Riri Satria
KATEGORI
  • Dokumen
  • Terkini
  • Teknologi & Transformasi Digital
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Sastra (Puisi dan Esai)
  • Apa Kata Media?
  • Apa Kata Sahabat?
  • Depok 2050: Kota yang Menyala dari Dalam

    26 Mar 2026 | Dilihat: 10 kali

    Aku bermimpi Depok tahun 2050

    Depok tumbuh bukan sekadar kota

    yang penuh asap knalpot

    kendaraan bising

    dan manusia lalu-lalang

    dalam mimpiku Depok adalah taman gagasan

    tempat ide-ide muda berakar lalu bermekaran

    dan menjulang jadi menara cahaya.

     

    Aku membaca Depok

    dari kemarin, sekarang, dan akan datang

    dari kaboratoriu kampus ke kampus

    yang tak pernah tidur

    mahasiswa menulis masa depan negeri

    dan peradaban

    antara kopi senja dan layar holografik

    mereka merangkai kode, gagasan, mimpi

    dan nadi bangsa.

     

    Aku bermimpi Depok tahun 2050

    technopark berdiri

    bagai jantung yang berdenyut cepat

    mengalirkan energi ke startup ke riset

    ke ruang-ruang

    di mana algoritma bertemu empati

    teknologi belajar memahami manusia

    lalu tercipta kesejahteraan ekonomi umat manusia.

     

    Inikah wajah Depok tahun 2050?

    di antara gedung riset dan taman digital

    masih ada kisah cinta yang sederhana

    sepasang mahasiswa yang saling bertukar ide

    lalu tatapan

    lalu masa depan

    kemanusiaan tak hilang di tengah mesin

    ia justru tumbuh subur

    karena Depok tahu:

    - kemajuan tanpa hati hanyalah besi dingin.

     

    Aku bermimpi Depok tahun 2050

    kota ilmu dan kasih

    kota yang menulis sejarah Indonesia baru

    dengan tinta pikiran

    dan denyut kemanusiaan.

    (Cibubur, Oktober 2025)


     

    Depok: Kota di Antara Cahaya, Data, dan Cinta

    Di atas garis waktu yang berpendar

    Depok menjelma jadi gugus cahaya

    sebuah jaringan hidup antara hutan data

    dan taman-taman

    yang tumbuh dari energi surya

    dan kisah cinta yang tak pernah habisnya

    buku, pesta, dan cinta –

    seperti lirik lagu Genderang Universitas Indonesia

    Drone dan awan data melintas di atas berbagai universitas

    membawa pesan antar kampus tentang sains dan teknologi

    sementara kecerdasan buatan berdiskusi dengan manusia

    tentang etika, cinta, kemanusiaan, serta makna kehidupan.

    Technopark berdenyut seperti neuron raksasa

    menghubungkan riset bio-teknologi

    cybernetika, dan algoritma kesadaran

    lahirlah ide, gagasan, inovasi untuk kemanusiaan

    kita semakin memahami puisi

    semakin menjadi manusia

    semakin memanusiakan

    Depok bukan lagi sekadar kota

    ia adalah organisme berpikir

    setiap jalan adalah urat nadi pengetahuan

    setiap gedung menyimpan cerita digital

    tentang manusia.

    Namun di tengah badai kecerdasan buatan

    masih ada cinta yang tak bisa diprogram

    dua mahasiswa berdiri di bawah langit neon biru

    berjanji menjaga bumi

    meski dunia mereka sudah di awan.

    Dan dari menara riset yang menjulang,

    suara masa depan berbisik pelan:

    “Depok adalah tempat ide dan hati berpadu

    tempat masa depan tak sekadar diciptakan

    tapi juga mencintai – dan dicintai.”

    (Cibubur, Oktober 2025)

    Riri Satria

    Tentang Kisah Cinta di Depok 20 Tahun Lagi

    Kita adalah bagian dari percakapan panjang

    antara manusia dan mesin

    antara rasa dan logika

    antara cinta dan data

    engkau menulis algoritma tentang harapan

    aku menanam bunga di taman biohidroponik

    dan entah bagaimana dua hal itu

    saling bertaut di udara

    menciptakan sesuatu yang mirip takdir.

    Kau tersenyum di balik layar transparan

    benarkah di masa depan nanti

    cinta masih punya ruang untuk sederhana?

    untuk berdebar tanpa alasan?

    di masa depan, Depok tak lagi hanya kota

    ia adalah simfoni cahaya dan pikiran

    tempat riset tumbuh seperti pohon

    dan cinta berakar di antara data.

