Riri Satria Lecturer - Researcher - Poetry & Coffee Lover
Kabar dibukanya Program Studi Sarjana Kecerdasan Artifisial (AI) di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI) mulai tahun ajaran 2026/2027 terasa seperti sebuah penanda zaman. Bagi saya pribadi, ini bukan sekadar informasi akademik, melainkan sinyal bahwa Indonesia sedang menata diri untuk tidak hanya menjadi pasar teknologi, tetapi juga ruang lahirnya para perancang dan pemikir AI. […]
Saya sering merasa pikiran ini seperti kabut. Ia datang tiba-tiba, berkelebat di kepala, lalu menghilang tanpa pamit. Banyak sekali gagasan yang sebenarnya bermakna, tetapi lenyap begitu saja karena tidak pernah saya tuliskan. Dari situlah saya semakin yakin bahwa menulis bukan sekadar aktivitas teknis, melainkan proses menyeberangkan sesuatu yang samar di dalam pikiran atau taci, menjadi […]
Setiap bulan Januari, ada sesuatu yang selalu terasa lebih sunyi dalam batin saya. Bukan sunyi yang kosong, melainkan sunyi yang dipenuhi kenangan, percakapan yang tak lagi terucap, dan kehadiran yang justru terasa semakin dekat dalam ingatan. Januari bagi keluarga besar kami bukan sekadar pergantian tahun, melainkan ruang waktu untuk kembali menyebut nama Ayahanda Chaidir Anwar, […]
oleh: Riri Satria Belakangan ini saya semakin merasa bahwa pembicaraan tentang AI sering berhenti terlalu cepat dan sempit. Ia sering dibatasi menjadi isu teknologi, soal perangkat lunak, algoritma, atau efisiensi kerja. Ringkasnya, seolah AI itu anya soal teknis semata. Padahal semakin saya membaca dan merenungkan berbagai buku tentang AI dan kepemimpinan, justru semakin kuat keyakinan […]
Tulisan ini saya buat ketika sedang berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Bukan di ruang kerja, bukan pula di kafe yang sunyi, melainkan di sebuah ruangan rapat sambil menunggu rapat dimulai. Saya berada di bandara ini bukan untuk terbang ke mana pun. Saya diundang menghadiri sebuah pertemuan atau rapat oleh pihak InJourney. Dalam perjalanan menuju ruang […]
Pagi ini, 10 Januari 2026, saya dikejutkan oleh kabar duka yang datang tiba-tiba. Sahabat saya, penyair Fahmi Wahid asal Kalimantan Selatan, telah berpulang menghadap Sang Khalik, di kampung halamannya di Kalimantan Selatan. Innalillahi wa inna ilaihi rajiāun. Dalam diam pagi, ingatan saya berjalan mundur. Saya mengenang almarhum Bang Fahmi sebagai seorang yang baik, rendah hati, […]
Disampaikan dalam sebuah diskusi tentang "Menulis Esai yang Baik dan benar" oleh: Riri Satria Saya sering mendengar orang berkata ingin menulis esai, tetapi segera mundur pelan-pelan karena satu bayangan besar yaitu takut tidak cukup pintar, takut salah, takut dianggap dangkal, serta takut kalah oleh buku-buku tebal dan istilah akademik yang terdengar serius. Padahal sejak awal, […]
oleh: Riri Satria Analisis yang bekembangĀ terkait serangan militer AS ke Venezuela baru-baru ini, terdapat pula penggunaan operasi siber atau serangan digital sebagai bagian dari strategi yang lebih luas, walau belum ada pengakuan resmi penuh dari pemerintah atau militer Amerika Serikat. Beberapa sumber independen dan pemantau jaringan menyebut bahwa dalam operasi tersebut kemungkinan ada serangan […]
oleh: Riri Satria "Di Bawah Bendera Revolusi" adalah buku paling favorit saya. Saya memiliki beberapa versi terbitan dan semuanya bukan saya beli sendiri, melainkan hadiah dari kolega dan sahabat. Barangkali itulah sebabnya hubungan saya dengan buku ini terasa personal ia hadir sebagai pemberian, sekaligus penanda perjumpaan intelektual. Bagi saya, inilah buku pamungkas yang membentuk nasionalisme […]
Di zaman ketika layar ponsel nyaris tak pernah jauh dari genggaman, kita sering merasa sudah āmelek digitalā. Kita bisa mengunduh aplikasi, membuat akun media sosial, berbelanja online, bahkan mengatur keuangan lewat satu sentuhan jari. Namun, benarkah semua itu sudah cukup untuk disebut sebagai literasi digital? Jawabannya, jelas belum! Literasi digital atau kecakapan digital bukan semata […]
Beberapa hari yang lalu, saya terlibat diskusi ringan namun hangat tentang Madilog bersama beberapa sahabat. Tidak ada forum resmi, tidak ada podium, hanya beberapa cangkir kopi, dan obrolan yang mengalir dari satu topik ke topik lain. Anehnya dari percakapan santai itu, saya justru kembali disadarkan pada satu hal penting yaitu betapa radikal dan relevan gagasan […]
Ringkasan wawancara saya oleh DAAI TV, Kamis 8 Januari 2026 --- Jika pengguna media sosial melarang aplikasi pihak ketiga untuk mengolah data mereka, apakah itu berpengaruh terhadap respons AI? --- Di tengah meningkatnya kesadaran soal privasi digital, semakin banyak pengguna media sosial memilih untuk melarang aplikasi pihak ketiga mengolah data pribadi mereka. Tentu muncul pertanyaan […]
