Riri Satria
KATEGORI
  • Dokumen
  • Terkini
  • Teknologi & Transformasi Digital
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Sastra (Puisi dan Esai)
  • Apa Kata Media?
  • Apa Kata Sahabat?
  • Riri Satria Siap Luncurkan Empat Buku Karya Baru Rekam Pemikiran dan Pemahaman tentang Zaman

    17 May 2026 | Dilihat: 12 kali

    Jakarta, Veritika.id – Riri Satria, sosok yang dikenal luas sebagai penyair sekaligus profesional di berbagai bidang, bersiap menghadirkan empat karya tulis baru dalam waktu dekat.

    Pria berkacamata kelahiran Padang, Sumatera Barat, 14 Mei 1970 ini kembali memperkaya khazanah literasi dengan naskah-naskah yang lahir dari perenungan panjang, pengalaman, dan ketajaman pandangan terhadap perkembangan dunia.

    Bagi Riri Satria, momen penerbitan ini menjadi tanda bahwa segala rasa gelisah, hasil pemikiran, serta jejak batin yang selama ini terangkai dalam kata-kata, perlahan akan berjumpa dengan para pembaca.

    Di dunia kesusastraan, Riri merupakan pendiri sekaligus Ketua Jagat Sastra Milenia Jakarta. Namanya tercatat dalam buku Apa dan Siapa Penyair Indonesia yang terbit pada tahun 2018.

    Ia telah menerbitkan sejumlah buku puisi tunggal, antara lain Jendela (2016), Winter in Paris (2017), Siluet, Senja, dan Jingga (2019), Metaverse (2022), dan Login Haramain (2025). Selain karya sendiri, ia juga terlibat dalam lebih dari 60 antologi puisi bersama.

    Selain berkarya lewat puisi, Riri juga dikenal aktif menulis esai dengan ragam tema, mulai dari dunia usaha, kemajuan teknologi, hingga hal-hal yang berkaitan dengan kebudayaan.

    Karya tulisnya dalam bentuk esai antara lain Untuk Eksekutif Muda: Paradigma Baru dalam Perubahan Lingkungan Bisnis (2003), trilogi Proposisi Teman Ngopi (2021), dan Jelajah (2022). Sejak tahun 2018, ia aktif menelaah pengaruh kecerdasan buatan terhadap sastra dan sering diundang menjadi narasumber di berbagai pertemuan.

    Di luar kegiatan sastra, Riri memegang sejumlah jabatan strategis. Sejak April 2024, ia menjabat sebagai Komisaris Utama PT ILCS Pelindo Solusi Digital. Sebelumnya, ia menjadi Komisaris Independen PT Jakarta International Container Terminal pada kurun 2019 hingga 2024. Ia juga dipercaya sebagai Staf Khusus Menteri Koordinator Politik dan Keamanan dengan lingkup tugas di bidang Digital, Siber, dan Ekonomi, yang diemban mulai Oktober 2024 sampai September 2025.

    Namanya kerap muncul dalam kegiatan penilaian publik, di antaranya menjadi anggota dewan juri pada Indonesia Digital Culture Excellence Award dan Indonesia Human Capital Excellence Award sejak tahun 2021. Di lingkungan akademik, ia mengajar di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia pada program Magister Teknologi Informasi. Mata kuliah yang diampu meliputi Sistem Korporat, Bisnis Digital, Manajemen Strategis Sistem Informasi, dan Metodologi Penelitian.

    Empat buku baru yang siap diterbitkan ini merekam beragam sisi pemikiran penulis “Riri Satria.” Karya berjudul Bom Waktu merupakan kumpulan seratus puisi pilihan. Naskah ini lahir dari rasa gelisah melihat arah perkembangan kehidupan masa kini. Zaman yang dijalani terasa bergerak begitu cepat, penuh kemajuan, dan tampak sangat mempesona. Namun, di balik keadaan itu, terlihat adanya jarak yang makin lebar antara kelompok yang mampu dan yang kurang mampu, kerusakan lingkungan yang terus berlangsung, cita-cita keadilan sosial yang belum sepenuhnya terwujud, serta nilai kemanusiaan yang kerap terdesak oleh keinginan bertumbuh tanpa henti. Kehidupan saat ini digambarkan berjalan di atas sesuatu yang sewaktu-waktu dapat meledak, sebuah bahaya yang tersimpan, sering kali tanpa disadari keberadaannya.

