Riri Satria Lecturer - Researcher - Poetry & Coffee Lover
oleh: Riri Satria Kadang saya duduk sendiri dan merenung, bertanya-tanya, apa sebenarnya yang dimaksud ketika seseorang berkata sesuatu itu “ilmiah” atau “scientifically proven”? Di permukaan, kata-kata itu terdengar tegas, seolah menutup ruang keraguan. Tapi ketika saya menyelami lebih dalam, saya menyadari bahwa ilmu pengetahuan itu penuh nuansa, sama seperti hidup itu sendiri. Ilmu pengetahuan bukan […]
by Selena F. Lie I first got to know Riri Satria not as a poet, but as someone deeply immersed in the world of digital technology such as algorithms, artificial intelligence, the Internet of Things, and everything around it. He’s always been a fascinating person to talk to. His thinking is sharp and structured, but […]
oleh: Selena F. Lie Kali ini saya menulis dalam bahasa Indonesia, walaupun pada umumnya saya menggunakan bahasa Inggris. Mohon dimaafkan apabila terdapat kekurangan dalam penggunaan bahasa Indonesia. Membaca buku puisi "Jendela" (2016) seperti membuka catatan harian yang tidak secara khusus dimaksudkan sebagai catatan harian. Buku ini bagaikan perjalanan seorang individu yang tidak semata-mata berupaya menjadi […]
oleh: Riri Satria Ada momen dalam hidup ketika ilmu pengetahuan berhenti menjadi sekadar akumulasi logika, dan berubah menjadi pengakuan paling jujur tentang apa arti menjadi manusia. Di titik itulah saya membayangkan Randy Pausch berdiri, bukan lagi sebagai profesor di Carnegie Mellon University, bukan lagi sebagai pakar human–computer interaction, melainkan sebagai seorang manusia yang tahu waktunya […]
BETWEEN TWILIGHT, THE COSMOS, AND A SILENCE THAT NEVER ENDS: A NOTE FOR "SILUET, SENJA, DAN JINGGA" 2019 POETRY BOOK BY RIRI SATRIA by: Selena Fortuna Lie This time, I choose to write this reflection a little differently, in a descriptive-reflective tone, tracing the familiar rhythm of how Riri Satria writes his poems, unhurried, unforced, […]
oleh: Riri Satria Ada bagian dari hari yang selalu saya nantikan, justru ketika tidak ada tuntutan apa pun. Bukan karena saya ingin benar-benar berhenti, tetapi karena di situlah saya merasa kembali menjadi diri saya sendiri. Di waktu-waktu luang itu, saya menyadari ada beberapa hal yang hampir selalu saya lakukan, berulang, konsisten, dan tanpa terasa telah […]
oleh: Riri Satria Ada masa ketika hidup terasa lebih sederhana, ketika jarak diukur dengan langkah kaki, ketika kabar datang lewat suara, bukan notifikasi, ketika dunia seolah bergerak lebih pelan, memberi ruang bagi manusia untuk benar-benar merasa dekat dengan realita alam dan kehidupan sosial. Kenangan itu sesekali datang, seperti angin sore yang membawa aroma masa lalu. […]
oleh: Riri Satria Ada semacam keyakinan lama yang diam-diam kita warisi padahal tidak tepat, bahwa orang terbaik untuk sebuah jabatan adalah mereka yang paling pintar atau kompeten. Kita tumbuh dengan logika meritokrasi yang sederhana, siapa yang paling kompeten, dialah yang paling layak. Namun semakin lama kita berada di dalam organisasi, semakin kita sadar bahwa kenyataan […]
Puisi, aku menulismu seperti menulis napas di dunia yang makin pandai menghitung segalanya ketika sains tumbuh seperti hutan logika dan teknologi berlari tanpa ingin menoleh kau tetap berjalan pelan di dalam dada menjaga sesuatu yang tak bisa diukur. Kau bukan algoritma yang rapi bukan rumus yang selesai dalam satu jawaban kau adalah getar yang […]
Aku bermimpi Depok tahun 2050 Depok tumbuh bukan sekadar kota yang penuh asap knalpot kendaraan bising dan manusia lalu-lalang dalam mimpiku Depok adalah taman gagasan tempat ide-ide muda berakar lalu bermekaran dan menjulang jadi menara cahaya. Aku membaca Depok dari kemarin, sekarang, dan akan datang dari kaboratoriu kampus ke kampus yang tak pernah tidur […]
oleh: Riri Satria Ada momen-momen dalam hidup ketika kita merasa perlu menarik diri sejenak dari segala yang terasa berat, kompleks, dan menuntut rasionalitas tinggi. Kita menutup buku, menjauh dari layar yang penuh angka dan ancaman siber, mengendapkan diskusi tentang laut, pelabuhan, atau teori yang terlalu padat untuk dicerna setiap hari. Lalu, entah bagaimana, kita kembali […]
oleh: Riri Satria Tiga hari menjelang Idul Fitri yang lalu, ketika suasana batin biasanya mulai dipenuhi rasa pulang, maaf, dan harapan baru, sebuah pesan masuk dari seorang sahabat lama yang nyaris hilang dari peredaran hidup saya. Sudah dua atau tiga tahun kami tidak berjumpa, tidak bertukar kabar, dan tiba-tiba saja ia hadir kembali, seperti fragmen […]
