Riri Satria Lecturer - Researcher - Poetry & Coffee Lover
oleh: Riri Satria Tulisan esai argumentatif sering kali disalahpahami sebagai tulisan yang kaku, penuh data, dan terasa jauh dari kehidupan sehari-hari. Padahal justru sebaliknya. Esai argumentatif adalah ruang di mana pikiran, pengalaman personal, dan keberpihakan penulis bertemu dengan nalar yang jernih. Ia bukan sekadar upaya membuktikan siapa yang paling benar, melainkan ajakan untuk berpikir bersama, […]
oleh: Riri Satria Esai adalah salah satu bentuk tulisan yang memberi ruang luas bagi penulis untuk menyampaikan gagasan, pandangan, dan penilaiannya terhadap suatu hal dengan cara yang bebas, tetapi tetap bertanggung jawab secara nalar. Ia tidak seketat karya ilmiah yang penuh data dan metodologi, namun juga tidak sebebas fiksi yang sepenuhnya imajinatif. Dalam esai, pikiran […]
Saya tumbuh di sebuah kota pantai bernama Padang, di Sumatera Barat. Sejak kecil, laut bukanlah sesuatu yang jauh atau asing buat saya. Ia hadir sebagai latar kehidupan, sebagai halaman depan ingatan. Orang tua saya kerap mengajak saya berjalan-jalan ke pantai, kadang pagi, kadang sore, tanpa tujuan yang rumit selain menikmati angin dan suara ombak sambil […]
Saya punya satu kebiasaan kecil yang selalu menghadirkan ketenangan yaitu duduk di tepi laut sambil menikmati kopi. Sejak bertahun-tahun lalu, salah satu kafe favorit saya di kawasan Ancol bernama Kafé Hoax. Lokasinya persis di pantai. Dari sana, laut terbentang, angin asin berhembus pelan, dan waktu seolah melambat. Nama kafe itu dulu terasa unik, bahkan jenaka. […]
Beberapa waktu yang lalu di tengah suasana focus group discussion (FGD) yang sedang hangat-hangatnya, seorang kolega, sesama peserta diskusi tiba-tiba melontarkan satu kata, yaitu RUNGKAD. Ia mengusulkannya sebagai terjemahan dari unfavorable chaotic situation. Seketika ruangan pecah oleh gelak tawa. Hampir semua orang paham rujukannya, yaitu judul lagu Happy Asmara yang sempat nge-hits belum lama ini. […]
oleh : Riri Satria Beberapa waktu yang lalu, saya diundang menjadi narasumber dalam sebuah focus group discussion yang membahas peran teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam pencegahan dan penanggulangan tindak kriminal. Forum itu tidak hanya berbicara soal teknologi sebagai alat, tetapi juga tentang harapan bagaimana AI dapat berkontribusi pada upaya preventif dan korektif, […]
oleh: Riri Satria Ada persahabatan yang tak pernah dimulai dari jabat tangan, namun tumbuh dari getar kata, dari puisi yang dibacakan dengan segenap jiwa. Diyah Mahmawati adalah sahabat seperti itu bagi saya. Saya mengenalnya pertama kali pada tahun 2017, bukan di sebuah ruang pertemuan sastra, bukan pula di kampus atau panggung kebudayaan. Saya menemukannya secara […]
Suatu hari saya mendengar kalimat ini diucapkan dengan ringan, hampir seperti gurauan intelektual, “prompting is poetry.” Kalimat itu singkat, tetapi ia tinggal lama di kepala saya. Seperti larik puisi yang tampak sederhana, namun terus bergaung karena menyentuh sesuatu yang lebih dalam dari sekadar makna literal. Awalnya saya ragu. Bagaimana mungkin sebuah prompt atau kalimat instruksional […]
oleh: Riri Satria Di banyak rumah hari ini, ada pemandangan yang sama, seorang anak betah berjam-jam di depan layar komputer atau gadget, tenggelam dalam permainan digital. Bagi sebagian orang tua, ini sering memicu kekhawatiran, takut kecanduan, takut lupa waktu, takut masa depan anak tersandera layar. Padahal, jika kita mau berhenti sejenak dan melihat lebih jernih, […]
Di banyak ruang percakapan hari ini, baik di ruang rapat, ruang kelas, maupun linimasa media sosial, iskusi sering kali tergelincir menjadi debat. Nada suara meninggi, posisi mengeras, dan tujuan perlahan bergeser, bukan lagi untuk memahami, melainkan untuk menang. Saya kerap pulang dari situasi semacam itu dengan perasaan lelah, bukan karena pikirannya bekerja, tetapi karena hati […]
Hari ini, 16 Januari 2026, waktu kembali berhenti sejenak dalam ingatan saya. Tepat 14 tahun sudah ayahanda Chaidir Anwar biasa kami panggil Papi berpulang, meninggalkan rumah kami dalam senyap yang panjang. Tanggal 16 Januari 2012 itu masih terasa dekat, seolah baru kemarin, padahal kalender telah berkali-kali berganti. Dua hari sebelum ulang tahunnya yang ke-74, Papi […]
