Riri Satria Lecturer - Researcher - Poetry & Coffee Lover
Alhamdulllah, setelah melalui perjalanan panjang yang penuh dengan perenungan, revisi, dan diskusi, 4 naskah buku itu kini mulai menemukan bentuk akhirnya di tangan penerbit Taresi atas nama JSM Press. Bagi saya, ini bukan sekadar kabar teknis tentang proses penerbitan, melainkan sebuah penanda bahwa kegelisahan, pemikiran, dan jejak batin yang selama ini saya rawat dalam kata-kata […]
oleh: Riri Satria Ada saat-saat tertentu dalam kehidupan seorang penulis ketika waktu seolah berhenti sejenak, memberi ruang untuk menoleh ke belakang sambil memandang jauh ke depan. Saya merasakan momen itu pada tahun 2026 ini, ketika beberapa buku yang lahir dari perjalanan panjang pemikiran, kegelisahan, dan perenungan saya perlahan memasuki tahap akhir menuju penerbitan. Jika segala […]
oleh: Riri Satria Ada kenangan tertentu yang tidak pernah benar-benar selesai di dalam ingatan. Ia kembali hadir bukan sebagai nostalgia kosong, melainkan sebagai gema intelektual yang terus menemukan relevansinya dari waktu ke waktu. Salah satu kenangan itu bagi saya adalah saat menjadi salah satu pembicara pada Compu-Art 93 di Jakarta. Pada waktu itu saya masih […]
oleh: Riri Satria Ada rasa syukur yang sulit saya sembunyikan ketika 2 dari 4 buku yang saya rencanakan terbit pada tahun 2026 ini akhirnya telah sampai pada fase layout dan persiapan pencetakan. Alhamdulillah, sebuah kata yang terasa paling tepat untuk membuka kabar ini. Setelah melalui perjalanan panjang yang penuh dengan perenungan, revisi, dan diskusi, dua […]
oleh Riri Satria Tiga hari yang lalu saat akhir pekan, saya dihubungi oleh sebuah media yang mengajukan satu pertanyaan yang pada pandangan pertama tampak sederhana, tetapi sesungguhnya menyimpan dimensi yang sangat penting dalam kehidupan digital kita hari ini, apa kaitan antara penggunaan aplikasi atau software bajakan dengan cyber security? Pertanyaan itu terus terngiang di kepala […]
oleh: Riri Satria Ada pertanyaan yang selalu menarik untuk diajukan dalam setiap perbincangan tentang ilmu pengetahuan, yaitu seberapa ilmiah sebenarnya metodologi ilmiah, dan seberapa presisi sains dalam menangkap kenyataan? Sains ternyata bukanlah bangunan kebenaran yang kaku dan final, melainkan sebuah cara berpikir yang sistematis, terbuka, dan selalu siap dikoreksi. Nah, yang membuatnya ilmiah bukan semata […]
oleh: Riri Satria Adakalanya saya membayangkan seorang anak dari Generasi Alpha duduk di sudut kamar pada suatu malam yang tenang. Di tangannya bukan lagi buku puisi tipis dengan halaman yang menguning, melainkan sebuah perangkat yang memancarkan cahaya ke wajahnya. Di layar itu, kata-kata bergerak perlahan, diiringi suara hujan buatan, visual langit yang berubah warna, dan […]
oleh: Riri Satria Jika tidak ada halangan dan perubahan, pada tahun 2026 ini saya ditunjuk menjadi Ketua Dewan Juri Indonesia Digital Culture for Excellence Award (IDCEA) oleh majalah First Indonesia. Sebelumnya sejak tahun 2023 saya bertindak sebagai anggota Dewan Juri. Penunjukan itu bukan hanya sebuah kehormatan, melainkan juga sebuah panggilan intelektual dan batin untuk kembali […]
oleh: Riri Satria Membaca pemikiran Aristoteles tentang retorika dan poetika serasa memasuki dua ruang besar tempat bahasa bekerja dengan cara yang berbeda, tetapi sama-sama menentukan bagaimana manusia memahami dunia. Dalam Rhetoric bahasa hadir sebagai alat untuk memengaruhi, meyakinkan, dan menggerakkan orang lain. Aristoteles memandang retorika sebagai seni menemukan cara persuasi yang paling mungkin dalam setiap […]
Aku adalah ilalang yang tumbuh liar di antara tanah yang tak pernah benar-benar memilihku. Setiap pagi embun turun seperti sisa air mata langit yang semalam terlalu lama terjaga, lalu matahari datang mengecup tubuhku dengan hangat yang terasa asing, seolah dunia selalu memulai hari dengan berpura-pura lupa pada luka-lukanya sendiri. Dari tubuhku yang mudah gemetar karena […]
Oleh Riri Satria Ada kegelisahan yang kian sering hadir dalam kehidupan kita hari-hari ini. Ia datang perlahan, nyaris tanpa suara, masuk melalui layar ponsel, komputer, ruang kerja, ruang kelas, bahkan ke ruang-ruang paling pribadi tempat manusia merenungkan dirinya sendiri. Kegelisahan itu bernama kecerdasan buatan atau artifical intelligence (AI). Ini bukan semata karena kemampuannya semakin canggih, […]