oleh: Riri Satria Belakangan ini saya banyak dihubungi dan ditanya oleh para sahabat, baik dari media maupun sahabat lainnya, tentang Palantir Technologies. Benda apakah ini? Organisasi apakah ini? Bagaimana cara bekerjanya dan sebagainya. Semoga tulisan singkat ini bisa menjawab keingintahuan teman-teman pada tingkat tertentu. Palantir adalah perusahaan perangkat lunak asal Amerika yang bergerak di bidang […]
RILISID, NASIONAL — Oleh Riri Satria Ada sesuatu yang terasa ganjil ketika kita membicarakan krisis energi atau BBM. Di satu sisi, dunia sedang berisik oleh ketegangan geopolitik di Teluk Persia, harga minyak yang merangkak naik, dan bayang-bayang kelangkaan BBM yang perlahan masuk ke percakapan sehari-hari. Di sisi lain, kita duduk di depan layar, mengetik, bekerja, seolah-olah […]
oleh: Riri Satria Angka-angka dalam tulisan ini saya peroleh dari berbagai sumber publik di internet yang dapat diakses oleh siapa saja, mulai dari laporan media, pernyataan lembaga seperti Kadin, hingga rilis kementerian dan otoritas terkait. Tidak ada analisis yang mendalam dalam arti penelitian akademik yang ketat dan ini lebih merupakan sebuah refleksi atas berbagai data […]
Pada tahun 2025, transaksi ekonomi digital diperkirakan se besar Rp 1.775 T. Ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan terus berkembang dengan nilai transaksi diprediksi akan mencapai US$124 miliar atau sekitar Rp1.775 triliun pada tahun 2025. Dengan proyeksi tersebut, Indonesia akan berada pada peringkat pertama di ASEAN sebagai negara dengan nilai transaksi ekonomi digital terbesar dengan kontribusi […]
Era digital ini dengan segala kemajuannya seperti kecerdasan buatan, metaverse, bahkan media sosial sederhana pun seperti Facebook ini memiliki potensi dahsyat untuk melakukan rekayasa terhadap persepsi atau perception engineering. Ya, sekarang eranya post truth society dan dunia penuh dengan yang namanya perseption engineering. Saat ini, perception is the reality, walaupun mereka yang sanggup berpikir […]
Mengawali tulisan ini, saya ingin mengucapkan alhamdulillah puji syukur kepada Allah Jalla wa Alaa atas segala karunia di setiap detik dan hela napas pada hamba-hamba-Nya. Saya mengucapkan selamat serta ikut bangga dan bahagia atas amanah baru yang diembankan negara kepada Ketua Komunitas Jagat Sastra Milenia (JSM), abang, sahabat, penyair, sang inspirator Riri Satria sebagai Komisaris Utama […]
Riri Satria adalah seorang pengamat ekonomi digital dan kreatif, sekaligus pencinta puisi yang lahir di Padang, Sumatera Barat, 14 Mei 1970. Sarjana Ilmu Komputer (S. Kom) dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia yang mengambil Magister Manajemen (MM) dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM ini tengah menempuh program S3 Doctor of Business Administration (DBA) di Paris School […]
oleh: Riri Satria Hari ini adalah Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2024. Kita memperingatinya saat ini dengan meresmikan Digital Maritime Development Center (DMDC) PT. Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) / Pelindo Solusi Digital (PSD), yang sama-sama kita banggakan. Ini adalah pusat penelitian, pengembangan, dan inovasi solusi digital terintegrasi untuk ekosistem logistik maritim di Indonesia. […]
MENJAWAB TANTANGAN, MENJEMPUT MASA DEPAN SASTRA KOTA Ketika UNESCO menetapkan Jakarta sebagai City of Literature pada tahun 2021, banyak dari kita yang bersorak—dengan bangga, tentu saja. Sebuah pengakuan internasional untuk kota yang sibuk, padat, dan penuh riuh—tapi ternyata juga menyimpan denyut sastra yang tak pernah mati. Namun bersamaan dengan sorak itu, sebuah pertanyaan segera […]
Assalamu alaikum wr wb. Salam dari Arafah, Mekkah Al Mukarramah. Tahukah sahabat bahwa nama Sukarno sangat terkenal di Arafah? Ya, pohon yang di belakang saya itu disebut oleh orang sini sebagai Pohon Sukarno. Pohon Soekarno di Padang Arafah adalah warisan hijau yang berasal dari usulan Presiden Sukarno saat melaksanakan ibadah haji pada tahun 1955. Usulan […]
Mungkinkah seseorang mengeluti 3 profesi sekaligus secara serius dan sepenuh hati?. Bisa. Inilah yang dilakukan oleh Riri Satria, Sang Polymath Di suatu siang, Riri memasuki pelataran Taman Ismail Marzuki (TIM) dengan santai. Berkaos oblong, bercelana jeans serta beralas sandal. Di perjalanan memasuki sebuah ruang sastra, ia bertegur sapa dengan sejumlah seniman yang sedang berkumpul. Tanpa […]