Riri Satria
KATEGORI
  • Dokumen
  • Terkini
  • Teknologi & Transformasi Digital
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Sastra (Puisi dan Esai)
  • Apa Kata Media?
  • Apa Kata Sahabat?
  • KOSMOPOLITAN.NET: Enam Tahun Jagat Sastra Milenia: Merawat Idealisme, Memperkuat Kebersamaan, Menyongsong Masa Depan Sastra

    11 Oct 2026 | Dilihat: 20 kali

    Rissa Churria

    JAKARTA – Jagat Sastra Milenia (JSM) memperingati hari ulang tahun keenam pada Sabtu, 10 Oktober 2026, melalui empat agenda utama yang memadukan refleksi perjalanan komunitas, ungkapan syukur, evaluasi organisasi, dan penguatan wawasan kesusastraan.

    Momentum ini menjadi kesempatan bagi JSM untuk menengok kembali perjalanan yang telah dilalui sekaligus merumuskan langkah-langkah ke depan demi menjaga keberlanjutan komunitas sastra.

    Enam tahun perjalanan bukan sekadar penanda usia, melainkan kesempatan untuk kembali meneguhkan semangat, idealisme, dan cita-cita yang melandasi berdirinya Jagat Sastra Milenia.

    Melalui peringatan ini, JSM berupaya memastikan bahwa gerak komunitas tetap memiliki arah yang jelas, berpijak pada nilai-nilai yang telah dibangun bersama, serta terbuka terhadap perkembangan zaman dan dinamika dunia kesusastraan.

    Agenda pertama berupa penegasan kembali visi, misi, arah gerak, dan nilai-nilai Jagat Sastra Milenia. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi untuk mengingat kembali landasan yang menyatukan para sahabat JSM sejak awal berdiri.

    Penegasan tersebut sekaligus menjadi upaya menjaga konsistensi perjalanan komunitas agar tetap selaras dengan idealisme dan tujuan yang ingin diwujudkan.

    Agenda kedua adalah syukuran dan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan enam tahun JSM. Kebersamaan ini menjadi kesempatan untuk menghargai berbagai proses, pengalaman, dan pencapaian yang telah dilalui, sekaligus memanjatkan doa agar Jagat Sastra Milenia senantiasa diberi kekuatan, kelapangan, dan keberkahan dalam melanjutkan kiprahnya di dunia sastra.

    Selanjutnya, agenda ketiga diisi dengan diskusi terbatas atau focus group discussion (FGD) mengenai arah dan masa depan Jagat Sastra Milenia. Forum ini membuka ruang dialog bagi para sahabat JSM untuk menyampaikan pandangan, gagasan, kritik, serta saran secara terbuka.

    Berbagai pemikiran yang muncul diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun langkah strategis, memperkuat tata kelola komunitas, dan mengembangkan program-program yang relevan dengan kebutuhan para pegiat sastra.

    Tidak hanya berfokus pada evaluasi internal, peringatan ulang tahun keenam JSM juga menghadirkan ruang pembelajaran melalui agenda keempat, yakni kuliah umum bersama Sofyan RH Zaid. Dalam kesempatan ini, pembahasan diarahkan pada penulisan prosa, termasuk perkembangan dan kebaruan dalam dunia sastra melalui pembacaan terhadap penerima Hadiah Nobel Sastra 2026.

    Agenda tersebut diharapkan dapat memperluas cakrawala peserta dalam memahami perkembangan sastra, menelaah kecenderungan kepenulisan, serta menemukan kemungkinan-kemungkinan kreatif dalam penciptaan karya prosa.

    Kehadiran kuliah tamu ini menegaskan bahwa komunitas sastra bukan hanya ruang untuk berkumpul dan berbagi karya, melainkan juga tempat untuk terus belajar, berdiskusi, mengembangkan daya kritis, serta memperkaya perspektif dalam membaca perubahan dunia sastra.

    Dengan demikian, perayaan ulang tahun JSM tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi bagian dari proses pembelajaran dan penguatan kapasitas para pegiatnya.

    Keempat agenda tersebut memperlihatkan bahwa peringatan enam tahun Jagat Sastra Milenia memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar perayaan pertambahan usia. Ada upaya untuk merawat idealisme, memperkuat ikatan kebersamaan, mengevaluasi perjalanan, dan menyiapkan masa depan melalui dialog serta pertukaran gagasan.

    Memasuki tahun ketujuh, Jagat Sastra Milenia diharapkan terus tumbuh sebagai ruang perjumpaan pemikiran, kreativitas, dan persahabatan yang memberi tempat bagi perkembangan kesusastraan.

