Riri Satria Lecturer - Researcher - Poetry & Coffee Lover
Dalam sastra dan puisi, pengarang dapat menuangkan segala bentuk pemikiran, perasaan, dan imajinasi mereka dengan cara yang kreatif dan berbeda. Sastra dan puisi menjadi sarana yang efektif untuk berbagi pengalaman, menyampaikan pesan, serta merekam kehidupan dan budaya suatu zaman.
Aku merapat ke dirimu seperti Solitude yang memilih tinggal bukan sepi melainkan jarak tipis antara dua dada yang saling belajar tenang Di pelukan malam engkau menjadi Perempuan Gerhana mendekap terang agar tidak melukai kulitmu yang lelah cinta, bagi puisi adalah tahu kapan bersinar dan kapan redup demi napasmu tetap utuh Kita berbicara pelan lebih sering […]
Oleh: Riri Satria Beberapa hari yang lalu sahabat saya penyair Emi Suy menyampaikan kabar bahwa karya-karya puisinya dibahas secara mendalam dan dijadikan objek penelitian oleh Maulida Lalily Kusuma Waty dalam disertasi Doktor Ilmu Pendidikan Bahasa di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang Disertasi Doktornya berjudul "Strategi Masyarakat Agraris dalam Melestarikan Ideologi Agraris, Budaya Agraris […]
Riri Satria FIREWALL Ada dinding terbentang bukan untuk pemisah melainkan agar segala yang datang punya alasan untuk tinggal Ini bukan dinding kebencian ia adalah kebijaksanaan yang lahir dari luka-luka lama yang akhirnya belajar Bernama Tak semua kata atau diksi perlu masuk sekaligus tak semua suara pantas menjadi gema bahkan tak semua puisi layak […]
Catatan atas buku-buku karya Yuval Noah Harari oleh: Riri Satria Apakah Anda sudah membaca buku-buku karya Yuval Noah Harari? Saya sarankan Anda membacaya, terlepas dari soal setuju atau tidaknya dengan berbagai pemikiran yang terdapat dalam buku-buku tersebut. Yuval Noah Harari adalah seorang sejarawan serta pemikir global, yang dikenal luas karena kemampuannya membaca sejarah manusia secara […]
Sepotong Kisah tentang Emi Suy dan Riri Satria Ditulis oleh Annisa Widya Puteri Jauh sebelum Kafe Hoax menjadi ruang yang rutin mereka kunjungi sejak 2018, bahkan sebelum buku “Algoritma Kesunyian” terbit pada 2023, Emi Suy dan Riri Satria telah lebih dulu membuat fondasi estetik dan filosofis melalui sebuah puisi bersama berjudul “Kontemplasi” pada tahun 2015. […]
oleh: Riri Satria Saya sering berdiri cukup lama di depan rak buku di sebelah kiri itu. Bukan untuk menghitung berapa judul yang sudah terbit, melainkan untuk mengingat kembali siapa saya pada saat menulis masing-masing buku. Rak di sisi kiri itu adalah masa lalu yang membeku dalam bentuk kertas: gagasan, kegelisahan, keyakinan, dan juga keraguan yang […]
oleh: Riri Satria Saya menulis bukan karena selalu tahu apa yang ingin saya katakan, melainkan karena ada sesuatu di dalam diri yang tidak pernah benar-benar tenang jika dibiarkan hanya berputar di kepala. Pikiran sering kali berisik, meloncat ke sana kemari, penuh pertanyaan. Menulis memaksa saya berhenti sejenak, duduk, lalu menyusun semuanya dengan lebih jujur. Dalam […]
Catatan untuk Buku Kumpulan Puisi “Stasiun Rupa Aksara” karya Erna Winarsih Wiyono oleh: Riri Satria PENDAHULUAN Ada buku puisi yang kita baca seperti menikmati karya sastra dari kejauhan, mengagumi metaforanya, mengukur tekniknya, lalu menutupnya dengan kesan intelektual yang rapi. Namun ada juga buku puisi yang kita baca seperti kita sedang duduk di samping seseorang di […]
Selamat Ulang Tahun, dear Emi Suy, penyair sunyi yang gaduh lagi berisik, sahabat diskusi dan ngopi, sahabat debat dan berantem, sparring partner adu ide dan gagasan, serta soulmate di panggung puisi. Wishing you all the best in life, senantiasa sehat walafiat, panjang umur penuh keberkahan, semakin bijak dan semakin disayang keluarga dan semua sahabat, dimudahkan […]
untuk Emi Suy, yang berulang tahun 2 Februari oleh: Riri Satria First, when there's nothing but a slow glowing dream That your fear seems to hide deep inside your mind All alone, I have cried silent tears full of pride In a world made of steel made of stone Ada yang tahu potongan lirik lagu […]
oleh: Yayuk Ema seperti yang dikisahkannya kepada penulis Dwi Anisa Saya mengenal Riri Satria bukan hanya sebagai sosok dengan deretan gelar, jabatan, dan karya, tetapi sebagai manusia yang utuh, yang pikirannya tajam, namun hatinya tetap hangat. Menurut saya, Riri adalah pertemuan yang langka antara dunia yang sangat rasional dan dunia yang sangat perasa. Riri Satria […]
