Riri Satria
KATEGORI
  • Dokumen
  • Terkini
  • Teknologi & Transformasi Digital
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Sastra (Puisi dan Esai)
  • Apa Kata Media?
  • Apa Kata Sahabat?
  • Terkini

    Di zaman ketika layar ponsel nyaris tak pernah jauh dari genggaman, kita sering merasa sudah “melek digital”. Kita bisa mengunduh aplikasi, membuat akun media sosial, berbelanja online, bahkan mengatur keuangan lewat satu sentuhan jari. Namun, benarkah semua itu sudah cukup untuk disebut sebagai literasi digital? Jawabannya, jelas belum! Literasi digital atau kecakapan digital bukan semata […]

    Oleh 09 Jan 2026

    Beberapa hari yang lalu, saya terlibat diskusi ringan namun hangat tentang Madilog bersama beberapa sahabat. Tidak ada forum resmi, tidak ada podium, hanya beberapa cangkir kopi, dan obrolan yang mengalir dari satu topik ke topik lain. Anehnya dari percakapan santai itu, saya justru kembali disadarkan pada satu hal penting yaitu betapa radikal dan relevan gagasan […]

    Oleh 09 Jan 2026

    Ringkasan wawancara saya oleh DAAI TV, Kamis 8 Januari 2026 --- Jika pengguna media sosial melarang aplikasi pihak ketiga untuk mengolah data mereka, apakah itu berpengaruh terhadap respons AI? --- Di tengah meningkatnya kesadaran soal privasi digital, semakin banyak pengguna media sosial memilih untuk melarang aplikasi pihak ketiga mengolah data pribadi mereka. Tentu muncul pertanyaan […]

    Oleh 08 Jan 2026

    Cinta, bagi banyak orang, adalah ruang paling rapuh dalam hidup. Di sanalah harapan tumbuh, kepercayaan diberikan, dan logika sering kali diturunkan derajatnya. Love scamming hadir justru dengan memanfaatkan kerentanan itu. Ia bukan sekadar penipuan finansial, melainkan pengkhianatan emosional yang menyasar sisi paling manusiawi dari diri seseorang, yaitu kebutuhan untuk dicintai dan diterima. Dalam love scamming, […]

    Oleh 08 Jan 2026

    oleh: Riri Satria Dalam eksistensialisme, manusia tidak pernah lahir dengan makna yang sudah selesai. Kita dilempar ke dunia atau "thrownness", menurut Heidegger tanpa petunjuk yang pasti. Di tengah keterlemparan itu, saya sering merasa pikiran berserakan, emosi tak bernama, dan hidup bergerak tanpa sempat saya pahami. Di situlah menulis mulai terasa bukan sebagai pilihan, melainkan sebagai […]

    Oleh 08 Jan 2026

    Masih dalam rangka saya menata ulang rak buku di rumah yang hanya pekerjaan rumah yang tertunda, membereskan ruang kerja, mengelap debu, memindahkan buku-buku yang terlalu lama berdiri tanpa disentuh. Namun seperti banyak hal dalam hidup, pekerjaan yang tampak remeh itu tiba-tiba berubah menjadi perjalanan batin. Saya menemukan kembali buku-buku futuristik, bacaan lama yang dulu begitu […]

    Oleh 08 Jan 2026

    oleh: Riri Satria Saya tidak sedang mencari apa pun ketika mulai menata ulang buku-buku di ruang kerja dan perpustakaan pribadi di rumah. Ini pekerjaan biasa, membersihkan debu, menyusun ulang rak, memindahkan sebagian buku yang sudah lama tak tersentuh. Namun seperti banyak peristiwa reflektif dalam hidup, justru dari hal remeh itulah kesadaran muncul. Di satu sudut […]

    Oleh 07 Jan 2026

    oleh: Riri Satria Sejarah tidak selalu berjalan sebagai kisah kepahlawanan yang rapi. Ia sering hadir sebagai dentuman, keras, mendadak, dan meninggalkan retakan panjang dalam ingatan kolektif. Gedor Depok adalah salah satu dentuman itu. Ia bukan sekadar peristiwa kekerasan lokal dalam masa Revolusi Indonesia, melainkan simpul penting untuk memahami bagaimana revolusi, identitas, dan emosi kolektif dapat […]

