Riri Satria Lecturer - Researcher - Poetry & Coffee Lover
"Membaca Bom Waktu karya Bang Riri Satria seperti berdiri di tengah zaman yang bergerak terlalu cepat, lalu seseorang menepuk bahu kita dan berkata: “lihatlah lebih pelan.” Puisi-puisi dalam buku ini tidak sekadar berbicara tentang teknologi, ekonomi, atau kota yang tumbuh menjulang, tetapi tentang kegelisahan manusia yang hidup di dalamnya. Di antara grafik kemajuan dan cahaya […]
Di antara hening dan nyaring, perasaan bertemu kenyataan, atau hanyalah ilusi pertemuan itu sendiri. Cemas itu diseduh panas, tapi apakah panas itu nyata, atau hanya bayangan di dasar cangkir kopi yang tak pernah habis? Malam Lailatul Qadar hadir tanpa pemberitahuan. Aku meminumnya secangkir sepi, meneguk harap yang membara namun tak pernah sampai, terbakar di bara […]
Wartatrans.com, ESAI — Barusan saya membaca dan menyimak paparan tentang menulis interpretatif oleh Bang Riri Satria. Saya juga berkesempatan mendengarkannya langsung sambil menikmati suasana buka puasa. Penjelasannya sederhana, namun justru mengingatkan pada sesuatu yang sebenarnya sudah lama hadir dalam pengalaman menulis meskipun sering tidak kita sadari sepenuhnya. Bagi banyak orang, menulis mungkin hanya dipahami sebagai […]
Emi Suy dan Riri Satria di antara hening dan nyaring : perasaan dan kenyataan cemas! yang diseduh air panas biarlah mengendap di ampas kopi lalu aku lalu laju di waktu sahur malam Lailatul Qadar mencecapi secangkir sepi di tiap teguk ada harap menyala di bakar bara doa yang begitu tenang di saat subuh tiba […]
Malam memanggilku untuk tirakat padam api bukan mematikan nyala melainkan menenangkannya agar cinta tak membakar napasku sendiri Aku menyetel alarm sunyi di dadaku bukan untuk membangunkan dunia melainkan agar aku ingat kapan harus diam dan mendengarkan detak yang paling jujur Di antara doa-doa yang tak diucap, aku menemukan ayat sunyi sebaris makna yang hanya bisa […]
Oleh: Riri Satria Beberapa hari yang lalu sahabat saya penyair Emi Suy menyampaikan kabar bahwa karya-karya puisinya dibahas secara mendalam dan dijadikan objek penelitian oleh Maulida Lalily Kusuma Waty dalam disertasi Doktor Ilmu Pendidikan Bahasa di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang Disertasi Doktornya berjudul "Strategi Masyarakat Agraris dalam Melestarikan Ideologi Agraris, Budaya Agraris […]
Oleh Emi Suy Salam bagi kita semua yang datang membawa waktu, rasa ingin tahu, dan kesediaan untuk mendengar. Kalimat pembuka itu terdengar sederhana, tetapi pagi itu ia terasa seperti ketukan pelan di pintu ingatan. Museum Maritim Indonesia berdiri dengan ketenangan bangunan tua yang sudah lama bersahabat dengan angin laut. Dinding kayunya menyimpan bau garam, besi, […]
Sepotong Kisah tentang Emi Suy dan Riri Satria Ditulis oleh Annisa Widya Puteri Jauh sebelum Kafe Hoax menjadi ruang yang rutin mereka kunjungi sejak 2018, bahkan sebelum buku “Algoritma Kesunyian” terbit pada 2023, Emi Suy dan Riri Satria telah lebih dulu membuat fondasi estetik dan filosofis melalui sebuah puisi bersama berjudul “Kontemplasi” pada tahun 2015. […]
Selamat Ulang Tahun, dear Emi Suy, penyair sunyi yang gaduh lagi berisik, sahabat diskusi dan ngopi, sahabat debat dan berantem, sparring partner adu ide dan gagasan, serta soulmate di panggung puisi. Wishing you all the best in life, senantiasa sehat walafiat, panjang umur penuh keberkahan, semakin bijak dan semakin disayang keluarga dan semua sahabat, dimudahkan […]
untuk Emi Suy, yang berulang tahun 2 Februari oleh: Riri Satria First, when there's nothing but a slow glowing dream That your fear seems to hide deep inside your mind All alone, I have cried silent tears full of pride In a world made of steel made of stone Ada yang tahu potongan lirik lagu […]
oleh: Riri Satria Poetry is a sociohistorical record of both facts and emotion — Rosemarie Dombrowski Saya selalu percaya bahwa puisi bukan sekadar susunan kata yang indah atau permainan metafora yang memikat. Puisi adalah jejak. Ia merekam sesuatu yang sering luput dari arsip sejarah resmi yaitu emosi, luka, ketakutan, harapan, dan kesunyian manusia. Jika […]
Sebuah Catatan untuk Buku Kumpulan Puisi Terbaru karya Emi Suy, "Perempuan Mesti Bisa Menjahit, Setidaknya Menjahit Lukanya Sendiri" oleh: Riri Satria Selamat untuk sahabat saya, penyair Emi Suy atas terbitnya buku kumpulan puisi terbaru berjudul "Perempuan Mesti Bisa Menjahit, Setidaknya Menjahit Lukanya Sendiri". Buku ini merangkum puisi-puisi karya Emi Suy dalam kurun waktu tahun 2022- […]
