Riri Satria Lecturer - Researcher - Poetry & Coffee Lover
Riri Satria Kita bertemu kembali di antara uap pelan-pelan naik dari cangkir seperti ingatan tak pernah benar-benar dingin. Tiga puluh delapan tahun ternyata hanya jeda seduh antara air yang dulu mendidih kini menghangat dalam percakapan. Kita adalah kopi pernah ditanam di musim yang sama namun dipanen oleh nasib di ladang-ladang yang berbeda. […]
Riri Satria Tiga puluh delapan tahun ternyata bukan angka melainkan lorong panjang yang kita lintasi sambil menanggalkan nama-nama lama lalu memungutnya kembali hari ini sedikit berdebu sedikit retak namun tetap milik kita. Di foto ini kita bersama seperti catatan kaki yang menolak dilupakan oleh tubuh utama sejarah Wajah-wajah adalah arsip senyum adalah tafsir […]
Oleh: Emi Suy Ada tulisan yang memberi kita jawaban. Dan ada tulisan yang justru membuat kita tidak bisa lagi hidup dengan jawaban lama. Tulisan Bang Riri Satria termasuk yang kedua. Ia tidak sekadar menjelaskan tentang kecerdasan buatan, ekonomi digital, atau transformasi organisasi. Ia seperti membuka satu lapisan yang selama ini kita anggap selesai, padahal belum […]
Jakarta – Institut STIAMI menyelenggarakan Seminar Nasional 2026 sebagai bagian dari kontribusi akademik dalam merespons dinamika transformasi digital, khususnya dalam penguatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dan pengembangan manajemen berbasis Artificial Intelligence (AI). Seminar ini mengangkat tema “Transformasi Kompetensi SDM dan Manajemen Berbasis AI untuk Daya Saing dan Ketahanan Nasional di Sektor Strategis.” Kegiatan yang […]
oleh: Emi Suy Pagi hari kita membuka mata, tetapi bukan lagi jendela yang pertama kali kita lihat melainkan layar ponsel atau smartphone. Notifikasi menjadi suara yang membangunkan kesadaran, algoritma menentukan apa yang kita baca, dan mesin perlahan menyusun ritme hari kita tanpa kita sadari. Kita bekerja dengan bantuan teknologi, berkomunikasi melalui perangkat, bahkan mulai berpikir […]
Disampaikan pada Seminar Transformasi Kompetensi SDM dan Manajemen Berbasis AI untuk Daya Saing dan Ketahanan Nasional di Sektor Strategis Bangsa, di Jakarta, 25 April 2026. oleh: Riri Satria Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan telah mengubah wajah peradaban manusia secara mendasar. Transformasi tersebut tidak hanya menyentuh aspek teknologi, melainkan juga merambah ke dimensi ekonomi, sosial, […]
oleh: Riri Satria Ada masa ketika jalanan Jakarta dipenuhi warna oranye biru yang berisik, panas, dan terasa begitu akrab. Metro Mini bukan sekadar kendaraan, melainkan bagian dari ritme kota yang tumbuh tanpa rencana besar, bergerak mengikuti denyut kehidupan warganya. Saya masih bisa membayangkan bagaimana sopir memanggil penumpang dengan suara lantang, bagaimana tubuh bus bergetar di […]
panas terik menggantung pertanyaan matahari mengunyah bayangan tubuhku jalan setapak retak tanpa arah puisi terselip di celah waktu gerhana adalah jeda pura-pura gelap menyelinap ke saku semesta angin mengganti arah diam-diam menghentikan hari tanpa estetika sawah memantulkan langit lelah pepohonan diam menahan bisu semak-semak berbisik kehilangan keindahan retak di antara bayangan awan menggulung […]
oleh Riri Satria Sebuah pertanyaan sederhana tiba-tiba mengusik pikiran saya, adakah kesamaan antara fisika teori dan puisi? Pertanyaan itu terdengar ganjil, seolah mempertemukan dua dunia yang tidak pernah saling menyapa. Satu dunia dipenuhi angka, persamaan, dan hukum-hukum yang ketat. Dunia lainnya dipenuhi kata-kata, metafora, dan getaran perasaan yang sulit dijelaskan. Namun semakin lama saya memikirkannya, […]
di tepi senja pecah seperti gelas lupa utuh aku meneguk diriku sendiri rasa gagal menjadi air di hutan tropis lembab dan berpikir aku berjalan di jalan panjang tak menuju atau selalu kembali seperti luka mengulang namanya sungai mengalir tanpa ingatan membawa sisa-sisa yang tak lagi mau disebut ilalang berbisik dengan lidah patah aku duduk […]
oleh Riri Satria Sebuah ide kerap lahir dalam keheningan, pada saat pikiran tidak sedang dipaksa untuk menghasilkan apa-apa, melainkan ketika ia dibiarkan menjelajah kemungkinan. Di titik itu manusia menemukan dirinya sebagai makhluk yang tidak sekadar berpikir, tetapi juga merasakan, merenung, dan memberi makna. Ide kreatif tidak muncul sebagai benda jadi, melainkan sebagai percikan yang membawa […]