Oleh Riri Satria Ada kegelisahan kecil yang sering muncul setiap kali saya mengamati dunia perpuisian atau kepenyairan di era sekarang, sebuah kegelisahan yang mungkin terdengar aneh, bahkan sedikit naif. Saya membayangkan para pengamat puisi, para akademisi, para ahli sastra, duduk tekun membedah puisi seperti ilmuwan membedah organisme atau hukum fisika yang rumit, mencari pola, menemukan struktur, […]
SEPOTONG PUISI MENJELANG RUPS Menjelang RUPS kepala bukan lagi tempat pikiran berbaris rapi ia berubah jadi ruang mesin yang panas berdengung oleh target, tenggat, dan tanda tanya Kopi naik pangkat dari minuman menjadi penopang peradaban kecil di meja kerja gelas demi gelas tandas emosi ikut fluktuatif lebih liar dari grafik yang kami coba jinakkan setiap […]
Terima kasih Universitas Paramadina atas undangannya unntuk ikut serta baca puisi karya Prof. Abdul Hadi WM, Guru Besar Universitas Paramadina serta penyair, budayawan, dan tokoh filsafat Islam di Indonesia. Acara diselenggarakan secara daring dalam rangka mengenang 2 tahun wafatnya Prof. Abdul Hadi WM serta Dies Natalis Universitas Paramadina ke-28. Saya kebagian membacakan puisi Prof. Abdul […]
oleh : Riri Satria Saya sering menyadari bahwa dorongan menulis tidak selalu datang dari kemarahan atau keyakinan yang sudah bulat. Justru, ia kerap lahir dari rasa ragu. Ada sesuatu yang terasa tidak sepenuhnya benar, tetapi juga belum cukup jelas untuk disalahkan. Dari titik inilah saya belajar membedakan dua cara menulis yang tampak serupa, namun sebenarnya […]
Pada tahun 2025, transaksi ekonomi digital diperkirakan se besar Rp 1.775 T. Ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan terus berkembang dengan nilai transaksi diprediksi akan mencapai US$124 miliar atau sekitar Rp1.775 triliun pada tahun 2025. Dengan proyeksi tersebut, Indonesia akan berada pada peringkat pertama di ASEAN sebagai negara dengan nilai transaksi ekonomi digital terbesar dengan kontribusi […]
Mengawali tulisan ini, saya ingin mengucapkan alhamdulillah puji syukur kepada Allah Jalla wa Alaa atas segala karunia di setiap detik dan hela napas pada hamba-hamba-Nya. Saya mengucapkan selamat serta ikut bangga dan bahagia atas amanah baru yang diembankan negara kepada Ketua Komunitas Jagat Sastra Milenia (JSM), abang, sahabat, penyair, sang inspirator Riri Satria sebagai Komisaris Utama […]
Era digital ini dengan segala kemajuannya seperti kecerdasan buatan, metaverse, bahkan media sosial sederhana pun seperti Facebook ini memiliki potensi dahsyat untuk melakukan rekayasa terhadap persepsi atau perception engineering. Ya, sekarang eranya post truth society dan dunia penuh dengan yang namanya perseption engineering. Saat ini, perception is the reality, walaupun mereka yang sanggup berpikir […]
oleh: Riri Satria Hari ini adalah Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2024. Kita memperingatinya saat ini dengan meresmikan Digital Maritime Development Center (DMDC) PT. Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) / Pelindo Solusi Digital (PSD), yang sama-sama kita banggakan. Ini adalah pusat penelitian, pengembangan, dan inovasi solusi digital terintegrasi untuk ekosistem logistik maritim di Indonesia. […]
Riri Satria adalah seorang pengamat ekonomi digital dan kreatif, sekaligus pencinta puisi yang lahir di Padang, Sumatera Barat, 14 Mei 1970. Sarjana Ilmu Komputer (S. Kom) dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia yang mengambil Magister Manajemen (MM) dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM ini tengah menempuh program S3 Doctor of Business Administration (DBA) di Paris School […]
MENJAWAB TANTANGAN, MENJEMPUT MASA DEPAN SASTRA KOTA Ketika UNESCO menetapkan Jakarta sebagai City of Literature pada tahun 2021, banyak dari kita yang bersorak—dengan bangga, tentu saja. Sebuah pengakuan internasional untuk kota yang sibuk, padat, dan penuh riuh—tapi ternyata juga menyimpan denyut sastra yang tak pernah mati. Namun bersamaan dengan sorak itu, sebuah pertanyaan segera […]
Assalamu alaikum wr wb. Salam dari Arafah, Mekkah Al Mukarramah. Tahukah sahabat bahwa nama Sukarno sangat terkenal di Arafah? Ya, pohon yang di belakang saya itu disebut oleh orang sini sebagai Pohon Sukarno. Pohon Soekarno di Padang Arafah adalah warisan hijau yang berasal dari usulan Presiden Sukarno saat melaksanakan ibadah haji pada tahun 1955. Usulan […]
Mungkinkah seseorang mengeluti 3 profesi sekaligus secara serius dan sepenuh hati?. Bisa. Inilah yang dilakukan oleh Riri Satria, Sang Polymath Di suatu siang, Riri memasuki pelataran Taman Ismail Marzuki (TIM) dengan santai. Berkaos oblong, bercelana jeans serta beralas sandal. Di perjalanan memasuki sebuah ruang sastra, ia bertegur sapa dengan sejumlah seniman yang sedang berkumpul. Tanpa […]