakan ibadah haji pada tahun 1955. Usulan […]

      May 27, 2025

    Next Event: Cultural Resilience Conference 2026

    Recent Event: Medan, 28 Agustus 2026

    Recent Event: The 3rd Annual OSH Asia’s Summit 2026

    Riri Satria On Big Thinkers Podcast

    video
    play-sharp-fill

    BRANDING YANG TERBAIK


    F R I E N D S


    Hide picture