Riri Satria
KATEGORI
  • Dokumen
  • Terkini
  • Teknologi & Transformasi Digital
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Sastra (Puisi dan Esai)
  • Apa Kata Media?
  • Apa Kata Sahabat?
  • TENTANG HUJAN DI AMBANG TAHUN BARU

    31 Dec 2025 | Dilihat: 16 kali

    Hujan turun pelan menjelang pergantian tahun. Tidak tergesa, tidak pula dramatis. Ia hadir seperti seseorang yang datang tanpa banyak bicara, tetapi membawa pesan yang sulit diabaikan. Di bawah langit yang basah, saya mendapati diri saya diam lebih lama dari biasanya memandangi tetes air yang jatuh, seolah masing-masing menyimpan sepotong cerita dari tahun yang hendak ditinggalkan.

    Bagi saya, hujan adalah anugerah dari Tuhan. Ia turun bukan sekadar sebagai fenomena alam, melainkan sebagai pengingat bahwa hidup selalu diberi kesempatan untuk diperbarui. Di tengah hiruk-pikuk rencana, target, dan resolusi, hujan datang sebagai karunia yang tidak diminta namun dibutuhkan untuk mengajarkan bahwa tidak semua yang bermakna harus kita paksakan terwujud.

    Setahun terakhir terasa seperti perjalanan panjang yang tidak selalu ramah. Ada hari-hari ketika logika bekerja sangat matematis seperti menghitung capaian, menimbang rugi dan untung, membaca hidup seperti grafik naik-turun. Namun hujan tidak mengenal angka. Ia jatuh begitu saja, seolah suara alam yang sedang berdialog dengan kita. Kadang ia terdengar ramah mengetuk atap dengan lembut, kadang seperti marah turun deras tanpa kompromi. Seperti hidup, hujan berbicara dengan banyak nada, dan tugas kita bukan menafsirkannya secara berlebihan, melainkan mendengarkan dengan jujur.

    Dalam dialog sunyi itu, saya belajar satu hal penting bahwa hujan tidak pernah abadi. Seberapa pun derasnya, ia akan berhenti pada waktunya. Kesadaran ini memberi ketenangan tersendiri. Bahwa duka, kegelisahan, dan kebingungan yang basah hari ini tidak akan menetap selamanya. Hujan mengajarkan kesabaran bahwa bertahan sering kali cukup, tanpa harus tergesa mencari terang.

    Hujan menjelang tahun baru sering dianggap sebagai tanda kesedihan. Namun bagi saya, ia justru ritual pembersihan. Ia membantu meluruhkan sisa-sisa yang tak sempat dirapikan sepanjang tahun, kecewa yang tertahan, harapan yang gugur di tengah jalan, juga luka-luka kecil yang belum sempat diberi nama. Dalam basah itu, ada izin untuk berhenti sejenak dan mengakui lelah, tanpa perlu merasa gagal.

    Ketika hujan turun dengan ramah, ia meninggalkan suasana yang sejuk dan membahagiakan. Udara menjadi ringan, bumi bernafas lega, dan hati pun ikut melunak. Pada momen seperti itu, saya merasakan bentuk harapan yang sederhana, bukan harapan yang berisik, melainkan yang tenang. Harapan untuk hidup dengan lebih pelan, lebih sadar, dan lebih bersyukur.

    Menjelang tahun baru, saya semakin sadar bahwa saya tidak bisa mengendalikan hujan, seperti saya tidak bisa mengendalikan hidup sepenuhnya. Saya hanya bisa memilih sikap mengeluh karena basah, atau bersyukur karena diberi air. Pada titik situlah hujan menemukan maknanya sebagai guru kerendahan hati, pengingat penerimaan, dan penuntun menuju waktu yang baru.

    Ketika hujan akhirnya reda, tahun pun berganti. Jejak air di tanah perlahan mengering, tetapi maknanya tinggal. Setiap hujan adalah anugerah, setiap dialog alam layak didengar, dan setiap basah pasti akan berujung pada jeda. Saya melangkah ke tahun baru bukan dengan janji yang besar, melainkan dengan doa yang sederhana, semoga hati tetap sejuk, seperti bumi setelah hujan.

