Riri Satria Lecturer - Researcher - Poetry & Coffee Lover
Hujan turun pelan menjelang pergantian tahun. Tidak tergesa, tidak pula dramatis. Ia hadir seperti seseorang yang datang tanpa banyak bicara, tetapi membawa pesan yang sulit diabaikan. Di bawah langit yang basah, saya mendapati diri saya diam lebih lama dari biasanya memandangi tetes air yang jatuh, seolah masing-masing menyimpan sepotong cerita dari tahun yang hendak ditinggalkan. […]
Ada momen-momen tertentu ketika waktu seolah berhenti sejenak, memberi kita ruang untuk menarik napas lebih dalam. Pergantian tahun adalah salah satunya. Di titik ini, 2025 sudah mulai bergeser berdiri di belakang kita, bukan sekadar sebagai angka, tetapi sebagai rangkaian pengalaman, kenangan, luka kecil, kemenangan sunyi, dan pelajaran yang tak selalu kita minta, namun tetap kita […]
Sebuah Refleksi Pribadi di Era Postmodernisme oleh: Riri Satria Saya sering merasa hidup di zaman yang ganjil sekaligus menantang. Dunia bergerak cepat dipenuhi data, grafik, algoritma, dan target ekonomi. Namun di saat yang sama, ada ruang-ruang sunyi dalam diri yang menolak untuk dijelaskan sepenuhnya oleh angka. Barangkali di situlah saya menemukan diri sebagai apa yang […]
Ada tempat-tempat tertentu yang tidak sekadar kita kunjungi, tetapi diam-diam membentuk siapa diri kita. Bagi saya, tempat itu adalah pantai. Ia bukan hanya bentang alam dengan pasir dan ombak, melainkan ruang kenangan, ruang jeda, dan ruang perenungan yang selalu setia menunggu. Saya tumbuh di Padang, sebuah kota di pantai Barat pulau Sumatera, di sebuah tempat […]
Ada satu kebenaran yang sering kita pahami, tetapi jarang berani kita jalani di mana manusia tidak dapat menemukan lautan baru kecuali dia memiliki keberanian untuk melupakan pantai. Pantai adalah tempat aman, pasirnya ramah, ombaknya terukur, dan kita tahu persis ke mana kaki akan melangkah. Namun, justru karena itu, pantai sering kali menjadi simbol dari kenyamanan […]
Sebuah Refleksi Akhir Tahun 2025 dan Menyambut Tahun 2026 oleh: Riri Satria Manusia adalah makhluk yang berproses. Ia tidak pernah selesai. Seperti alam semesta yang terus mengembang, bergerak, dan berubah, manusia pun tumbuh melalui rangkaian peristiwa yang tak selalu bisa diprediksi. Proses itu tidak instan. Ia dipengaruhi oleh faktor internal yaitu nilai, keyakinan, keberanian, ketakutan, […]
Subuh adalah pembuka pintu hari anugerah yang turun diam-diam seperti embun di kelopak waktu yang rapuh datang membawa cermin bening memantulkan wajah hati apakah masih bersyukur? atau lelah oleh kemarin? yang belum sepenuhnya pergi. Jangan biarkan berlalu sebab di rahim gelap itu harapan mulai bernapas dibalut doa yang belajar berdiri sebelum dunia berteriak ia adalah […]
Malam datang tanpa tergesa, membawa suara alam sebagai sahabat setia, desir angin yang menyentuh daun, detak waktu yang berjalan pelan, dan keheningan yang tidak menuntut apa-apa. Inilah saat yang paling jujur untuk menoleh ke dalam diri, menyusun ulang kejadian yang berserakan sepanjang hari, memunguti pelajaran yang sering terlewat ketika terang masih terlalu bising. Malam mengajarkan […]
“Sastra tidak mati, ia hanya berpindah habitat,” ujar Penyair dan Sastrawan Riri Satria dalam wawancara khusus secara tertulis di Jakarta. Sabtu (27/12/2025), tentang Refleksi Sastra di Indonesia sepanjang tahun 2025 dan memasuki tahun 2026. Namun, lanjutnya, kendala utamanya masih berulang yaitu minimnya ekosistem pendukung yang berkelanjutan, bukan sekadar acara seremonial. “Literasi sastra sering terjebak elitis, […]
Penulis : Lasman S | : Editor 1 Penyair dan Sastrawan -yang juga Ketua Komunitas Jagat Sastra Milenia (JSM) -Riri Satria sedang diwawancarai oleh Jurnalis Lasman Simanjuntak di area Pusat Kesenian Jakarta (PKJ) Taman Ismail Marzuki (TIM) di Jakarta belum lama ini. JAKARTA– Sepanjang 2025 denyut literasi sastra di Indonesia tetap hidup, bahkan dalam beberapa […]
Ada masa dahulu ketika melihat sebuah foto saya percaya bahwa itu memang benar, yang ditampilkan oleh foto tersebut memang benar terjadi. Percaya bahwa apa yang terekam di sana adalah kenyataan. Percaya bahwa kamera, betapapun terbatasnya, masih menyisakan kejujuran. Hari ini, perasaan itu perlahan menghilang, bahkan mungkin sudah ambruk. Saya menatap layar dengan curiga. Setiap foto […]
Disclaimer: kedua foto ini adalah hasil rekayasa aplikasi AI, dibuat semata untuk kepentingan edukasi, terima kasih banyak Mbak Nunung Noor El Niel serta Rissa Churria atas kesediannya menjadi sampel