    Buku Selesai Tak Usai hadir dari keinginan berbagi cara berpikir dan pengalaman menyusun tulisan. Pembaca diajak memahami bahwa esai bukan sekadar rangkaian tulisan yang mengalir begitu saja, melainkan bentuk karya yang memiliki sifat, tujuan, dan arah tertentu. Berbagai jenis esai dibahas, mulai dari yang bersifat deskriptif, naratif, reflektif, kontemplatif, argumentatif, hingga bentuk lain yang lebih khusus seperti tulisan promosi, maupun pendekatan yang mencerminkan cara pandang kekinian. Menulis dipandang bukan hanya soal menuangkan gagasan, melainkan juga memilih bentuk penyampaian yang paling tepat sesuai pesan yang ingin disampaikan. Dengan memahami bentuk dan tujuan tersebut, tulisan menjadi lebih jelas, padat makna, dan sesuai dengan maksud aslinya.

    Selanjutnya, buku berjudul Teknologi Bukan Musuh berisi kumpulan tulisan seputar perubahan cara hidup akibat kemajuan sistem digital, kecerdasan buatan, serta berbagai dampak yang timbul bagi tatanan sosial dan ekonomi. Tulisan-tulisan yang terhimpun di dalamnya sebelumnya telah dimuat di berbagai media massa sejak tahun 2022.

    Penulis “Riri Satria” meyakini bahwa kemajuan teknologi tidak layak dipandang sebagai hal yang harus ditakuti. Teknologi bukanlah lawan bagi manusia. Hal yang tak kalah penting adalah bagaimana manusia memberi makna, mengelola, dan menempatkan kedudukan teknologi agar tetap selaras dengan nilai kemanusiaan.

    Adapun buku berjudul Masa Depan Sastra dan Kecerdasan Buatan menghimpun tulisan mengenai dunia sastra dan kebudayaan yang juga ditulis sejak tahun 2022. Karya ini tumbuh dari kedekatan penulis terhadap dunia kata, makna, dan tatanan budaya. Sastra dipandang bukan sekadar susunan teks, melainkan cermin dari kondisi zamannya, wadah tempat manusia berbicara mengenai dirinya sendiri, tentang rasa cinta, kehilangan, perubahan keadaan, serta harapan yang dipegang.

    Tiga dari keempat buku tersebut, yakni Selesai Tak Usai, Teknologi Bukan Musuh, dan Masa Depan Sastra dan Kecerdasan Buatan, disusun menggunakan bahasa yang sederhana, meski hal yang dibahas memiliki bobot pemikiran berat. Di dalamnya tersaji pembahasan mengenai perubahan sistem kerja, kecerdasan buatan, konsep industri tahap kelima, serta dampak luas yang ditimbulkan bagi dunia kebudayaan.

    Bahasa yang dipilih sengaja dibuat cair dan mudah ditangkap, agar masyarakat luas pun dapat mengikuti pembahasan tanpa merasa jauh dari isu yang sebenarnya sangat dekat dengan keseharian.

    Menurut pandangan Riri Satria, buku lahir dari perjalanan panjang manusia dalam memahami arti kehidupan. Ada karya yang muncul dari rasa tidak tenang melihat keadaan sekitar, ada pula yang tumbuh dari pencarian makna batin, atau lahir akibat pengalaman gagal, kesepian, rasa cinta, dan pergulatan pribadi. Oleh sebab itu, setiap buku menyimpan rekaman rasa dan pemikiran manusia. Saat seseorang membaca, ia sedang membuka jalan menuju pengalaman orang lain, sekaligus membuka peluang bagi hal baru dalam hidupnya.

    Di masa kehadiran kecerdasan buatan dan perubahan sistem digital yang sangat cepat, sebagian pihak mungkin bertanya mengenai kedudukan buku.

    Apakah karya tulis masih memiliki tempat? Jawabannya justru semakin diperlukan. Teknologi dapat membantu manusia bekerja lebih cepat, namun buku membantu manusia mengolah pemikiran.

    Teknologi memperluas jangkauan informasi, namun buku membantu manusia menyusun pengetahuan menjadi kebijaksanaan. Pada titik inilah kemampuan memahami bacaan menjadi sangat penting, agar manusia tidak hanya menjadi pengguna alat canggih, tetapi juga penentu arah bagi kehidupan bersama dan kemajuan peradaban.