    Perjalanan ini membutuhkan keterlibatan, kesediaan untuk saling mendengarkan, serta komitmen bersama untuk menjaga nilai-nilai yang menjadi fondasi komunitas.

    Enam tahun adalah jejak yang patut disyukuri, sekaligus pijakan untuk melangkah lebih jauh. Melalui refleksi, doa, diskusi, dan pembelajaran, Jagat Sastra Milenia meneguhkan kembali semangat untuk terus bertumbuh, merawat kehidupan sastra, dan menyongsong masa depan dengan pikiran terbuka serta idealisme yang tetap menyala.

    Jagat Sastra Milenia, enam tahun merawat kata, menumbuhkan gagasan, dan merajut masa depan sastra. (*)

    Riri Satria lahir di Padang, Sumatera Barat 14 Mei 1970, aktif bergiat di dunia kesusastraan Indonesia, pendiri serta Ketua Jagat Sastra Milenia (JSM) di Jakarta, serta menulis puisi. Namanya tercantum dalam buku “Apa dan Siapa Penyair Indonesia’ yang diterbitkan Yayasan Hari Puisi Indonesia (2018). Puisinya sudah diterbitkan dalam buku puisi tunggal: “Jendela” (2016), “Winter in Paris” (2017), “Siluet, Senja, dan Jingga” (2019), “Metaverse” (2022), serta "Login Haramain" (2025), di samping lebih dari 60 buku kumpulan puisi bersama penyair lainnya, termasuk buku kumpulan puisi duet bersama penyair Emi Suy berjudul “Algoritma Kesunyian” (2023). Riri juga menulis esai dengan beragam topik: sains dan matematika, teknologi dan transformasi digital, ekonomi dan bisnis, pendidikan dan penelitian, yang dibukukan dalam beberapa buku: “Untuk Eksekutif Muda: Paradigma Baru dalam Perubahan Lingkungan Bisnis” (2003), trilogi “Proposisi Teman Ngopi” (2021) yang terdiri tiga buku “Ekonomi, Bisnis, dan Era Digital”, “Pendidikan dan Pengembangan Diri”, dan “Sastra dan Masa Depan Puisi” (2021), serta “Jelajah” (2022). Diperkirakan buku kumpulan esai terbaruya tentang kesusastraan, kesenian, kebudayaan, serta kemanusiaan akan terbit pada tahun 2026. Dalam beberapa tahun terakhir ini sejak tahun 2018, Riri Satria aktif menekuni dampak teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) atau AI) terhadap dunia kesusastraan, terutama puisi. Riri diundang menjadi narasumber untuk membahas topik ini di berbagai acara sastra, antara lain: Seminar Internasional Sastra di Universitas Pakuan, Bogor (2018), Seminar Perayaan Hari Puisi Indonesia, Jakarta (2019), Banjarbaru’s Rainy Day Literary Festival, Banjarbaru Kalimantan Selatan (2019), Seminar Perayaan Hari Puisi Indonesia, Jakarta (2021), Malay Writers and Cultural Festival (MWCF) 2024 di Jambi (2024), Seminar Jambore Sastra Asia Tenggara (JSAT) di Banyuwangi (2024), Seminar Etika Kreasi di Era Digital, Diskusi Hak Cipta dan Filosofi AI yang diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Jakarta (2025), serta memberikan kuliah umum tentang topik pada Pertemuan Penyair Nusantara XIII (2025) di Perpustakaan Nasional RI. Saat ini Riri Satria menjabat sebagai Komisaris Utama PT. ILCS Pelindo Solusi Digital PSD sejak April 2024, sebuah perusahaan teknologi dalam grup Pelabuhan Indonesia atau Pelindo. Sebelumnya selama 5 tahun Riri menjabat sebagai Komisaris Independen pada PT. Jakarta International Container Terminal (JICT) 2019-2024, sebuah pelabuhan petikemas terbesar di Indonesia yag merupakan joint venture antara Pelabuhan Indonesia dengan Hutchison Port Holdings Hongkong melalui Hutchison Ports Indonesia. Riri juga pernah menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Meko Polkam RI) bidang Digital, Siber, dan Ekonomi sejak Oktober 2024 s/d September 2025, Riri juga anggota Dewan Juri untuk Indonesia Digital Culture Excellence Award serta Indonesia Human Capital Excellence Award sejak tahun 2021. Riri juga dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, dan mengajar topik Sistem Korporat, Bisnis Digital, Manajemen Strategis Sistem Informasi, serta Metodologi Penelitian untuk program Magister Teknologi Informasi (MTI). Selain itu Riri adalah Anggota Dewan Pertimbangan Ikatan Alumni Universitas Indonesia dan sebelumnya Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia.