    Oleh 07 Jan 2026

    oleh: Riri Satria Tulisan ini lahir dari sebuah pertanyaan sederhana yang diajukan seorang sahabat jurnalis kepada saya, apakah Amerika Serikat menggunakan AI dalam operasi militernya terhadap Venezuela? Lalu saya mencoba menelusuri berbagai sumber yang dapat saya akses, analisis teknologi, dan berita internasional, dan semakin terasa bahwa jawaban atas pertanyaan itu tidak berdiri di satu titik, […]

    Oleh 07 Jan 2026

    oleh: Riri Satria Ada momen-momen yang terasa sangat pribadi, tetapi justru di situlah percakapan paling jujur dengan diri sendiri terjadi. Bagi saya, momen itu hadir ketika saya kembali menemukan sepuluh buku ini yang terdiri dari empat karya Jared Diamond dan enam karya David C. Korten, saat membereskan dan menata ulang buku-buku di ruang kerja, perpustakaan […]

    Oleh 06 Jan 2026

    Sudah banyak saya memotret kabel-kabel kusut di berbagai tempat. Nah kali ini saya iseng-iseng bikin tulisan diinspirasi oleh kabel kusut. Jangan-jangan menggambarkan kekusutan kita saat ini. Supaya terlihat sok hebat dan serius, saya sertakan sedikit soal eksistensial dan postmodernisme. Semoga tidak tambah kusut ya 😁 Kadang hal-hal yang paling sederhana justru paling jujur. Misalnya kabel-kabel […]

    Oleh 05 Jan 2026

    Berat rasanya menulis kalimat perpisahan ini. Akhirnya, satu per satu, buku-buku yang selama ini menghuni ruang kerja dan perpustakaan pribadi saya berpamitan dari rumah kami. Sebagian di antaranya telah menetap lebih dari 15 tahun menyaksikan perubahan zaman, pergantian fase hidup, juga pertumbuhan cara berpikir saya. Sekitar seribu buku kini berpindah tangan, meninggalkan rak-rak yang selama […]

    Oleh 03 Jan 2026

    Catatan untuk Buku Terbaru Karya Rissa Churria “Tiga Penjaga Rahasia Lumora” oleh: Riri Satria Selamat untuk Rissa Churria atas terbitnya buku terbarunya “Tiga Penjaga Rahasia Lumora”. Kali ini Rissa memang agak lain dengan melangkah sedikit keluar dari jalur yang selama ini akrab dengannya yaiu puisi dan esai. Kali ini ia memilih wilayah lain yaitu cerita […]

    Oleh 03 Jan 2026

    Ada satu rak buku di rumah yang kemarin tiba-tiba menjadi pusat perhatian. Bukan karena sampulnya mewah atau judulnya provokatif, melainkan karena isinya yaitu deretan jilid tesis, tebal, formal, nyaris kaku, yang menyimpan cerita jauh lebih manusiawi daripada sekadar good theory, good data, good methodology dan daftar pustaka. “Ini buku-buku apa?” tanya kawan-kawan yang sedang memilih […]

    Oleh 03 Jan 2026

    Dua mandau itu selama bertahun-tahun setia menghuni ruang kerja dan perpustakaan pribadi saya. Diam, tergantung atau tersandar rapi, seolah hanya menjadi artefak estetika, sekadar penanda eksotisme atau cendera mata perjalanan. Namun ketika ruang-ruang di rumah ditata ulang, saya menyadari sesuatu bahwa mandau-mandau itu tidak sekadar benda. Mereka adalah simpul ingatan. Mereka bernapas. Mandau itu saya […]

    Oleh 03 Jan 2026

    oleh: Riri Satria Ketika saya duduk menatap layar laptop di awal tahun 2026, rasanya seperti berada di persimpangan antara antusiasme dan kegelisahan. Angka-angka ekonomi digital terus bermunculan, memukau sekaligus menuntut kita untuk merenung, apa makna semua pertumbuhan itu bagi kehidupan kita? Bukan hanya secara statistik, tetapi secara manusiawi. Indonesia telah memasuki tahun 2026 sebagai mesin […]