oleh Riri Satria Tanggal 23 April 2026 datang bukan sekadar sebagai penanda waktu, tetapi sebagai momen untuk kembali menoleh pada sesuatu yang sering kita anggap sederhana, padahal diam-diam membentuk hidup kita secara mendalam, yaitu buku. Di tengah dunia yang bergerak cepat, penuh distraksi, dan serba instan, buku hadir dengan caranya sendiri, tenang, sabar, tetapi justru […]
oleh Riri Satria Kira-kira tadi pagi saya ditanya oleh beberapa teman kerja dalam sebuah diskusi mengenai apa sebenarnya yang dimaksud dengan kucing Schrödinger. Pertanyaan itu terdengar sederhana, tetapi di dalamnya tersimpan rasa ingin tahu yang cukup dalam tentang sesuatu yang sering disebut, namun tidak selalu dipahami. Tulisan ini saya coba hadirkan sebagai upaya untuk menjelaskan, […]
Oleh Riri Satria Dalam dunia yang semakin dipenuhi oleh gambar, suara, dan potongan-potongan informasi yang beredar begitu cepat, batas antara yang nyata dan yang tidak nyata menjadi semakin kabur. Dahulu manusia mengandalkan pengalaman langsung atau kesaksian yang relatif terbatas untuk memahami kebenaran. Kini, kita hidup dalam lanskap digital di mana sesuatu dapat terlihat begitu meyakinkan, […]
Tahukan Anda bahwa tanggal 22 April diperingati sebagai Hari Bumi atau Earth Day? Ini diperingati untuk meningkatkan kesadaran tentang perlindungan lingkungan dan mengakui krisis iklim global yang mengkhawatirkan saat ini. Hari Bumi dirayakan untuk pertama kalinya pada tanggal 22 April 1970. Ini pergerakan inisiatif masyarakat di AS untuk merespon kerusakan lingkungan pada tahun-tahun itu dan […]
oleh Riri Satria Saya diminta untuk membahas mengenai game changers pada era digital saat ini pada sebuah Forum Disksusi. Melalui berbagai penelusuran literatur dan kajian pustaka yang luas dan mendalam, saya menemukan bahwa terdapat 8 kekuatan utama yang secara konsisten muncul dalam berbagai sumber, teori, dan perkembangan mutakhir. Kedelapan hal inilah yang kemudian saya rangkum […]
oleh Riri Satria Jujur saja, ini bukan buku yang ringan untuk dibaca. Membaca buku ini terasa berat seperti membaca buku filsafat dan membutuhkan konsentasi yang ekstra, tetapi menarik. Apalagi menggunakannya untuk memotret kondisi sosial, ekonomi, kemasyarakatan, kebudayaan yang berkembang saat ini seiring dengan perkembangan kecerdasan buatan. Sebuah buku yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1948, […]
oleh Riri Satria Seorang sahabat barusan meminta saya menyebutkan lima lagu atau musik hasil synthesizer pop di masa lalu yang menjadi favorit saya, dengan satu syarat yang sederhana namun ternyata cukup menantang, yatu tidak boleh ada liriknya. Permintaan itu terdengar ringan, tetapi diam-diam mengajak saya menelusuri kembali ingatan, rasa, dan jejak waktu yang selama ini […]
oleh: Riri Satria Arus informasi di era digital bergerak sangat cepat dan menciptakan paradoks antara keterbukaan dan keandalan. Media sosial memungkinkan siapa pun menyebarkan informasi, tetapi juga memperbesar peluang beredarnya konten yang tidak akurat. Penelitian dari MIT Media Lab yang dipublikasikan di jurnal Science tahun 2018 menunjukkan bahwa informasi palsu dapat menyebar jauh lebih cepat […]
oleh: Riri Satria Ada satu momen yang sulit dijelaskan dengan bahasa biasa yaitu ketika kata-kata tidak lagi sekadar rangkaian huruf, tetapi berubah menjadi getaran batin yang hidup. Momen itu saya temukan saat menelusuri halaman demi halaman buku "Tadarus Cahaya Jiwa", sebuah antologi puisi religi setebal 560 halaman yang memuat puisi doa dari puluhan penyair di […]
oleh Riri Satria Senja turun perlahan seperti seseorang yang akhirnya mengerti cara berpamitan tanpa suara. Langit memerah, bukan karena luka, melainkan karena ia belajar merayakan perpisahan dengan warna. Di ujung hari, aku duduk bersama bayangan sendiri, memandangi matahari yang tenggelam seperti rahasia yang akhirnya dimaafkan. Hidup ternyata bukan tentang menggenggam terang selamanya, melainkan tentang menikmati […]
