Riri Satria Lecturer - Researcher - Poetry & Coffee Lover
Riri Satria Defisit APBN menyimpan bom waktu detaknya tak pernah berhenti ledakannya menunggu lengah. Kemerdekaan terasa semakin mahal kebebasan perlahan menjadi utang rakyat berjalan sambil dicekik. Pajak mengetuk pintu-pintu BUMN dipaksa berlari kehabisan napas lalu utang membuka gerbang baru. Awan kelabu menggantung panjang nasib bangsa dipertaruhkan anggaran kehilangan keseimbangan. Generasi masa depan menunggu mereka mewarisi […]
Riri Satria OPERA SUATU MALAM TANPA PURNAMA : untuk mengenang alm Yoevita Soekotjo Engkau pengantin puisi pada malam tanpa purnama puisi membuka langit kata-katamu terbang dan menyebar menjadi kawanan cahaya. Tubuhmu menepi jiwamu terus berlayar kursi roda terdiam cakrawala tetap kau datangi waktu memetik senja engkau menanam abadi. Kematian hanya pintu bukan rumahmu sebab puisi […]
Emanuella Maria Gillardo SURAT DARI FAVELA : untuk Riri Satria Surat ini kutulis dari lereng kemiskinan pemukiman padat mengajari kami bernapas bergantian rumah-rumah bertumpuk seperti doa kehilangan langit lorong-lorong sempit mengalirkan waktu tanpa alamat Kami akrab dengan piring yang berteman kesepian atap seng menghafal hujan lebih lama namun matahari tetap singgah di mata anak-anak harapan […]
oleh Riri Satria Pertanyaan tentang dari mana inspirasi menulis datang sering kali muncul dalam berbagai perbincangan. Sebagian orang membayangkan inspirasi sebagai sesuatu yang turun begitu saja, hadir secara tiba-tiba seperti kilatan cahaya yang menyambar pikiran. Namun semakin lama saya menulis dan mengamati proses kreatif, semakin saya memahami bahwa inspirasi tidak pernah datang dari ruang kosong. […]
Di laboratorium malam aku menajamkan angka rumus-rumus berubah menjadi jendela galaksi integral dan partikel saling berbisik di papan tulis penuh debu kosmik. Aku belajar bahwa semesta tidak selalu berbicara dengan bahasa manusia kadang ia hadir sebagai grafik sunyi bergerak perlahan di antara denyut bintang. Lalu aku memasuki puisi seperti memasuki hutan kehilangan peta […]
HARUSKAH AKU MASIH PERCAYA KEPADAMU, WAHAI PUISI? Di layar kecil itu kebenaran diperdagangkan seperti diskon akhir musim orang-orang menanam amarah dengan jempol yang berlari lebih cepat dari nurani. Aku melihat fakta diganti filter lalu sejarah dipoles menjadi konten berdurasi semenit seseorang bersumpah atas nama cahaya namun wajahnya berpendar dari api algoritma. Haruskah aku masih percaya […]
oleh Riri Satria Malam turun perlahan di antara pepohonan tropis cahaya lampu berpendar keemasan. Aku berdiri sendiri memandang jalan terang seperti perjalanan panjang menuju sesuatu yang belum selesai dipahami. Langit biru gelap menggantung di atas kepala sementara kontemplasi bergerak pelan melewati tubuh dan ingatan. Di tengah malam aku belajar melihat lebih jauh ke dalam gelap […]
oleh Riri Satria Sore turun perlahan di antara pepohonan aroma kopi menghangatkan kesunyian. Lampu-lampu menyala redup seperti kontemplasi jalan hidup sering kehilangan arah. Aku berdiri di antara udara lembap daun-daun dan spiritualitas kecil lahir dari diam. Kopi mengepul pelan sementara malam membuka ruang bagi tubuh dan jiwa kembali bernapas. Kadang manusia […]
oleh Riri Satria Air mengalir pelan melewati sungai lupa cara bernapas. manusia modern membawa haus di dalam kepala dan plastik di dalam doa-doanya. Laut menjauh dari ingatan anak-anak mengenalnya dari video pendek dan suara notifikasi. hujan turun sebentar saja. beton meminumnya lebih cepat daripada akar pepohonan. daun-daun gugur di trotoar panas, seperti surat bumi […]
oleh Riri Satria Aku merindukan hutan seperti seseorang merindukan tubuh yang pernah memberinya kehangatan. Di tengah kota yang dipenuhi cahaya digital dan wajah-wajah yang bergerak seperti salinan tanpa jiwa, ingatanku berjalan pelan menuju pepohonan basah, menuju udara bersih yang menyentuh kulit dengan kelembutan nyaris erotis. Ada sesuatu dalam aroma daun dan tanah setelah hujan yang […]
Riri Satria WELCOME MAY Aku menyambutmu seperti pohon menyimpan api dalam diam langit retak dalam resolusi digital buram laut berdenyut seperti kasih sayang terkompresi. Mei datang dari tubuh waktu purba membawa gema asal terasa terprogram bulan bunga menggantung seperti algoritma tak selesai di antara memori dan kemungkinan tak stabil. Aku lahir di sini dalam arsip […]
Riri Satria DI BAWAH GERIMIS SORE YOGYAKARTA Gerimis ini bukan air bahasa tanpa tata jatuh tanpa struktur aku berjalan tanpa pusat rintik menjadi nada mengalun pelan menemani sore retak puisi turun diam dari langit. Di Jalan Malioboro aku terpecah di etalase wajah-wajah tak sepakat asap angkringan naik doa setengah lupa nasi kucing sate usus teh […]