Dalam bahasa Inggris, ada sejumlah kata yang tampak serupa pada permukaan, tetapi sesungguhnya bergerak pada medan makna yang berbeda. Dua di antaranya ialah literacy dan literary. Keduanya lahir dari akar yang berdekatan, sehingga tidak mengherankan apabila dalam penerjemahan maupun percakapan sehari-hari, terutama dalam bahasa Indonesia, keduanya kerap tertukar. Kerancuan ini sering muncul karena keduanya sama-sama […]
oleh: Riri Satria Dunia kini berada di ambang kekacauan digital. Di tengah detik-detik berakhirnya ultimatum AS yang mengancam akan membom seluruh pembangkit listrik di Iran, Teheran baru saja merilis ancaman balasan yang jauh lebih mengerikan, yaitu pemutusan total terhadap seluruh kabel internet bawah laut yang melintasi Teluk Persia, Laut Merah, hingga Laut Mediterania atau Laut […]
oleh: Riri Satria --- "Most people don’t have original opinions. They just repeat what they heard from someone louder, richer, or more popular.” (Kebanyakan orang tidak memiliki opini yang orisinal. Mereka hanya mengulang apa yang mereka dengar dari seseorang yang lebih lantang, lebih kaya, atau lebih populer.) ---- Ada satu kalimat yang belakangan sering beredar […]
oleh: Riri Satria Beberapa waktu yang lalu, saya ditanya oleh beberapa wartawan dari beberapa media dan beberapa kalangan terkait dengan generative AI dan saudara-saudaranya. Pertanyaan itu datang bukan hanya sebagai rasa ingin tahu atas istilah-istilah yang kini begitu sering beredar di ruang publik, tetapi juga sebagai kegelisahan yang lebih mendalam tentang arah zaman yang sedang […]
Pagi ini selepas subuh, kita menyambut hari sebagai anugerah baru yang Allah titipkan dengan penuh kasih. Cahaya pagi yang turun perlahan membawa pesan yang menenangkan hati bahwa hidup selalu memberi kesempatan untuk memulai kembali. Tidak ada hari yang sempurna, tetapi setiap pagi selalu membuka ruang untuk memperbaiki niat, memperbaharui diri, dan melangkah dengan hati yang […]
oleh: Riri Satria Sabtu pagi datang seperti biasa, pelan, nyaris tanpa suara, seolah dunia sedang mencoba bersikap baik kepada kita. Cahaya matahari jatuh tipis di sudut jendela, kopi mengepul di meja, dan dari kejauhan terdengar suara kendaraan yang belum terlalu ramai. Namun di balik ketenangan yang tampak sederhana itu, ada sesuatu yang bergerak diam-diam, pertanyaan […]
A Poem for Deepfake, by Riri Satria Night does not arrive here as a curtain, it arrives as a wound, a slow velvet incision opening across the sky, from which darkness bleeds into the veins of the age. It spills into sleepless rooms steeped in the cold blue pulse of screens, where faces bloom from […]
oleh: Riri Satria Ada satu pertanyaan yang terus berulang setiap kali kita mendengar kabar tentang seseorang yang menjadi korban penipuan di internet: mengapa hal seperti ini masih terus terjadi? Bukankah peringatan sudah begitu banyak disebarkan, himbauan untuk berhati-hati nyaris setiap hari muncul di layar ponsel, dan berbagai contoh kasus telah berkali-kali menjadi pelajaran bersama? Lebih […]
oleh: Riri Satria Belakangan ini, saya menerima banyak keluhan dari sahabat, kerabat, dan juga berbagai pihak lainnya. Keluhan itu datang dengan nada yang hampir serupa, rasa sesak, penyesalan, dan kegelisahan karena merasa, dalam "terjebak pinjol". Ada yang meminjam untuk biaya berobat orang tua, ada yang terdesak membayar uang sekolah anak, ada pula yang hanya ingin […]
oleh: Riri Satria Hari ini dua orang sahabat saya, pribadi-pribadi yang saya kenal cerdas, teliti, dan tidak mudah percaya, justru menjadi korban penipuan di dunia siber atau intenet. Kerugiannya puluhan juta rupiah. Peristiwa itu membuat saya terdiam cukup lama. Ada rasa marah, sedih, sekaligus cemas. Marah karena masih ada orang yang dengan sengaja menjadikan kepercayaan […]
Antologi puisi religi “Tadarus Cahaya Jiwa”, bersama puluhan penyair Indonesia, setebal 560 halaman .. ada 5 puisi saya di buku ini .. 👍😎🥰 ------- KEMBALI AKU DENGAR AZAN SUBUH DI MASJID NABAWI Kembali aku tertunduk Bersimpuh menghadap-Mu di pelataran Sang Nabi jelang pagi Orkestra memuja kebesaran-Mu menggema memenuhi ruang-ruang kefanaan di […]