Dalam hidup ini, saya meyakini bawa Tuhan tidak selalu berbicara dengan suara yang lantang. Dia lebih sering hadir sebagai bisikan yang halus, melalui tanda-tanda yang terserak di sepanjang perjalanan, dan isyarat-isyarat yang kerap kita abaikan karena terlalu sibuk mengejar tujuan. Ada peristiwa kecil yang terasa ganjil, ada pertemuan singkat yang membekas lama, bahkan kadang-kadang kita […]
oleh: Riri Satria Kali ini saya ingin bernostalgia dengan tulisan saya sendiri ... Saya tidak menyangka bahwa sebuah istilah yang saya tulis sebagai sebuah judul tulisan 26 tahun lalu akan kembali mengetuk kesadaran saya hari ini. E-strategy! Kata itu tercetak di sebuah halaman Majalah Manajemen terbitan Lembaga Manajemen PPM pada tahun 2000, di masa ketika […]
oleh: Riri Satria Saya sering bertanya pada diri sendiri, di tengah dunia yang bergerak begitu cepat oleh teknologi: apa sebenarnya yang sedang kita persiapkan, apakah masa depan, atau sekadar bertahan hari ini? Mesin semakin pintar, sistem semakin presisi, data semakin berlimpah. Namun justru di situ saya merasa ada sesuatu yang mejadi tanda tanda besar, yaitu […]
Mau jadi ahli di bidang tertentu? Pasti ada ilmunya. Mau berdagang atau berjualan? Itu juga ada ilmunya. Mau membuat tulisan supaya berkualitas? Itu juga ada ilmunya. Mau berbicara di depan publik supaya menarik dan memukau? Juga ada ilmunya. Mau membuat foto yang indah? Ada ilmunya. Untuk berkelahi di jalanan membutuhkan ilmu beladiri. Memasak pun ada […]
oleh: Riri Satria Tahun 2026 bagi saya bukan sekadar lanjutan dari hiruk-pikuk transformasi digital yang kita rayakan sejak pandemi. Ia merupakan pintu masuk menuju visi yang jauh lebih panjang, yaitu Indonesia Digital 2045. Sebuah visi yang tidak hanya berbicara tentang teknologi, tetapi tentang bagaimana bangsa ini mengorkestrasi kepentingan negara, industri, daerah, dan warga untuk menjemput […]
Pagi jelang siang tadi terasa berbeda.Ruang rapat yang biasanya dipakai untuk RUPS di Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dipenuhi bukan hanya oleh diskusi dan presentasi, tetapi juga oleh rasa hangat, rasa yang lahir dari pertemuan antara dunia akademik dan praktik, antara gagasan dan kenyataan. Kami kedatangan tamu istimewa dari Program Magister Teknologi Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas […]
oleh: Riri Satria Bagi saya kata JELAJAH bukan sekadar aktivitas berpindah dari satu titik ke titik lain. Ia adalah cara berada di dunia, cara menyapa kehidupan, dan cara mendengarkan denyut waktu yang kerap berlalu tanpa kita sadari. Kata itu tumbuh perlahan dalam kesadaran saya, mengendap melalui pengalaman, bacaan, dan percakapan-percakapan sunyi. Dari sanalah saya menemukan […]
Beberapa hari yang lalu saya iseng melihat rak buku anak saya si Raihan, dan saya menemukan buku ini. Melihat dari judulnya, ini tentu buku tentang Fisika. Saya tidak heran, karena Raihan memang lulusan jurusan Fisika FMIPA. Saya penasaran dengan buku ini, karena judulnya menarik. Ini kesimpulan pembacaan awal saya. Buku "Reality Is Not What It […]
oleh: Riri Satria Akhir-akhir ini saya merasakan sesuatu yang menarik di ruang baca dan ruang tulis kita. Esai-esai yang beredar di media, di blog personal, di media sosial, banyak mulai terasa berbeda. Tidak lagi terlalu yakin pada kesimpulan, tidak sibuk membuktikan apa yang benar dan salah. Esai-esai itu terasa ragu, personal, melompat-lompat, kadang seperti catatan […]
Kabar dibukanya Program Studi Sarjana Kecerdasan Artifisial (AI) di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI) mulai tahun ajaran 2026/2027 terasa seperti sebuah penanda zaman. Bagi saya pribadi, ini bukan sekadar informasi akademik, melainkan sinyal bahwa Indonesia sedang menata diri untuk tidak hanya menjadi pasar teknologi, tetapi juga ruang lahirnya para perancang dan pemikir AI. […]
Saya sering merasa pikiran ini seperti kabut. Ia datang tiba-tiba, berkelebat di kepala, lalu menghilang tanpa pamit. Banyak sekali gagasan yang sebenarnya bermakna, tetapi lenyap begitu saja karena tidak pernah saya tuliskan. Dari situlah saya semakin yakin bahwa menulis bukan sekadar aktivitas teknis, melainkan proses menyeberangkan sesuatu yang samar di dalam pikiran atau taci, menjadi […]