Oleh Emi Suy Pengantar Sabtu pagi menuju tengah hari di Perpustakaan Nasional RI, ruang auditorium dipenuhi wajah-wajah penuh semangat. Saya memilih duduk agak ke belakang, berusaha menangkap setiap kalimat dari pemaparan Riri Satria. Di layar lebar terpampang rangkaian sejarah kecerdasan buatan: dari IBM Deep Blue yang pernah menaklukkan Gary Kasparov, hingga generative AI yang menuliskan […]
TINEMU.COM - Oleh Emy Suy - Sabtu pagi jelang tengah hari di Perpustakaan Nasional RI, ruang auditorium itu penuh dengan wajah-wajah yang bersemangat. Saya duduk agak ke belakang, berusaha menangkap setiap kata dari presentasi Riri Satria. Ada layar besar menampilkan slide tentang sejarah kecerdasan buatan, dari IBM Deep Blue yang mengalahkan Gary Kasparov hingga generative […]
Tulisan ini adalah sejumlah catatan dari acara Diskusi Kosakata: Proses Kreatif Emi Suy – “Perempuan Penjahit Luka” menghadirkan tokoh-tokoh sastra dan budaya yang akan menuntun audiens menyelami dunia puisi. Acara itu menghadirkan saya, Emi Suy, penyair yang dikenal sebagai “Perempuan Penjahit Luka” Dalam acara ini saya berbagi pengalaman menulis dan proses kreatifnya. Ada juga Helvi […]
Pada tahun 2025, transaksi ekonomi digital diperkirakan se besar Rp 1.775 T. Ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan terus berkembang dengan nilai transaksi diprediksi akan mencapai US$124 miliar atau sekitar Rp1.775 triliun pada tahun 2025. Dengan proyeksi tersebut, Indonesia akan berada pada peringkat pertama di ASEAN sebagai negara dengan nilai transaksi ekonomi digital terbesar dengan kontribusi […]
Mengawali tulisan ini, saya ingin mengucapkan alhamdulillah puji syukur kepada Allah Jalla wa Alaa atas segala karunia di setiap detik dan hela napas pada hamba-hamba-Nya. Saya mengucapkan selamat serta ikut bangga dan bahagia atas amanah baru yang diembankan negara kepada Ketua Komunitas Jagat Sastra Milenia (JSM), abang, sahabat, penyair, sang inspirator Riri Satria sebagai Komisaris Utama […]
Era digital ini dengan segala kemajuannya seperti kecerdasan buatan, metaverse, bahkan media sosial sederhana pun seperti Facebook ini memiliki potensi dahsyat untuk melakukan rekayasa terhadap persepsi atau perception engineering. Ya, sekarang eranya post truth society dan dunia penuh dengan yang namanya perseption engineering. Saat ini, perception is the reality, walaupun mereka yang sanggup berpikir […]
oleh: Riri Satria Hari ini adalah Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2024. Kita memperingatinya saat ini dengan meresmikan Digital Maritime Development Center (DMDC) PT. Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) / Pelindo Solusi Digital (PSD), yang sama-sama kita banggakan. Ini adalah pusat penelitian, pengembangan, dan inovasi solusi digital terintegrasi untuk ekosistem logistik maritim di Indonesia. […]
Riri Satria adalah seorang pengamat ekonomi digital dan kreatif, sekaligus pencinta puisi yang lahir di Padang, Sumatera Barat, 14 Mei 1970. Sarjana Ilmu Komputer (S. Kom) dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia yang mengambil Magister Manajemen (MM) dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM ini tengah menempuh program S3 Doctor of Business Administration (DBA) di Paris School […]
MENJAWAB TANTANGAN, MENJEMPUT MASA DEPAN SASTRA KOTA Ketika UNESCO menetapkan Jakarta sebagai City of Literature pada tahun 2021, banyak dari kita yang bersorak—dengan bangga, tentu saja. Sebuah pengakuan internasional untuk kota yang sibuk, padat, dan penuh riuh—tapi ternyata juga menyimpan denyut sastra yang tak pernah mati. Namun bersamaan dengan sorak itu, sebuah pertanyaan segera […]
Assalamu alaikum wr wb. Salam dari Arafah, Mekkah Al Mukarramah. Tahukah sahabat bahwa nama Sukarno sangat terkenal di Arafah? Ya, pohon yang di belakang saya itu disebut oleh orang sini sebagai Pohon Sukarno. Pohon Soekarno di Padang Arafah adalah warisan hijau yang berasal dari usulan Presiden Sukarno saat melaksanakan ibadah haji pada tahun 1955. Usulan […]
Mungkinkah seseorang mengeluti 3 profesi sekaligus secara serius dan sepenuh hati?. Bisa. Inilah yang dilakukan oleh Riri Satria, Sang Polymath Di suatu siang, Riri memasuki pelataran Taman Ismail Marzuki (TIM) dengan santai. Berkaos oblong, bercelana jeans serta beralas sandal. Di perjalanan memasuki sebuah ruang sastra, ia bertegur sapa dengan sejumlah seniman yang sedang berkumpul. Tanpa […]