    SELAMAT MEMASUKI TAHUN BARU 2026 untuk semua sahabat. Semoga semuanya menjadi lebih baik 🥰

    (Riri Satria - Cibubur, 31 Desember 2025)

    About Author

    Riri Satria lahir di Padang, Sumatera Barat 14 Mei 1970, aktif bergiat di dunia kesusastraan Indonesia, pendiri serta Ketua Jagat Sastra Milenia (JSM) di Jakarta, serta menulis puisi. Namanya tercantum dalam buku “Apa dan Siapa Penyair Indonesia’ yang diterbitkan Yayasan Hari Puisi Indonesia (2018). Puisinya sudah diterbitkan dalam buku puisi tunggal: “Jendela” (2016), “Winter in Paris” (2017), “Siluet, Senja, dan Jingga” (2019), “Metaverse” (2022), serta "Login Haramain" (2025), di samping lebih dari 60 buku kumpulan puisi bersama penyair lainnya, termasuk buku kumpulan puisi duet bersama penyair Emi Suy berjudul “Algoritma Kesunyian” (2023).

    Riri juga menulis esai dengan beragam topik: sains dan matematika, teknologi dan transformasi digital, ekonomi dan bisnis, pendidikan dan penelitian, yang dibukukan dalam beberapa buku: “Untuk Eksekutif Muda: Paradigma Baru dalam Perubahan Lingkungan Bisnis” (2003), trilogi “Proposisi Teman Ngopi” (2021) yang terdiri tiga buku “Ekonomi, Bisnis, dan Era Digital”, “Pendidikan dan Pengembangan Diri”, dan “Sastra dan Masa Depan Puisi” (2021), serta “Jelajah” (2022). Diperkirakan buku kumpulan esai terbaruya tentang kesusastraan, kesenian, kebudayaan, serta kemanusiaan akan terbit pada tahun 2026.

    Dalam beberapa tahun terakhir ini sejak tahun 2018, Riri Satria aktif menekuni dampak teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) atau AI) terhadap dunia kesusastraan, terutama puisi. Riri diundang menjadi narasumber untuk membahas topik ini di berbagai acara sastra, antara lain: Seminar Internasional Sastra di Universitas Pakuan, Bogor (2018), Seminar Perayaan Hari Puisi Indonesia, Jakarta (2019), Banjarbaru’s Rainy Day Literary Festival, Banjarbaru Kalimantan Selatan (2019), Seminar Perayaan Hari Puisi Indonesia, Jakarta (2021), Malay Writers and Cultural Festival (MWCF) 2024 di Jambi (2024), Seminar Jambore Sastra Asia Tenggara (JSAT) di Banyuwangi (2024), Seminar Etika Kreasi di Era Digital, Diskusi Hak Cipta dan Filosofi AI yang diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Jakarta (2025), serta memberikan kuliah umum tentang topik pada Pertemuan Penyair Nusantara XIII (2025) di Perpustakaan Nasional RI.

    Saat ini Riri Satria menjabat sebagai Komisaris Utama PT. ILCS Pelindo Solusi Digital PSD sejak April 2024, sebuah perusahaan teknologi dalam grup Pelabuhan Indonesia atau Pelindo. Sebelumnya selama 5 tahun Riri menjabat sebagai Komisaris Independen pada PT. Jakarta International Container Terminal (JICT) 2019-2024, sebuah pelabuhan petikemas terbesar di Indonesia yag merupakan joint venture antara Pelabuhan Indonesia dengan Hutchison Port Holdings Hongkong melalui Hutchison Ports Indonesia.

    Riri juga pernah menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Meko Polkam RI) bidang Digital, Siber, dan Ekonomi sejak Oktober 2024 s/d September 2025,

    Riri juga anggota Dewan Juri untuk Indonesia Digital Culture Excellence Award serta Indonesia Human Capital Excellence Award sejak tahun 2021. Riri juga dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, dan mengajar topik Sistem Korporat, Bisnis Digital, Manajemen Strategis Sistem Informasi, serta Metodologi Penelitian untuk program Magister Teknologi Informasi (MTI). Selain itu Riri adalah Anggota Dewan Pertimbangan Ikatan Alumni Universitas Indonesia dan sebelumnya Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia.