oleh: Riri Satria Ada satu kesadaran yang pelan-pelan tumbuh dalam diri saya, sering kali tanpa saya rencanakan: bahwa persamaan matematika, algoritma dan computer code, serta puisi, sesungguhnya berbagi satu hakikat yang sama. Ketiganya adalah upaya manusia untuk menjinakkan sesuatu yang kompleks, luas, dan sering kali tak terkatakan, ke dalam rangkaian simbol yang tampak sederhana di […]
Seiring dengan bertambahya usia serta merasakan banyak pengalaman hidup dan menuliskaya, saya semakin yakin bahwa sebuah tulisan itu bukanlah sekadar rangkaian kata. Ia adalah perjumpaan batin antara si penulis dengan si pembacaya. Di sanalah nilai sebuah tulisan diuji, bukan hanya pada seberapa rapi kalimatnya, tetapi apa yang ia tinggalkan di dalam diri orang yang membacanya. […]
Ada saat-saat ketika hidup terasa terlalu penuh dan jenuh oleh suara, oleh tuntutan, oleh pikiran-pikiran yang berdesakan tanpa sempat ditata. Di momen seperti itu, saya sering menyadari satu hal sederhana kita tidak selalu membutuhkan jawaban baru, kita hanya membutuhkan jarak dengan kejenuhan yang memenuhi diri kita itu, Jarak itu kadang bernama waktu, kadang bernama tempat […]
Pada tahun 2025, transaksi ekonomi digital diperkirakan se besar Rp 1.775 T. Ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan terus berkembang dengan nilai transaksi diprediksi akan mencapai US$124 miliar atau sekitar Rp1.775 triliun pada tahun 2025. Dengan proyeksi tersebut, Indonesia akan berada pada peringkat pertama di ASEAN sebagai negara dengan nilai transaksi ekonomi digital terbesar dengan kontribusi […]
Mengawali tulisan ini, saya ingin mengucapkan alhamdulillah puji syukur kepada Allah Jalla wa Alaa atas segala karunia di setiap detik dan hela napas pada hamba-hamba-Nya. Saya mengucapkan selamat serta ikut bangga dan bahagia atas amanah baru yang diembankan negara kepada Ketua Komunitas Jagat Sastra Milenia (JSM), abang, sahabat, penyair, sang inspirator Riri Satria sebagai Komisaris Utama […]
Era digital ini dengan segala kemajuannya seperti kecerdasan buatan, metaverse, bahkan media sosial sederhana pun seperti Facebook ini memiliki potensi dahsyat untuk melakukan rekayasa terhadap persepsi atau perception engineering. Ya, sekarang eranya post truth society dan dunia penuh dengan yang namanya perseption engineering. Saat ini, perception is the reality, walaupun mereka yang sanggup berpikir […]
oleh: Riri Satria Hari ini adalah Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2024. Kita memperingatinya saat ini dengan meresmikan Digital Maritime Development Center (DMDC) PT. Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) / Pelindo Solusi Digital (PSD), yang sama-sama kita banggakan. Ini adalah pusat penelitian, pengembangan, dan inovasi solusi digital terintegrasi untuk ekosistem logistik maritim di Indonesia. […]
Riri Satria adalah seorang pengamat ekonomi digital dan kreatif, sekaligus pencinta puisi yang lahir di Padang, Sumatera Barat, 14 Mei 1970. Sarjana Ilmu Komputer (S. Kom) dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia yang mengambil Magister Manajemen (MM) dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM ini tengah menempuh program S3 Doctor of Business Administration (DBA) di Paris School […]
MENJAWAB TANTANGAN, MENJEMPUT MASA DEPAN SASTRA KOTA Ketika UNESCO menetapkan Jakarta sebagai City of Literature pada tahun 2021, banyak dari kita yang bersorak—dengan bangga, tentu saja. Sebuah pengakuan internasional untuk kota yang sibuk, padat, dan penuh riuh—tapi ternyata juga menyimpan denyut sastra yang tak pernah mati. Namun bersamaan dengan sorak itu, sebuah pertanyaan segera […]
Assalamu alaikum wr wb. Salam dari Arafah, Mekkah Al Mukarramah. Tahukah sahabat bahwa nama Sukarno sangat terkenal di Arafah? Ya, pohon yang di belakang saya itu disebut oleh orang sini sebagai Pohon Sukarno. Pohon Soekarno di Padang Arafah adalah warisan hijau yang berasal dari usulan Presiden Sukarno saat melaksanakan ibadah haji pada tahun 1955. Usulan […]
Mungkinkah seseorang mengeluti 3 profesi sekaligus secara serius dan sepenuh hati?. Bisa. Inilah yang dilakukan oleh Riri Satria, Sang Polymath Di suatu siang, Riri memasuki pelataran Taman Ismail Marzuki (TIM) dengan santai. Berkaos oblong, bercelana jeans serta beralas sandal. Di perjalanan memasuki sebuah ruang sastra, ia bertegur sapa dengan sejumlah seniman yang sedang berkumpul. Tanpa […]
Riri Satria tentang Bencana Alam Sumatera