    Hanya satu hal yang tak bisa disimulasikan:

    ---- tatapanmu!

    lalu kita diam di bawah langit Depok

    yang kini memantulkan

    bayangan engkau dan aku

    karena meski kota ini penuh teknologi

    Depok tetap tahu cara jatuh cinta

    dengan cahaya yang lembut

    dengan hati yang manusia.

    (Cibubur, Oktober 2025)

    Riri Satria lahir di Padang, Sumatera Barat 14 Mei 1970, aktif bergiat di dunia kesusastraan Indonesia, pendiri serta Ketua Jagat Sastra Milenia (JSM) di Jakarta, serta menulis puisi. Namanya tercantum dalam buku “Apa dan Siapa Penyair Indonesia’ yang diterbitkan Yayasan Hari Puisi Indonesia (2018). Puisinya sudah diterbitkan dalam buku puisi tunggal: “Jendela” (2016), “Winter in Paris” (2017), “Siluet, Senja, dan Jingga” (2019), “Metaverse” (2022), serta "Login Haramain" (2025), di samping lebih dari 60 buku kumpulan puisi bersama penyair lainnya, termasuk buku kumpulan puisi duet bersama penyair Emi Suy berjudul “Algoritma Kesunyian” (2023).

    Riri juga menulis esai dengan beragam topik: sains dan matematika, teknologi dan transformasi digital, ekonomi dan bisnis, pendidikan dan penelitian, yang dibukukan dalam beberapa buku: “Untuk Eksekutif Muda: Paradigma Baru dalam Perubahan Lingkungan Bisnis” (2003), trilogi “Proposisi Teman Ngopi” (2021) yang terdiri tiga buku “Ekonomi, Bisnis, dan Era Digital”, “Pendidikan dan Pengembangan Diri”, dan “Sastra dan Masa Depan Puisi” (2021), serta “Jelajah” (2022). Diperkirakan buku kumpulan esai terbaruya tentang kesusastraan, kesenian, kebudayaan, serta kemanusiaan akan terbit pada tahun 2026.

    Dalam beberapa tahun terakhir ini sejak tahun 2018, Riri Satria aktif menekuni dampak teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) atau AI) terhadap dunia kesusastraan, terutama puisi. Riri diundang menjadi narasumber untuk membahas topik ini di berbagai acara sastra, antara lain: Seminar Internasional Sastra di Universitas Pakuan, Bogor (2018), Seminar Perayaan Hari Puisi Indonesia, Jakarta (2019), Banjarbaru’s Rainy Day Literary Festival, Banjarbaru Kalimantan Selatan (2019), Seminar Perayaan Hari Puisi Indonesia, Jakarta (2021), Malay Writers and Cultural Festival (MWCF) 2024 di Jambi (2024), Seminar Jambore Sastra Asia Tenggara (JSAT) di Banyuwangi (2024), Seminar Etika Kreasi di Era Digital, Diskusi Hak Cipta dan Filosofi AI yang diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Jakarta (2025), serta memberikan kuliah umum tentang topik pada Pertemuan Penyair Nusantara XIII (2025) di Perpustakaan Nasional RI.

    Saat ini Riri Satria menjabat sebagai Komisaris Utama PT. ILCS Pelindo Solusi Digital PSD sejak April 2024, sebuah perusahaan teknologi dalam grup Pelabuhan Indonesia atau Pelindo. Sebelumnya selama 5 tahun Riri menjabat sebagai Komisaris Independen pada PT. Jakarta International Container Terminal (JICT) 2019-2024, sebuah pelabuhan petikemas terbesar di Indonesia yag merupakan joint venture antara Pelabuhan Indonesia dengan Hutchison Port Holdings Hongkong melalui Hutchison Ports Indonesia.

    Riri juga pernah menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Meko Polkam RI) bidang Digital, Siber, dan Ekonomi sejak Oktober 2024 s/d September 2025,

    Riri juga anggota Dewan Juri untuk Indonesia Digital Culture Excellence Award serta Indonesia Human Capital Excellence Award sejak tahun 2021. Riri juga dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, dan mengajar topik Sistem Korporat, Bisnis Digital, Manajemen Strategis Sistem Informasi, serta Metodologi Penelitian untuk program Magister Teknologi Informasi (MTI). Selain itu Riri adalah Anggota Dewan Pertimbangan Ikatan Alumni Universitas Indonesia dan sebelumnya Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia.