    Riri Satria lahir di Padang, Sumatera Barat 14 Mei 1970, aktif bergiat di dunia kesusastraan Indonesia, pendiri serta Ketua Jagat Sastra Milenia (JSM) di Jakarta, serta menulis puisi. Namanya tercantum dalam buku “Apa dan Siapa Penyair Indonesia’ yang diterbitkan Yayasan Hari Puisi Indonesia (2018). Puisinya sudah diterbitkan dalam buku puisi tunggal: “Jendela” (2016), “Winter in Paris” (2017), “Siluet, Senja, dan Jingga” (2019), “Metaverse” (2022), serta "Login Haramain" (2025), di samping lebih dari 60 buku kumpulan puisi bersama penyair lainnya, termasuk buku kumpulan puisi duet bersama penyair Emi Suy berjudul “Algoritma Kesunyian” (2023). Riri juga menulis esai dengan beragam topik: sains dan matematika, teknologi dan transformasi digital, ekonomi dan bisnis, pendidikan dan penelitian, yang dibukukan dalam beberapa buku: “Untuk Eksekutif Muda: Paradigma Baru dalam Perubahan Lingkungan Bisnis” (2003), trilogi “Proposisi Teman Ngopi” (2021) yang terdiri tiga buku “Ekonomi, Bisnis, dan Era Digital”, “Pendidikan dan Pengembangan Diri”, dan “Sastra dan Masa Depan Puisi” (2021), serta “Jelajah” (2022). Diperkirakan buku kumpulan esai terbaruya tentang kesusastraan, kesenian, kebudayaan, serta kemanusiaan akan terbit pada tahun 2026. Dalam beberapa tahun terakhir ini sejak tahun 2018, Riri Satria aktif menekuni dampak teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) atau AI) terhadap dunia kesusastraan, terutama puisi. Riri diundang menjadi narasumber untuk membahas topik ini di berbagai acara sastra, antara lain: Seminar Internasional Sastra di Universitas Pakuan, Bogor (2018), Seminar Perayaan Hari Puisi Indonesia, Jakarta (2019), Banjarbaru’s Rainy Day Literary Festival, Banjarbaru Kalimantan Selatan (2019), Seminar Perayaan Hari Puisi Indonesia, Jakarta (2021), Malay Writers and Cultural Festival (MWCF) 2024 di Jambi (2024), Seminar Jambore Sastra Asia Tenggara (JSAT) di Banyuwangi (2024), Seminar Etika Kreasi di Era Digital, Diskusi Hak Cipta dan Filosofi AI yang diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Jakarta (2025), serta memberikan kuliah umum tentang topik pada Pertemuan Penyair Nusantara XIII (2025) di Perpustakaan Nasional RI. Saat ini Riri Satria menjabat sebagai Komisaris Utama PT. ILCS Pelindo Solusi Digital PSD sejak April 2024, sebuah perusahaan teknologi dalam grup Pelabuhan Indonesia atau Pelindo. Sebelumnya selama 5 tahun Riri menjabat sebagai Komisaris Independen pada PT. Jakarta International Container Terminal (JICT) 2019-2024, sebuah pelabuhan petikemas terbesar di Indonesia yag merupakan joint venture antara Pelabuhan Indonesia dengan Hutchison Port Holdings Hongkong melalui Hutchison Ports Indonesia. Riri juga pernah menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Meko Polkam RI) bidang Digital, Siber, dan Ekonomi sejak Oktober 2024 s/d September 2025, Riri juga anggota Dewan Juri untuk Indonesia Digital Culture Excellence Award serta Indonesia Human Capital Excellence Award sejak tahun 2021. Riri juga dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, dan mengajar topik Sistem Korporat, Bisnis Digital, Manajemen Strategis Sistem Informasi, serta Metodologi Penelitian untuk program Magister Teknologi Informasi (MTI). Selain itu Riri adalah Anggota Dewan Pertimbangan Ikatan Alumni Universitas Indonesia dan sebelumnya Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia.