oleh: Riri Satria Ada masa-masa ketika saya merasa dunia bergerak terlalu cepat, seolah gagasan-gagasan baru datang bertubi-tubi tanpa memberi kita cukup waktu untuk benar-benar memikirkannya. Setiap hari masyarakat disuguhi istilah baru, teknologi baru, narasi baru, dan bahkan kebenaran-kebenaran baru yang segera diterima sebagai tanda kemajuan. Di tengah arus seperti itu, saya sering merasa penting untuk […]
oleh: Riri Satria Deepfake melalui Generative AI dan terutama GAN (Generative Adversarial Networks) dapat menganggu karya sastra bukan hanya pada tingkat teknis, tetapi juga pada makna, otentisitas, dan kepercayaan budaya terhadap tulisan itu sendiri. Kerusakannya sering kali lebih halus dibanding deepfake video, karena ia bekerja di wilayah bahasa, gaya, dan emosi. Pertama, yang paling serius […]
Pada tahun 2025, transaksi ekonomi digital diperkirakan se besar Rp 1.775 T. Ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan terus berkembang dengan nilai transaksi diprediksi akan mencapai US$124 miliar atau sekitar Rp1.775 triliun pada tahun 2025. Dengan proyeksi tersebut, Indonesia akan berada pada peringkat pertama di ASEAN sebagai negara dengan nilai transaksi ekonomi digital terbesar dengan kontribusi […]
RILISID, nasional — Oleh Riri Satria Ada masa ketika ekonomi dibicarakan lewat pasar, pabrik, dan pelabuhan. Kini ia bergerak lewat sinyal, server, dan layar kecil di genggaman tangan. Inilah era ekonomi digital. Laporan e-Conomy SEA yang disusun Bain & Company memperkirakan bahwa pada 2026 nilai ekonomi digital Indonesia akan melampaui USD 130 miliar dan ini yang […]
Tulisan ini saya buat ketika sedang berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Bukan di ruang kerja, bukan pula di kafe yang sunyi, melainkan di sebuah ruangan rapat sambil menunggu rapat dimulai. Saya berada di bandara ini bukan untuk terbang ke mana pun. Saya diundang menghadiri sebuah pertemuan atau rapat oleh pihak InJourney. Dalam perjalanan menuju ruang […]
Riri Satria adalah seorang pengamat ekonomi digital dan kreatif, sekaligus pencinta puisi yang lahir di Padang, Sumatera Barat, 14 Mei 1970. Sarjana Ilmu Komputer (S. Kom) dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia yang mengambil Magister Manajemen (MM) dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM ini tengah menempuh program S3 Doctor of Business Administration (DBA) di Paris School […]
Era digital ini dengan segala kemajuannya seperti kecerdasan buatan, metaverse, bahkan media sosial sederhana pun seperti Facebook ini memiliki potensi dahsyat untuk melakukan rekayasa terhadap persepsi atau perception engineering. Ya, sekarang eranya post truth society dan dunia penuh dengan yang namanya perseption engineering. Saat ini, perception is the reality, walaupun mereka yang sanggup berpikir […]
Mengawali tulisan ini, saya ingin mengucapkan alhamdulillah puji syukur kepada Allah Jalla wa Alaa atas segala karunia di setiap detik dan hela napas pada hamba-hamba-Nya. Saya mengucapkan selamat serta ikut bangga dan bahagia atas amanah baru yang diembankan negara kepada Ketua Komunitas Jagat Sastra Milenia (JSM), abang, sahabat, penyair, sang inspirator Riri Satria sebagai Komisaris Utama […]
oleh: Riri Satria Hari ini adalah Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2024. Kita memperingatinya saat ini dengan meresmikan Digital Maritime Development Center (DMDC) PT. Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) / Pelindo Solusi Digital (PSD), yang sama-sama kita banggakan. Ini adalah pusat penelitian, pengembangan, dan inovasi solusi digital terintegrasi untuk ekosistem logistik maritim di Indonesia. […]
Assalamu alaikum wr wb. Salam dari Arafah, Mekkah Al Mukarramah. Tahukah sahabat bahwa nama Sukarno sangat terkenal di Arafah? Ya, pohon yang di belakang saya itu disebut oleh orang sini sebagai Pohon Sukarno. Pohon Soekarno di Padang Arafah adalah warisan hijau yang berasal dari usulan Presiden Sukarno saat melaksanakan ibadah haji pada tahun 1955. Usulan […]