    Konten Populer

    • Pada tahun 2025, transaksi ekonomi digital diperkirakan se besar Rp 1.775 T. Ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan terus berkembang dengan nilai transaksi diprediksi akan mencapai US$124 miliar atau sekitar Rp1.775 triliun pada tahun 2025. Dengan proyeksi tersebut, Indonesia akan berada pada peringkat pertama di ASEAN sebagai negara dengan nilai transaksi ekonomi digital terbesar dengan kontribusi […]

      Jul 02, 2025
    • Mengawali tulisan ini, saya ingin mengucapkan alhamdulillah puji syukur kepada Allah Jalla wa Alaa atas segala karunia di setiap detik dan hela napas pada hamba-hamba-Nya. Saya mengucapkan selamat serta ikut bangga dan bahagia atas amanah baru yang diembankan negara kepada Ketua Komunitas Jagat Sastra Milenia (JSM), abang, sahabat, penyair, sang inspirator Riri Satria sebagai Komisaris Utama […]

      Apr 13, 2024
    • Era digital ini dengan segala kemajuannya seperti kecerdasan buatan, metaverse, bahkan media sosial sederhana pun seperti Facebook ini memiliki potensi dahsyat untuk melakukan rekayasa terhadap persepsi atau perception engineering.   Ya, sekarang eranya post truth society dan dunia penuh dengan yang namanya perseption engineering. Saat ini, perception is the reality, walaupun mereka yang sanggup berpikir […]

      May 27, 2024
    •   oleh: Riri Satria Hari ini adalah Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2024. Kita memperingatinya saat ini dengan meresmikan Digital Maritime Development Center (DMDC) PT. Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) / Pelindo Solusi Digital (PSD), yang sama-sama kita banggakan. Ini adalah pusat penelitian, pengembangan, dan inovasi solusi digital terintegrasi untuk ekosistem logistik maritim di Indonesia. […]

      May 20, 2024
    • Riri Satria adalah seorang pengamat ekonomi digital dan kreatif, sekaligus pencinta puisi yang lahir di Padang, Sumatera Barat, 14 Mei 1970. Sarjana Ilmu Komputer (S. Kom) dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia yang mengambil Magister Manajemen (MM) dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM ini tengah menempuh program S3 Doctor of Business Administration (DBA) di Paris School […]

      Nov 14, 2021
    • MENJAWAB TANTANGAN, MENJEMPUT MASA DEPAN SASTRA KOTA   Ketika UNESCO menetapkan Jakarta sebagai City of Literature pada tahun 2021, banyak dari kita yang bersorak—dengan bangga, tentu saja. Sebuah pengakuan internasional untuk kota yang sibuk, padat, dan penuh riuh—tapi ternyata juga menyimpan denyut sastra yang tak pernah mati. Namun bersamaan dengan sorak itu, sebuah pertanyaan segera […]

      May 17, 2025
    • Assalamu alaikum wr wb. Salam dari Arafah, Mekkah Al Mukarramah. Tahukah sahabat bahwa nama Sukarno sangat terkenal di Arafah? Ya, pohon yang di belakang saya itu disebut oleh orang sini sebagai Pohon Sukarno. Pohon Soekarno di Padang Arafah adalah warisan hijau yang berasal dari usulan Presiden Sukarno saat melaksanakan ibadah haji pada tahun 1955. Usulan […]

      May 27, 2025
    • Mungkinkah seseorang mengeluti 3 profesi sekaligus secara serius dan sepenuh hati?. Bisa. Inilah yang dilakukan oleh Riri Satria, Sang Polymath Di suatu siang, Riri memasuki pelataran Taman Ismail Marzuki (TIM) dengan santai. Berkaos oblong, bercelana jeans serta beralas sandal. Di perjalanan memasuki sebuah ruang sastra, ia bertegur sapa dengan sejumlah seniman yang sedang berkumpul. Tanpa […]

      Jun 06, 2021

    F R I E N D S


    POJOK PODCAST

    KULBIZ SESI 1.3
    By BigThinkersID Host Pinpin Bhaktiar
    Kulbiz adalah tentang kuliah ilmu bisnis secara komprehensif, relevan dan asik 😁🥳🚀🔥
    video
    play-sharp-fill

    Podcast Selengkapnya klik disini...

    Hide picture