    Konten Populer

    • Pada tahun 2025, transaksi ekonomi digital diperkirakan se besar Rp 1.775 T. Ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan terus berkembang dengan nilai transaksi diprediksi akan mencapai US$124 miliar atau sekitar Rp1.775 triliun pada tahun 2025. Dengan proyeksi tersebut, Indonesia akan berada pada peringkat pertama di ASEAN sebagai negara dengan nilai transaksi ekonomi digital terbesar dengan kontribusi […]

      Jul 02, 2025
    • RILISID, nasional — Oleh Riri Satria Ada masa ketika ekonomi dibicarakan lewat pasar, pabrik, dan pelabuhan. Kini ia bergerak lewat sinyal, server, dan layar kecil di genggaman tangan. Inilah era ekonomi digital. Laporan e-Conomy SEA yang disusun Bain & Company memperkirakan bahwa pada 2026 nilai ekonomi digital Indonesia akan melampaui USD 130 miliar dan ini yang […]

      Jan 23, 2026
    • Tulisan ini saya buat ketika sedang berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Bukan di ruang kerja, bukan pula di kafe yang sunyi, melainkan di sebuah ruangan rapat sambil menunggu rapat dimulai. Saya berada di bandara ini bukan untuk terbang ke mana pun. Saya diundang menghadiri sebuah pertemuan atau rapat oleh pihak InJourney. Dalam perjalanan menuju ruang […]

      Jan 10, 2026
    • Riri Satria adalah seorang pengamat ekonomi digital dan kreatif, sekaligus pencinta puisi yang lahir di Padang, Sumatera Barat, 14 Mei 1970. Sarjana Ilmu Komputer (S. Kom) dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia yang mengambil Magister Manajemen (MM) dari Sekolah Tinggi Manajemen PPM ini tengah menempuh program S3 Doctor of Business Administration (DBA) di Paris School […]

      Nov 14, 2021
    • Era digital ini dengan segala kemajuannya seperti kecerdasan buatan, metaverse, bahkan media sosial sederhana pun seperti Facebook ini memiliki potensi dahsyat untuk melakukan rekayasa terhadap persepsi atau perception engineering.   Ya, sekarang eranya post truth society dan dunia penuh dengan yang namanya perseption engineering. Saat ini, perception is the reality, walaupun mereka yang sanggup berpikir […]

      May 27, 2024
    • Mengawali tulisan ini, saya ingin mengucapkan alhamdulillah puji syukur kepada Allah Jalla wa Alaa atas segala karunia di setiap detik dan hela napas pada hamba-hamba-Nya. Saya mengucapkan selamat serta ikut bangga dan bahagia atas amanah baru yang diembankan negara kepada Ketua Komunitas Jagat Sastra Milenia (JSM), abang, sahabat, penyair, sang inspirator Riri Satria sebagai Komisaris Utama […]

      Apr 13, 2024
    •   oleh: Riri Satria Hari ini adalah Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2024. Kita memperingatinya saat ini dengan meresmikan Digital Maritime Development Center (DMDC) PT. Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) / Pelindo Solusi Digital (PSD), yang sama-sama kita banggakan. Ini adalah pusat penelitian, pengembangan, dan inovasi solusi digital terintegrasi untuk ekosistem logistik maritim di Indonesia. […]

      May 20, 2024
    • Assalamu alaikum wr wb. Salam dari Arafah, Mekkah Al Mukarramah. Tahukah sahabat bahwa nama Sukarno sangat terkenal di Arafah? Ya, pohon yang di belakang saya itu disebut oleh orang sini sebagai Pohon Sukarno. Pohon Soekarno di Padang Arafah adalah warisan hijau yang berasal dari usulan Presiden Sukarno saat melaksanakan ibadah haji pada tahun 1955. Usulan […]

      May 27, 2025

    Hari ini pas Hari Pelindo 1 Oktober, Paltform Digital Adhara resmi dipergunakan

    HAPPY 14 ANNIVERSARY Pelindo Solusi Digital - PSD

    Next Event: Cultural Resilience Conference 2026

    Recent Event: The 3rd Annual OSH Asia’s Summit 2026

    Riri Satria On Big Thinkers Podcast

    video
    play-sharp-fill

    BRANDING YANG TERBAIK


    F R I E N D S


    Hide picture