Setiap bulan Januari, ada sesuatu yang selalu terasa lebih sunyi dalam batin saya. Bukan sunyi yang kosong, melainkan sunyi yang dipenuhi kenangan, percakapan yang tak lagi terucap, dan kehadiran yang justru terasa semakin dekat dalam ingatan. Januari bagi keluarga besar kami bukan sekadar pergantian tahun, melainkan ruang waktu untuk kembali menyebut nama Ayahanda Chaidir Anwar, […]
oleh: Riri Satria Belakangan ini saya semakin merasa bahwa pembicaraan tentang AI sering berhenti terlalu cepat dan sempit. Ia sering dibatasi menjadi isu teknologi, soal perangkat lunak, algoritma, atau efisiensi kerja. Ringkasnya, seolah AI itu anya soal teknis semata. Padahal semakin saya membaca dan merenungkan berbagai buku tentang AI dan kepemimpinan, justru semakin kuat keyakinan […]
Pada tahun 2025, transaksi ekonomi digital diperkirakan se besar Rp 1.775 T. Ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan terus berkembang dengan nilai transaksi diprediksi akan mencapai US$124 miliar atau sekitar Rp1.775 triliun pada tahun 2025. Dengan proyeksi tersebut, Indonesia akan berada pada peringkat pertama di ASEAN sebagai negara dengan nilai transaksi ekonomi digital terbesar dengan kontribusi […]
RILISID, nasional — Oleh Riri Satria Ada masa ketika ekonomi dibicarakan lewat pasar, pabrik, dan pelabuhan. Kini ia bergerak lewat sinyal, server, dan layar kecil di genggaman tangan. Inilah era ekonomi digital. Laporan e-Conomy SEA yang disusun Bain & Company memperkirakan bahwa pada 2026 nilai ekonomi digital Indonesia akan melampaui USD 130 miliar dan ini yang […]
Tulisan ini saya buat ketika sedang berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Bukan di ruang kerja, bukan pula di kafe yang sunyi, melainkan di sebuah ruangan rapat sambil menunggu rapat dimulai. Saya berada di bandara ini bukan untuk terbang ke mana pun. Saya diundang menghadiri sebuah pertemuan atau rapat oleh pihak InJourney. Dalam perjalanan menuju ruang […]
Riri Satria adalah seorang pengamat ekonomi digital dan kreatif, sekaligus pencinta puisi yang lahir di Padang, Sumatera Barat, 14 Mei 1970. Sarjana Ilmu Komputer (S. Kom) dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia yang mengambil Magister Manajemen (MM) dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM ini tengah menempuh program S3 Doctor of Business Administration (DBA) di Paris School […]
Era digital ini dengan segala kemajuannya seperti kecerdasan buatan, metaverse, bahkan media sosial sederhana pun seperti Facebook ini memiliki potensi dahsyat untuk melakukan rekayasa terhadap persepsi atau perception engineering. Ya, sekarang eranya post truth society dan dunia penuh dengan yang namanya perseption engineering. Saat ini, perception is the reality, walaupun mereka yang sanggup berpikir […]
Mengawali tulisan ini, saya ingin mengucapkan alhamdulillah puji syukur kepada Allah Jalla wa Alaa atas segala karunia di setiap detik dan hela napas pada hamba-hamba-Nya. Saya mengucapkan selamat serta ikut bangga dan bahagia atas amanah baru yang diembankan negara kepada Ketua Komunitas Jagat Sastra Milenia (JSM), abang, sahabat, penyair, sang inspirator Riri Satria sebagai Komisaris Utama […]
oleh: Riri Satria Hari ini adalah Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2024. Kita memperingatinya saat ini dengan meresmikan Digital Maritime Development Center (DMDC) PT. Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) / Pelindo Solusi Digital (PSD), yang sama-sama kita banggakan. Ini adalah pusat penelitian, pengembangan, dan inovasi solusi digital terintegrasi untuk ekosistem logistik maritim di Indonesia. […]
Assalamu alaikum wr wb. Salam dari Arafah, Mekkah Al Mukarramah. Tahukah sahabat bahwa nama Sukarno sangat terkenal di Arafah? Ya, pohon yang di belakang saya itu disebut oleh orang sini sebagai Pohon Sukarno. Pohon Soekarno di Padang Arafah adalah warisan hijau yang berasal dari usulan Presiden Sukarno saat melaksanakan ibadah haji pada tahun 1955. Usulan […]