oleh Riri Satria “Everything is vague to a degree you do not realize till you have tried to make it precise.” --The Philosophy of Logical Atomism (byBertrand Russell, 1924). Bertrand Russell (1872-1970) adalah filsuf dan matematikawan Inggris yang sangat berpengaruh, dikenal karena perannya dalam filsafat analitik dan logika matematika. Ia percaya bahwa bahasa sering kali […]
Setiap tanggal 15 April, dunia memperingati World Art Day atau Hari Seni Sedunia, dan pemilihan tanggal ini bukanlah sebuah kebetulan. Hari tersebut bertepatan dengan hari kelahiran Leonardo da Vinci, sosok besar dari era Renaissance Italia yang dikenal bukan hanya sebagai pelukis, tetapi juga sebagai ilmuwan, penemu, dan inovator. Leonardo adalah simbol manusia universal: seorang seniman […]
oleh: Riri Satria Hari ini, Rabu, 15 April 2026, dunia kembali memperingati World Art Day, Hari Seni Sedunia, sebuah momentum global yang mengingatkan kita bahwa di tengah ritme zaman yang semakin cepat, manusia tetap membutuhkan keindahan, imajinasi, dan ruang batin untuk memahami dirinya sendiri, bahkan memahami dan memaknai kehidupan. Setiap tanggal 15 April, dunia memperingati […]
Pada tahun 2025, transaksi ekonomi digital diperkirakan se besar Rp 1.775 T. Ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan terus berkembang dengan nilai transaksi diprediksi akan mencapai US$124 miliar atau sekitar Rp1.775 triliun pada tahun 2025. Dengan proyeksi tersebut, Indonesia akan berada pada peringkat pertama di ASEAN sebagai negara dengan nilai transaksi ekonomi digital terbesar dengan kontribusi […]
RILISID, nasional — Oleh Riri Satria Ada masa ketika ekonomi dibicarakan lewat pasar, pabrik, dan pelabuhan. Kini ia bergerak lewat sinyal, server, dan layar kecil di genggaman tangan. Inilah era ekonomi digital. Laporan e-Conomy SEA yang disusun Bain & Company memperkirakan bahwa pada 2026 nilai ekonomi digital Indonesia akan melampaui USD 130 miliar dan ini yang […]
Tulisan ini saya buat ketika sedang berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Bukan di ruang kerja, bukan pula di kafe yang sunyi, melainkan di sebuah ruangan rapat sambil menunggu rapat dimulai. Saya berada di bandara ini bukan untuk terbang ke mana pun. Saya diundang menghadiri sebuah pertemuan atau rapat oleh pihak InJourney. Dalam perjalanan menuju ruang […]
Riri Satria adalah seorang pengamat ekonomi digital dan kreatif, sekaligus pencinta puisi yang lahir di Padang, Sumatera Barat, 14 Mei 1970. Sarjana Ilmu Komputer (S. Kom) dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia yang mengambil Magister Manajemen (MM) dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM ini tengah menempuh program S3 Doctor of Business Administration (DBA) di Paris School […]
Era digital ini dengan segala kemajuannya seperti kecerdasan buatan, metaverse, bahkan media sosial sederhana pun seperti Facebook ini memiliki potensi dahsyat untuk melakukan rekayasa terhadap persepsi atau perception engineering. Ya, sekarang eranya post truth society dan dunia penuh dengan yang namanya perseption engineering. Saat ini, perception is the reality, walaupun mereka yang sanggup berpikir […]
Mengawali tulisan ini, saya ingin mengucapkan alhamdulillah puji syukur kepada Allah Jalla wa Alaa atas segala karunia di setiap detik dan hela napas pada hamba-hamba-Nya. Saya mengucapkan selamat serta ikut bangga dan bahagia atas amanah baru yang diembankan negara kepada Ketua Komunitas Jagat Sastra Milenia (JSM), abang, sahabat, penyair, sang inspirator Riri Satria sebagai Komisaris Utama […]
oleh: Riri Satria Hari ini adalah Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2024. Kita memperingatinya saat ini dengan meresmikan Digital Maritime Development Center (DMDC) PT. Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) / Pelindo Solusi Digital (PSD), yang sama-sama kita banggakan. Ini adalah pusat penelitian, pengembangan, dan inovasi solusi digital terintegrasi untuk ekosistem logistik maritim di Indonesia. […]
Assalamu alaikum wr wb. Salam dari Arafah, Mekkah Al Mukarramah. Tahukah sahabat bahwa nama Sukarno sangat terkenal di Arafah? Ya, pohon yang di belakang saya itu disebut oleh orang sini sebagai Pohon Sukarno. Pohon Soekarno di Padang Arafah adalah warisan hijau yang berasal dari usulan Presiden Sukarno saat melaksanakan ibadah haji pada tahun 1955. Usulan […]