Cinta, bagi banyak orang, adalah ruang paling rapuh dalam hidup. Di sanalah harapan tumbuh, kepercayaan diberikan, dan logika sering kali diturunkan derajatnya. Love scamming hadir justru dengan memanfaatkan kerentanan itu. Ia bukan sekadar penipuan finansial, melainkan pengkhianatan emosional yang menyasar sisi paling manusiawi dari diri seseorang, yaitu kebutuhan untuk dicintai dan diterima. Dalam love scamming, […]
oleh: Riri Satria Dalam eksistensialisme, manusia tidak pernah lahir dengan makna yang sudah selesai. Kita dilempar ke dunia atau "thrownness", menurut Heidegger tanpa petunjuk yang pasti. Di tengah keterlemparan itu, saya sering merasa pikiran berserakan, emosi tak bernama, dan hidup bergerak tanpa sempat saya pahami. Di situlah menulis mulai terasa bukan sebagai pilihan, melainkan sebagai […]
Masih dalam rangka saya menata ulang rak buku di rumah yang hanya pekerjaan rumah yang tertunda, membereskan ruang kerja, mengelap debu, memindahkan buku-buku yang terlalu lama berdiri tanpa disentuh. Namun seperti banyak hal dalam hidup, pekerjaan yang tampak remeh itu tiba-tiba berubah menjadi perjalanan batin. Saya menemukan kembali buku-buku futuristik, bacaan lama yang dulu begitu […]
Pada tahun 2025, transaksi ekonomi digital diperkirakan se besar Rp 1.775 T. Ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan terus berkembang dengan nilai transaksi diprediksi akan mencapai US$124 miliar atau sekitar Rp1.775 triliun pada tahun 2025. Dengan proyeksi tersebut, Indonesia akan berada pada peringkat pertama di ASEAN sebagai negara dengan nilai transaksi ekonomi digital terbesar dengan kontribusi […]
Mengawali tulisan ini, saya ingin mengucapkan alhamdulillah puji syukur kepada Allah Jalla wa AlaaĀ atas segala karunia di setiap detik dan hela napas pada hamba-hamba-Nya. Saya mengucapkan selamat serta ikut bangga dan bahagia atas amanah baru yang diembankan negara kepada Ketua Komunitas Jagat Sastra Milenia (JSM), abang, sahabat, penyair, sang inspirator Riri Satria sebagai Komisaris Utama […]
Era digital ini dengan segala kemajuannya seperti kecerdasan buatan, metaverse, bahkan media sosial sederhana pun seperti Facebook ini memiliki potensi dahsyat untuk melakukan rekayasa terhadap persepsi atau perception engineering. Ā Ya, sekarang eranya post truth society dan dunia penuh dengan yang namanya perseption engineering. Saat ini, perception is the reality, walaupun mereka yang sanggup berpikir […]
Ā oleh: Riri Satria Hari ini adalah Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2024. Kita memperingatinya saat ini dengan meresmikan Digital Maritime Development Center (DMDC) PT. Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) / Pelindo Solusi Digital (PSD), yang sama-sama kita banggakan. Ini adalah pusat penelitian, pengembangan, dan inovasi solusi digital terintegrasi untuk ekosistem logistik maritim di Indonesia. […]
Riri Satria adalah seorang pengamat ekonomi digital dan kreatif, sekaligus pencinta puisi yang lahir di Padang, Sumatera Barat, 14 Mei 1970. Sarjana Ilmu Komputer (S. Kom) dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia yang mengambil Magister Manajemen (MM) dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM ini tengah menempuh program S3 Doctor of Business Administration (DBA) di Paris School […]
MENJAWAB TANTANGAN, MENJEMPUT MASA DEPAN SASTRA KOTA Ā Ketika UNESCO menetapkan Jakarta sebagai City of Literature pada tahun 2021, banyak dari kita yang bersorakādengan bangga, tentu saja. Sebuah pengakuan internasional untuk kota yang sibuk, padat, dan penuh riuhātapi ternyata juga menyimpan denyut sastra yang tak pernah mati. Namun bersamaan dengan sorak itu, sebuah pertanyaan segera […]
Assalamu alaikum wr wb. Salam dari Arafah, Mekkah Al Mukarramah. Tahukah sahabat bahwa nama Sukarno sangat terkenal di Arafah? Ya, pohon yang di belakang saya itu disebut oleh orang sini sebagai Pohon Sukarno. Pohon Soekarno di Padang Arafah adalah warisan hijau yang berasal dari usulan Presiden Sukarno saat melaksanakan ibadah haji pada tahun 1955. Usulan […]
Mungkinkah seseorang mengeluti 3 profesi sekaligus secara serius dan sepenuh hati?. Bisa. Inilah yang dilakukan oleh Riri Satria, Sang Polymath Di suatu siang, Riri memasuki pelataran Taman Ismail Marzuki (TIM) dengan santai. Berkaos oblong, bercelana jeans serta beralas sandal. Di perjalanan memasuki sebuah ruang sastra, ia bertegur sapa dengan sejumlah seniman yang sedang berkumpul. Tanpa […]
Riri Satria tentang Bencana Alam Sumatera