Riri Satria Lecturer - Researcher - Poetry & Coffee Lover
An introduction speech by Riri Satria - FGD on the Technology, Disruption, and Change Management Ladies and Gentlemen, The wave is coming faster than we ever imagined. Most of us today carry a smartphone in our pockets. I invite you for a brief moment to really look at it. Not just as a device, but […]
Introduction Speech by Riri Satria - FGD on AI and Business Strategy Ladies and gentlemen, We often say that strategy is a high-level, long-term plan designed to achieve specific goals under uncertainty. It is about making deliberate choices, setting priorities, and allocating limited resources. Strategy answers a fundamental question: how do we create unique value, […]
oleh: Riri Satria Berpengetahuan luas, memahami beragam konsep, teori, kerangka berpikir, apa pun sebutannya, adalah sebuah keunggulan. Termasuk dalam ranah stratgi bisnis. Bahkan saya melihatnya sebagai anugerah. Ia membuka cakrawala, menajamkan nalar, dan memberi kita bahasa untuk menjelaskan kompleksitas dunia bisnis. Pengetahuan membuat kita percaya diri; ia memberi peta, kompas, dan istilah-istilah yang rapi, dan […]
oleh: Riri Satria Saya pertama kali membaca buku "Love as a Business Strategy" ini pada tahun 2023. Saat itu saya membacanya bukan dalam suasana euforia motivasional, sama sekali tidak, melainkan dengan sikap skeptis, seperti kebanyakan eksekutif bisnis dan akademisi manajemen yang terbiasa berpikir dalam kerangka rasional, terukur, dan berbasis kinerja. Kata love atau cinta, terus […]
oleh: Riri Satria Selama hampir dua puluh tahun saya mengasuh mata kuliah Strategic Management dan Strategic Thinking, dan ruang kelas yang saya masuki pun beragam, dari Magister Manajemen, Magister Teknologi Informasi, hingga Magister Ilmu Komunikasi. Setiap program membawa perspektifnya sendiri, bahasa bisnis, logika teknologi, hingga kepekaan komunikasi, namun semuanya bertemu pada satu pertanyaan yang sama, […]
Ini adalah tugas pengajar pertama saya di bulan Ramadan. Pada sesi ini saya membahas topik tentang corporate strategy dan business strategy bersama para mahasiswa Program Magister Teknologi Informasi di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Sementara itu functional strategy akan dibahas minggu depan. Topik ini memang ditempatkan pada tingkat strategic thinking dan decision making, wilayah yang […]
oleh: Riri Satria Ini adalah tugas pengajar pertama saya di bulan Ramadan. Pada sesi ini saya membahas topik tentang corporate strategy dan business strategy bersama para mahasiswa Program Magister Teknologi Informasi di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Sementara itu functional strategy akan dibahas inggu depan. Tujuan pertemuan ini bukan semata-mata memperkenalkan konsep manajemen strategis, melainkan […]
oleh: Riri Satria Ada buku-buku yang bukan sekadar dibaca, tetapi meninggalkan jejak, membentuk cara kita memandang dunia, bahkan menentukan arah langkah hidup kita. Bagi saya, salah satunya adalah buku "The Road Ahead" karya Bill Gates, CEO Microsoft, yang pertama kali terbit pada tahun 1995 dan kemudian diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dengan judul "Masa Depan […]
RILISID, nasional — Oleh Riri Satria Ancaman siber melalui email atau surat elektronik kian terasa nyata dan mengkhawatirkan. Data terbaru menunjukkan bahwa hampir separuh lalu lintas email global sepanjang 2025 bukanlah komunikasi yang sah, melainkan spam yang membawa risiko keamanan serius. Lanskap keamanan digital pada tahun 2025 menandai pergeseran taktik kriminal siber yang semakin canggih, terarah, […]
Catatan Buku "Nexus" karya Yuval Noah Harari oleh: Riri Satria Dalam buku terbarunya "Nexus: A Brief History of Information Networks from the Stone Age to AI" (2024), ilmuwan Yuval Noah Harari mengajak kita menengok ulang satu benang merah yang kerap luput dari perhatian kita bahwa sejarah manusia, pada dasarnya, adalah sejarah tentang bagaimana informasi mengalir, […]
oleh: Riri Satria Jakarta sebagai kota pelabuhan menyimpan dua museum bertema kemaritiman yang kerap dianggap serupa, padahal sejatinya menawarkan cara pandang yang berbeda tentang laut dan sejarahnya. Museum Bahari Jakarta dan Museum Maritim Indonesia sama-sama berbicara tentang laut, punya semangat yang sama, tetapi lahir dari pengelola, dan tujuan yang tidak sama. Perbedaan itulah yang membuat […]