    Oleh 02 Jan 2026

    oleh: Riri Satria Poetry is a sociohistorical record of both facts and emotion — Rosemarie Dombrowski   Saya selalu percaya bahwa puisi bukan sekadar susunan kata yang indah atau permainan metafora yang memikat. Puisi adalah jejak. Ia merekam sesuatu yang sering luput dari arsip sejarah resmi yaitu emosi, luka, ketakutan, harapan, dan kesunyian manusia. Jika […]

    Oleh 01 Jan 2026

    RILISID, nasional — Oleh Riri Satria Memasuki tahun 2026, kata yang paling sering saya dengar dari para ekonom bukanlah optimisme, melainkan kewaspadaan. Bukan karena Indonesia rapuh, tetapi justru karena dunia sedang tidak baik-baik saja. Gejolak ekonomi global sepanjang 2025 mulai dari ketegangan dagang, dampak resiprokal tarif, hingga arah kebijakan moneter negara-negara besar telah meninggalkan riak […]

    Oleh 01 Jan 2026

    Alhamdulillah, sebuah kata yang kita ucapkan perlahan, seperti menaruh tangan di dada sendiri, merasakan denyut hidup yang masih setia berdetak. Itu bukan sekedar ucapan syukur, melainkan pengakuan bahwa kita telah sampai sejauh ini, melewati tahun 2025 dan tahun-tahun sebelumnya dengan segala liku, jatuh bangun, tawa yang singkat, dan perjalanan yang panjang. Ada hari-hari ketika kita […]

    Oleh 01 Jan 2026

    Waktu berdiri di ambang pintu menoleh sebentar ke belakang pada jejak-jejak yang tak selalu rapi namun jujur pernah kita tapaki Langit menahan napasnya kembang api menyala sebentar lalu padam seperti banyak keinginan yang sempat bersinar, lalu belajar untuk ikhlas. Di antara detik yang menua dan lahir kembali kita duduk dalam hening yang lebih dewasa tidak […]

    Oleh 31 Dec 2025

    Sebuah Catatan untuk Buku Kumpulan Puisi Terbaru karya Emi Suy, "Perempuan Mesti Bisa Menjahit, Setidaknya Menjahit Lukanya Sendiri" oleh: Riri Satria Selamat untuk sahabat saya, penyair  Emi Suy atas terbitnya buku kumpulan puisi terbaru berjudul "Perempuan Mesti Bisa Menjahit, Setidaknya Menjahit Lukanya Sendiri". Buku ini merangkum puisi-puisi karya Emi Suy dalam kurun waktu tahun 2022- […]

    Oleh 31 Dec 2025

    Hujan turun pelan menjelang pergantian tahun. Tidak tergesa, tidak pula dramatis. Ia hadir seperti seseorang yang datang tanpa banyak bicara, tetapi membawa pesan yang sulit diabaikan. Di bawah langit yang basah, saya mendapati diri saya diam lebih lama dari biasanya memandangi tetes air yang jatuh, seolah masing-masing menyimpan sepotong cerita dari tahun yang hendak ditinggalkan. […]

    Oleh 31 Dec 2025

    Ada momen-momen tertentu ketika waktu seolah berhenti sejenak, memberi kita ruang untuk menarik napas lebih dalam. Pergantian tahun adalah salah satunya. Di titik ini, 2025 sudah mulai bergeser berdiri di belakang kita, bukan sekadar sebagai angka, tetapi sebagai rangkaian pengalaman, kenangan, luka kecil, kemenangan sunyi, dan pelajaran yang tak selalu kita minta, namun tetap kita […]

    Oleh 31 Dec 2025

    Sebuah Refleksi Pribadi di Era Postmodernisme oleh: Riri Satria Saya sering merasa hidup di zaman yang ganjil sekaligus menantang. Dunia bergerak cepat dipenuhi data, grafik, algoritma, dan target ekonomi. Namun di saat yang sama, ada ruang-ruang sunyi dalam diri yang menolak untuk dijelaskan sepenuhnya oleh angka. Barangkali di situlah saya menemukan diri sebagai apa yang […]