    Konten Populer

    • Pada tahun 2025, transaksi ekonomi digital diperkirakan se besar Rp 1.775 T. Ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan terus berkembang dengan nilai transaksi diprediksi akan mencapai US$124 miliar atau sekitar Rp1.775 triliun pada tahun 2025. Dengan proyeksi tersebut, Indonesia akan berada pada peringkat pertama di ASEAN sebagai negara dengan nilai transaksi ekonomi digital terbesar dengan kontribusi […]

      Jul 02, 2025
    • Mengawali tulisan ini, saya ingin mengucapkan alhamdulillah puji syukur kepada Allah Jalla wa Alaa atas segala karunia di setiap detik dan hela napas pada hamba-hamba-Nya. Saya mengucapkan selamat serta ikut bangga dan bahagia atas amanah baru yang diembankan negara kepada Ketua Komunitas Jagat Sastra Milenia (JSM), abang, sahabat, penyair, sang inspirator Riri Satria sebagai Komisaris Utama […]

      Apr 13, 2024
    • Era digital ini dengan segala kemajuannya seperti kecerdasan buatan, metaverse, bahkan media sosial sederhana pun seperti Facebook ini memiliki potensi dahsyat untuk melakukan rekayasa terhadap persepsi atau perception engineering.   Ya, sekarang eranya post truth society dan dunia penuh dengan yang namanya perseption engineering. Saat ini, perception is the reality, walaupun mereka yang sanggup berpikir […]

      May 27, 2024
    • Riri Satria adalah seorang pengamat ekonomi digital dan kreatif, sekaligus pencinta puisi yang lahir di Padang, Sumatera Barat, 14 Mei 1970. Sarjana Ilmu Komputer (S. Kom) dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia yang mengambil Magister Manajemen (MM) dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM ini tengah menempuh program S3 Doctor of Business Administration (DBA) di Paris School […]

      Nov 14, 2021
    •   oleh: Riri Satria Hari ini adalah Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2024. Kita memperingatinya saat ini dengan meresmikan Digital Maritime Development Center (DMDC) PT. Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) / Pelindo Solusi Digital (PSD), yang sama-sama kita banggakan. Ini adalah pusat penelitian, pengembangan, dan inovasi solusi digital terintegrasi untuk ekosistem logistik maritim di Indonesia. […]

      May 20, 2024
    • MENJAWAB TANTANGAN, MENJEMPUT MASA DEPAN SASTRA KOTA   Ketika UNESCO menetapkan Jakarta sebagai City of Literature pada tahun 2021, banyak dari kita yang bersorak—dengan bangga, tentu saja. Sebuah pengakuan internasional untuk kota yang sibuk, padat, dan penuh riuh—tapi ternyata juga menyimpan denyut sastra yang tak pernah mati. Namun bersamaan dengan sorak itu, sebuah pertanyaan segera […]

      May 17, 2025
    • Assalamu alaikum wr wb. Salam dari Arafah, Mekkah Al Mukarramah. Tahukah sahabat bahwa nama Sukarno sangat terkenal di Arafah? Ya, pohon yang di belakang saya itu disebut oleh orang sini sebagai Pohon Sukarno. Pohon Soekarno di Padang Arafah adalah warisan hijau yang berasal dari usulan Presiden Sukarno saat melaksanakan ibadah haji pada tahun 1955. Usulan […]

      May 27, 2025
    • Mungkinkah seseorang mengeluti 3 profesi sekaligus secara serius dan sepenuh hati?. Bisa. Inilah yang dilakukan oleh Riri Satria, Sang Polymath Di suatu siang, Riri memasuki pelataran Taman Ismail Marzuki (TIM) dengan santai. Berkaos oblong, bercelana jeans serta beralas sandal. Di perjalanan memasuki sebuah ruang sastra, ia bertegur sapa dengan sejumlah seniman yang sedang berkumpul. Tanpa […]

      Jun 06, 2021

    SEMINAR NASIONAL 2026 – ILCS Pelindo Solusi Digital dan STIAMI

    play-sharp-fill

    NEXT EVENT: 2 JUNI 2026


    F R I E N D S


    POJOK PODCAST

    KULBIZ SESI 1.3
    By BigThinkersID Host Pinpin Bhaktiar
    Kulbiz adalah tentang kuliah ilmu bisnis secara komprehensif, relevan dan asik 😁🥳🚀🔥
    video
    play-sharp-fill

    Podcast Selengkapnya klik disini...

    Hide picture