oleh: Riri Satria Sebagai seseorang yang hidup di persimpangan ilmu komputer, teknologi digital, ekonomi digital, dan ekosistem maritim, saya terbiasa berpikir dalam sistem, model, dan arsitektur teknologi. Namun laut dengan arus, pasang, dan ketidakpastiannya selalu mengingatkan bahwa tidak semua hal bisa direduksi menjadi algoritma atau baris kode. Di titik inilah buku-buku Bill Gates terasa relevan […]
Catatan atas buku-buku karya Yuval Noah Harari oleh: Riri Satria Apakah Anda sudah membaca buku-buku karya Yuval Noah Harari? Saya sarankan Anda membacaya, terlepas dari soal setuju atau tidaknya dengan berbagai pemikiran yang terdapat dalam buku-buku tersebut. Yuval Noah Harari adalah seorang sejarawan serta pemikir global, yang dikenal luas karena kemampuannya membaca sejarah manusia secara […]
oleh: Riri Satria Beberapa hari yang lalu saya menerima sebuah undangan dari dua sahabat, Nofa Farida Lestari dan Wulan Suherii dari Musee ID museeid.com, untuk menghadiri dan terlibat dalam inisiatif United Nations Information Center yang bekerja sama dengan Musee ID menghadirkan SDGs Corner di Museum Bahari Jakarta. Buat saya undangan itu sederhana, tetapi maknanya terasa […]
oleh: Riri Satria Ketika kemarin membahas topik Digital Environment and Marketplace bersama mahasiswa di kelas program Magister Teknologi Informasi Fakultas Ilmu Komputer Unversitas Indonesia di kampus Salemba, diskusi berlangsung seru dan hidup. Pertanyaan datang bertubi-tubi, tidak hanya soal digital marketing, long tail economy, penetrasi generative AI ke dalam dunia bisnis atau industri, tetapi juga tentang […]
oleh: Riri Satria Saya membaca tulisan jurnal hasil riset eksperimen di bidang AI berjudul "Do Machines Have Personality?" dengan perasaan yang tidak sepenuhnya netral. Tentu da rasa ingin tahu yang dalam. Tapi juga ada kegelisahan sejenis getaran batin yang biasanya muncul ketika batas-batas lama mulai retak, dan kita dipaksa meninjau ulang sesuatu yang selama ini […]
RILISID, nasional — Oleh Riri Satria Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia tidak hanya hidup berdampingan dengan laut, tetapi tumbuh dan bergerak bersamanya. Di titik temu antara daratan dan perairan itulah pelabuhan hadir, bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan simpul strategis yang menghubungkan ekonomi, sosial, budaya, hingga geopolitik bangsa. Pelabuhan adalah wajah Indonesia yang menghadap ke dunia […]
oleh : Riri Satria Saya selalu percaya bahwa museum, galeri, dan monumen bukan sekadar ruang penyimpanan benda-benda masa lalu. Ia adalah ruang ingatan kolektif, tempat identitas dibentuk, dan nilai-nilai kebudayaan diwariskan. Namun di hadapan derasnya arus transformasi digital, saya juga menyadari satu hal penting: ingatan tidak cukup hanya dijaga, ia harus terus dihidupkan. Itulah kegelisahan […]
oleh: Riri Satria Saya sering berdiri cukup lama di depan rak buku di sebelah kiri itu. Bukan untuk menghitung berapa judul yang sudah terbit, melainkan untuk mengingat kembali siapa saya pada saat menulis masing-masing buku. Rak di sisi kiri itu adalah masa lalu yang membeku dalam bentuk kertas: gagasan, kegelisahan, keyakinan, dan juga keraguan yang […]
oleh: Riri Satria Berbicara tentang Pelindo sesungguhnya bukan sedang membicarakan sebuah perusahaan semata, melainkan sedang membuka kembali hubungan panjang bangsa ini dengan laut. Pelabuhan bukanlah sebagai objek teknis semata, tetapi sebagai simpul sejarah, ekonomi, dan masa depan Indonesia. Pelabuhan adalah “jembatan dua hati” antara foreland dan hinterland, antara laut dan darat, antara global dan lokal. […]
oleh: Riri Satria Saya menulis bukan karena selalu tahu apa yang ingin saya katakan, melainkan karena ada sesuatu di dalam diri yang tidak pernah benar-benar tenang jika dibiarkan hanya berputar di kepala. Pikiran sering kali berisik, meloncat ke sana kemari, penuh pertanyaan. Menulis memaksa saya berhenti sejenak, duduk, lalu menyusun semuanya dengan lebih jujur. Dalam […]