    Oleh 30 Dec 2025

    Konten Populer

    • Pada tahun 2025, transaksi ekonomi digital diperkirakan se besar Rp 1.775 T. Ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan terus berkembang dengan nilai transaksi diprediksi akan mencapai US$124 miliar atau sekitar Rp1.775 triliun pada tahun 2025. Dengan proyeksi tersebut, Indonesia akan berada pada peringkat pertama di ASEAN sebagai negara dengan nilai transaksi ekonomi digital terbesar dengan kontribusi […]

      Jul 02, 2025
    • RILISID, nasional — Oleh Riri Satria Ada masa ketika ekonomi dibicarakan lewat pasar, pabrik, dan pelabuhan. Kini ia bergerak lewat sinyal, server, dan layar kecil di genggaman tangan. Inilah era ekonomi digital. Laporan e-Conomy SEA yang disusun Bain & Company memperkirakan bahwa pada 2026 nilai ekonomi digital Indonesia akan melampaui USD 130 miliar dan ini yang […]

      Jan 23, 2026
    • Tulisan ini saya buat ketika sedang berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Bukan di ruang kerja, bukan pula di kafe yang sunyi, melainkan di sebuah ruangan rapat sambil menunggu rapat dimulai. Saya berada di bandara ini bukan untuk terbang ke mana pun. Saya diundang menghadiri sebuah pertemuan atau rapat oleh pihak InJourney. Dalam perjalanan menuju ruang […]

      Jan 10, 2026
    • Riri Satria adalah seorang pengamat ekonomi digital dan kreatif, sekaligus pencinta puisi yang lahir di Padang, Sumatera Barat, 14 Mei 1970. Sarjana Ilmu Komputer (S. Kom) dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia yang mengambil Magister Manajemen (MM) dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM ini tengah menempuh program S3 Doctor of Business Administration (DBA) di Paris School […]

      Nov 14, 2021
    • Era digital ini dengan segala kemajuannya seperti kecerdasan buatan, metaverse, bahkan media sosial sederhana pun seperti Facebook ini memiliki potensi dahsyat untuk melakukan rekayasa terhadap persepsi atau perception engineering.   Ya, sekarang eranya post truth society dan dunia penuh dengan yang namanya perseption engineering. Saat ini, perception is the reality, walaupun mereka yang sanggup berpikir […]

      May 27, 2024
    • Mengawali tulisan ini, saya ingin mengucapkan alhamdulillah puji syukur kepada Allah Jalla wa Alaa atas segala karunia di setiap detik dan hela napas pada hamba-hamba-Nya. Saya mengucapkan selamat serta ikut bangga dan bahagia atas amanah baru yang diembankan negara kepada Ketua Komunitas Jagat Sastra Milenia (JSM), abang, sahabat, penyair, sang inspirator Riri Satria sebagai Komisaris Utama […]

      Apr 13, 2024
    •   oleh: Riri Satria Hari ini adalah Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2024. Kita memperingatinya saat ini dengan meresmikan Digital Maritime Development Center (DMDC) PT. Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) / Pelindo Solusi Digital (PSD), yang sama-sama kita banggakan. Ini adalah pusat penelitian, pengembangan, dan inovasi solusi digital terintegrasi untuk ekosistem logistik maritim di Indonesia. […]

      May 20, 2024
    • Assalamu alaikum wr wb. Salam dari Arafah, Mekkah Al Mukarramah. Tahukah sahabat bahwa nama Sukarno sangat terkenal di Arafah? Ya, pohon yang di belakang saya itu disebut oleh orang sini sebagai Pohon Sukarno. Pohon Soekarno di Padang Arafah adalah warisan hijau yang berasal dari usulan Presiden Sukarno saat melaksanakan ibadah haji pada tahun 1955. Usulan […]

      May 27, 2025

    Hari ini pas Hari Pelindo 1 Oktober, Paltform Digital Adhara resmi dipergunakan

    HAPPY 14 ANNIVERSARY Pelindo Solusi Digital - PSD

    Next Event: Cultural Resilience Conference 2026

    Recent Event: The 3rd Annual OSH Asia’s Summit 2026

    Riri Satria On Big Thinkers Podcast

    video
    play-sharp-fill

    BRANDING YANG TERBAIK


    F R I E N D S


    Hide picture