    Konten Populer

    • Pada tahun 2025, transaksi ekonomi digital diperkirakan se besar Rp 1.775 T. Ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan terus berkembang dengan nilai transaksi diprediksi akan mencapai US$124 miliar atau sekitar Rp1.775 triliun pada tahun 2025. Dengan proyeksi tersebut, Indonesia akan berada pada peringkat pertama di ASEAN sebagai negara dengan nilai transaksi ekonomi digital terbesar dengan kontribusi […]

      Jul 02, 2025
    • Mengawali tulisan ini, saya ingin mengucapkan alhamdulillah puji syukur kepada Allah Jalla wa Alaa atas segala karunia di setiap detik dan hela napas pada hamba-hamba-Nya. Saya mengucapkan selamat serta ikut bangga dan bahagia atas amanah baru yang diembankan negara kepada Ketua Komunitas Jagat Sastra Milenia (JSM), abang, sahabat, penyair, sang inspirator Riri Satria sebagai Komisaris Utama […]

      Apr 13, 2024
    • Era digital ini dengan segala kemajuannya seperti kecerdasan buatan, metaverse, bahkan media sosial sederhana pun seperti Facebook ini memiliki potensi dahsyat untuk melakukan rekayasa terhadap persepsi atau perception engineering.   Ya, sekarang eranya post truth society dan dunia penuh dengan yang namanya perseption engineering. Saat ini, perception is the reality, walaupun mereka yang sanggup berpikir […]

      May 27, 2024
    •   oleh: Riri Satria Hari ini adalah Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2024. Kita memperingatinya saat ini dengan meresmikan Digital Maritime Development Center (DMDC) PT. Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) / Pelindo Solusi Digital (PSD), yang sama-sama kita banggakan. Ini adalah pusat penelitian, pengembangan, dan inovasi solusi digital terintegrasi untuk ekosistem logistik maritim di Indonesia. […]

      May 20, 2024
    • Riri Satria adalah seorang pengamat ekonomi digital dan kreatif, sekaligus pencinta puisi yang lahir di Padang, Sumatera Barat, 14 Mei 1970. Sarjana Ilmu Komputer (S. Kom) dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia yang mengambil Magister Manajemen (MM) dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM ini tengah menempuh program S3 Doctor of Business Administration (DBA) di Paris School […]

      Nov 14, 2021
    • DOWNLOAD DOKUMEN

      May 17, 2025
    • Mungkinkah seseorang mengeluti 3 profesi sekaligus secara serius dan sepenuh hati?. Bisa. Inilah yang dilakukan oleh Riri Satria, Sang Polymath Di suatu siang, Riri memasuki pelataran Taman Ismail Marzuki (TIM) dengan santai. Berkaos oblong, bercelana jeans serta beralas sandal. Di perjalanan memasuki sebuah ruang sastra, ia bertegur sapa dengan sejumlah seniman yang sedang berkumpul. Tanpa […]

      Jun 06, 2021
    • Assalamu alaikum wr wb. Salam dari Arafah, Mekkah Al Mukarramah. Tahukah sahabat bahwa nama Sukarno sangat terkenal di Arafah? Ya, pohon yang di belakang saya itu disebut oleh orang sini sebagai Pohon Sukarno. Pohon Soekarno di Padang Arafah adalah warisan hijau yang berasal dari usulan Presiden Sukarno saat melaksanakan ibadah haji pada tahun 1955. Usulan […]

      May 27, 2025

    F R I E N D S


    RECENT EVENT

    Riri Satria tentang Bencana Alam Sumatera

    play-sharp-fill

    RECENT EVENT

    POJOK PODCAST

    KULBIZ SESI 1.3
    By BigThinkersID Host Pinpin Bhaktiar
    Kulbiz adalah tentang kuliah ilmu bisnis secara komprehensif, relevan dan asik 😁🥳🚀🔥
    video
    play-sharp-fill

    Podcast Selengkapnya klik disini...

    Hide picture