Sebuah Refleksi tentang Perjalanan Karir oleh: Riri Satria Bandara dan pelabuhan laut selalu terasa seperti dua ruang yang berbeda, tetapi bagi saya, keduanya adalah rumah yang saling terhubung. Medium dan lanskapnya memang berlainan, langit dan laut, kaca dan baja, kecepatan dan kesabaran, namun denyutnya serupa. Keduanya adalah ruang peralihan, tempat manusia, barang, dan harapan bergerak […]
oleh: Riri Satria Topik ini tadi sempat saya bahas di kelas bersama para mahasiswa saya. Oh well, dulu saya mengira teknologi itu seperti alat tulis, kita pegang, kita pakai, lalu kita simpan kembali. Ia netral, diam, serta menunggu perintah. Tapi semakin lama saya berkutat dengan dunia sistem informasi, strategi digital, dan percakapan tentang masa depan, […]
Oleh: Riri Satria Setiap kali saya masuk kelas untuk membahas ekonomi digital dan transformasi digital, saya selalu merasa bahwa kita sebenarnya sedang membicarakan sesuatu yang jauh lebih besar daripada teknologi. Kita sedang membicarakan masa depan organisasi, masa depan daya saing, bahkan masa depan sebuah bangsa. Hari ini, pada kuliah perdana mata kuliah Digital Business Strategy […]
Pada tahun 2025, transaksi ekonomi digital diperkirakan se besar Rp 1.775 T. Ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan terus berkembang dengan nilai transaksi diprediksi akan mencapai US$124 miliar atau sekitar Rp1.775 triliun pada tahun 2025. Dengan proyeksi tersebut, Indonesia akan berada pada peringkat pertama di ASEAN sebagai negara dengan nilai transaksi ekonomi digital terbesar dengan kontribusi […]
RILISID, nasional — Oleh Riri Satria Ada masa ketika ekonomi dibicarakan lewat pasar, pabrik, dan pelabuhan. Kini ia bergerak lewat sinyal, server, dan layar kecil di genggaman tangan. Inilah era ekonomi digital. Laporan e-Conomy SEA yang disusun Bain & Company memperkirakan bahwa pada 2026 nilai ekonomi digital Indonesia akan melampaui USD 130 miliar dan ini yang […]
Tulisan ini saya buat ketika sedang berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Bukan di ruang kerja, bukan pula di kafe yang sunyi, melainkan di sebuah ruangan rapat sambil menunggu rapat dimulai. Saya berada di bandara ini bukan untuk terbang ke mana pun. Saya diundang menghadiri sebuah pertemuan atau rapat oleh pihak InJourney. Dalam perjalanan menuju ruang […]
Riri Satria adalah seorang pengamat ekonomi digital dan kreatif, sekaligus pencinta puisi yang lahir di Padang, Sumatera Barat, 14 Mei 1970. Sarjana Ilmu Komputer (S. Kom) dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia yang mengambil Magister Manajemen (MM) dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM ini tengah menempuh program S3 Doctor of Business Administration (DBA) di Paris School […]
Era digital ini dengan segala kemajuannya seperti kecerdasan buatan, metaverse, bahkan media sosial sederhana pun seperti Facebook ini memiliki potensi dahsyat untuk melakukan rekayasa terhadap persepsi atau perception engineering. Ya, sekarang eranya post truth society dan dunia penuh dengan yang namanya perseption engineering. Saat ini, perception is the reality, walaupun mereka yang sanggup berpikir […]
Mengawali tulisan ini, saya ingin mengucapkan alhamdulillah puji syukur kepada Allah Jalla wa Alaa atas segala karunia di setiap detik dan hela napas pada hamba-hamba-Nya. Saya mengucapkan selamat serta ikut bangga dan bahagia atas amanah baru yang diembankan negara kepada Ketua Komunitas Jagat Sastra Milenia (JSM), abang, sahabat, penyair, sang inspirator Riri Satria sebagai Komisaris Utama […]
oleh: Riri Satria Hari ini adalah Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2024. Kita memperingatinya saat ini dengan meresmikan Digital Maritime Development Center (DMDC) PT. Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) / Pelindo Solusi Digital (PSD), yang sama-sama kita banggakan. Ini adalah pusat penelitian, pengembangan, dan inovasi solusi digital terintegrasi untuk ekosistem logistik maritim di Indonesia. […]
Assalamu alaikum wr wb. Salam dari Arafah, Mekkah Al Mukarramah. Tahukah sahabat bahwa nama Sukarno sangat terkenal di Arafah? Ya, pohon yang di belakang saya itu disebut oleh orang sini sebagai Pohon Sukarno. Pohon Soekarno di Padang Arafah adalah warisan hijau yang berasal dari usulan Presiden Sukarno saat melaksanakan ibadah haji pada tahun 1955. Usulan […]