Oleh Riri Satria Saat ini dunia sedang mengalami gelombang disrupsi yang begitu luas, terutama dalam bidang ekonomi, bisnis, sosial, dan budaya, yang didorong oleh percepatan perkembangan teknologi. Salah satu gejala paling nyata adalah mulai memudarnya dominasi media cetak di berbagai belahan dunia. Surat kabar, majalah, hingga buku fisik tidak lagi menjadi satu-satunya medium utama penyebaran gagasan, […]
Riri Satria Hidup tidak lagi sekadar pelangi, ia adalah simulasi pelangi, pecahan cahaya yang mungkin hanya ada karena kita sepakat untuk mempercayainya. Hujan dan matahari bukan sebab, melainkan bahasa yang kita warisi agar warna punya alasan untuk muncul. Saya berdiri di bawah lengkungan itu, setengah percaya, setengah curiga, seolah-olah keindahan selalu mengandung jejak rekayasa. Dunia […]
JAKARTA, AmanMakmur —Banyak orang bertanya kepada saya, mengapa saya begitu mencintai puisi, sementara latar belakang saya justru berada pada dunia teknologi digital, ekonomi, dan bisnis, yaitu dunia yang identik dengan logika, struktur, dan rasionalitas. Pertanyaan itu sering berujung pada satu hal yang lebih mendasar, apa sebenarnya fungsi puisi dalam hidup seorang Riri Satria? Tulisan ini saya buat […]
Pada tahun 2025, transaksi ekonomi digital diperkirakan se besar Rp 1.775 T. Ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan terus berkembang dengan nilai transaksi diprediksi akan mencapai US$124 miliar atau sekitar Rp1.775 triliun pada tahun 2025. Dengan proyeksi tersebut, Indonesia akan berada pada peringkat pertama di ASEAN sebagai negara dengan nilai transaksi ekonomi digital terbesar dengan kontribusi […]
RILISID, nasional — Oleh Riri Satria Ada masa ketika ekonomi dibicarakan lewat pasar, pabrik, dan pelabuhan. Kini ia bergerak lewat sinyal, server, dan layar kecil di genggaman tangan. Inilah era ekonomi digital. Laporan e-Conomy SEA yang disusun Bain & Company memperkirakan bahwa pada 2026 nilai ekonomi digital Indonesia akan melampaui USD 130 miliar dan ini yang […]
Era digital ini dengan segala kemajuannya seperti kecerdasan buatan, metaverse, bahkan media sosial sederhana pun seperti Facebook ini memiliki potensi dahsyat untuk melakukan rekayasa terhadap persepsi atau perception engineering. Ya, sekarang eranya post truth society dan dunia penuh dengan yang namanya perseption engineering. Saat ini, perception is the reality, walaupun mereka yang sanggup berpikir […]
Riri Satria adalah seorang pengamat ekonomi digital dan kreatif, sekaligus pencinta puisi yang lahir di Padang, Sumatera Barat, 14 Mei 1970. Sarjana Ilmu Komputer (S. Kom) dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia yang mengambil Magister Manajemen (MM) dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM ini tengah menempuh program S3 Doctor of Business Administration (DBA) di Paris School […]
Tulisan ini saya buat ketika sedang berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Bukan di ruang kerja, bukan pula di kafe yang sunyi, melainkan di sebuah ruangan rapat sambil menunggu rapat dimulai. Saya berada di bandara ini bukan untuk terbang ke mana pun. Saya diundang menghadiri sebuah pertemuan atau rapat oleh pihak InJourney. Dalam perjalanan menuju ruang […]
Mengawali tulisan ini, saya ingin mengucapkan alhamdulillah puji syukur kepada Allah Jalla wa Alaa atas segala karunia di setiap detik dan hela napas pada hamba-hamba-Nya. Saya mengucapkan selamat serta ikut bangga dan bahagia atas amanah baru yang diembankan negara kepada Ketua Komunitas Jagat Sastra Milenia (JSM), abang, sahabat, penyair, sang inspirator Riri Satria sebagai Komisaris Utama […]
oleh: Riri Satria Hari ini adalah Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2024. Kita memperingatinya saat ini dengan meresmikan Digital Maritime Development Center (DMDC) PT. Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) / Pelindo Solusi Digital (PSD), yang sama-sama kita banggakan. Ini adalah pusat penelitian, pengembangan, dan inovasi solusi digital terintegrasi untuk ekosistem logistik maritim di Indonesia. […]
Assalamu alaikum wr wb. Salam dari Arafah, Mekkah Al Mukarramah. Tahukah sahabat bahwa nama Sukarno sangat terkenal di Arafah? Ya, pohon yang di belakang saya itu disebut oleh orang sini sebagai Pohon Sukarno. Pohon Soekarno di Padang Arafah adalah warisan hijau yang berasal dari usulan Presiden Sukarno saat melaksanakan ibadah haji pada tahun 1955. Usulan […]